Tips Nyaman Berkendara ala Bikers Honda

Yogyakarta – Menjaga stamina merupakan suatu hal penting dan krusial bagi setiap orang. Dengan stamina yang prima orang-orang dapat melakan aktivitas kesehariannya dengan lancar. Hal tersebut juga berlaku bagi setiap orang yang menjadikan sepeda motor sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam hidupnya baik sebagai alat transportasi sehari-hari ataupun untuk memenuhi gaya hidup dan hobi. Selain faktor sepeda motor yang harus dalam kondisi prima, postur saat berkendara juga mempengaruhi stamina serta tingkat keletihan setiap orang.

Safety Riding & Community Development Supervisor Muhammad Ali Iqbal berbagi tips mengenai postur yang benar untuk mengurangi tingkat keletihan saat berkendara dengan sepeda motor. Pertama pandangan pengendara sepeda motor harus lurus ke depan. Hal ini bertujuan agar pengendara dapat menangkap informasi sebanyak mungkin terhadap kondisi jalan serta mengidentifikasi resiko yang muncul dari faktor lingkungan. Kedua, bahu atau pundak dibuat senyaman mungkin agar otot tubuh di bagian atas tidak cepat pegal atau kaku.

Ketiga, siku kanan dan kiri sedikit ditekuk agar membantu pengendara meredam getaran ke badan. Hal tersebut juga membantu pengendara untuk lebih mudah bermanuver. Keempat, tangan diposisikan memegang handlebar / setang senyaman mungkin tanpa memegang tuas rem ataupun kopling. Kelima, dalam posisi duduk, pinggul harus lurus dengan jok / seat sepeda motor dan dibuat posisinya senyaman mungkin. Selain membuat pengendara tidak mudah letih posisi ini juga mempermudah pengendara untuk menjaga keseimbangan saat bermanuver.

Tips keenam, bagi pengguna motor sport lutut kaki pengendara harus menjepit tangki sedangkan bagi pengendara motor skutik ataupun bebek /cub lutut harus berada di dalam badan motor. Posisi ini akan memudahkan pengendara dalam pengendalian sepeda motor sehingga tidak menguras tenaga. Ketujuh, kaki harus lurus dan menapak sempurna di atas pijkan kaki untuk motor sport dan bebek / cub atau di atas dek / badan motor untuk skutik.

“Sebagai pengendara sepeda motor, kta perlu memperhatikan ketujuh poin di atas. Dengan postur berkendara yang benar, niscaya stamina kita saat berkendara akan terjaga, tubuh tidak cepat letih, konsentrasi tetap optimal, dan pada akhirnya semua hal tersebut dapat mengurangi resiko kecelakaan saat berkendara.” pungkas Muhammad Ali Iqbal.

***

space for ads

HONDA ADV 150, setelah mencapai 14.000, apa yang terjadi?

Tidak terasa sudah 7,5 bulan saya memakai honda ADV150 ABS RED, yaitu unit saya terima tanggal 1 Agustus 2019.

Saat ini honda ADV150 saya sudah mencapai 14.921 km, ini tercapai kemarin tanggal 20 Maret 2020.

Yang perlu diperhatikan oleh para pemakai honda ADV 150 jika sudah mencapai 12.000 km, adalah roda belakang, normalnya akan halus termakan aspas jalanan. Karena ini ban ADV saya ternyata sampai kelihatan serat benang putihnya di 14.921 km.

Sebelum pakai ADV150, saya pakai PCX150 VIETNAM, dan sudah biasa ganti ban belakang tiap 6 bulan sekali, jadi ini wajar saja.

Biasanya saya pakai merek FDR SportXR untuk PCX saya, dan saya pingin pakai type ini di ADV150 saya, tapi apakah sudah tersedia ban FDR dengan spek ADV150 ban belakang ini, yaitu 130/70 ring 13. Sedang bawaan ADV150 adalah merek FEDERAL.

Ada lagi yang perlu diperhatikan setelah mencapai lebih dari 12.000 km, yaitu kampas rem depan, dan belakang sekalian.

Semoga bermanfaat.

space for ads

Serah terima pertama, Yamaha WR 155R di Jogja, kepada Walikota Jogja

Pada hari Selasa, 10 Maret 2020, bertempat di Dealer Yamaha SMB Mangkubumi, dilaksanakan serah terima pertama kali, unit Yamaha WR 155R, kepada Walikota Yogyakarta, Bapak Haryati Suyuti.

Akhirnya Yamaha saat ini memiliki produk trail kelas 155 cc, untuk bersaing dengan kompetitornya.

Dengan harga Rp. 36.695.000, silahkan dipinang di dealer dealer Yamaha terdekat dari rumah anda.

Nikmati petualangan off road yang berbeda dengan Yamaha WR 155R, dengan teknologi VVA.

space for ads

Turing ADV 150 melihat langsung pemberdayaan petani KOPI MERBABU, program CSR Astra Motor Yogyakarta di Desa Nagrong Ampel Boyolali Jateng

Pada tanggal 29 Februari 2020, saya ikut acara yang diselenggarakan oleh ASTRA MOTOR YOGYAKARTA, bersama dengan rekan blogger dan vlogger di Jogja dan sekitarnya. Acara intinya adalah turing ke Desa Nagrong, Ampel, Boyolali, Jateng yang letaknya di lereng Gunung Merbabu sisi timur, di ketinggian sekitar 1.200 dpl.

Marketing Region Head Astra Motor Yogyakarta Jeffry Mei Gamastra Runawang, memberikan kata sambutan sekaligus pamit akan pindah tugas ke Bengkulu.

Turing kali ini kita memakai Honda ADV 150, semua motor disediakan oleh ASTRA MOTOR YOGYAKARTA. Kebetulan saya sendiri bisa dikatakan pembeli dan pemakai honda ADV 150 paling awal di wilayah Jogja, yaitu motor ADV saya terima 1 Agustus 2019, unit pertama yang sampai ke pembeli kalau saya tidak salah. Sehingga saya pribadi telah memakainya selama 7 bulan, dan KM saat ini sudah melampai 13.670 KM, sebelum melakukan turing tanggal 29 Februari 2020 ini, tentu saja saya sudah hapal dan menyatu dengan karakter Honda ADV 150. Paling saya suka dan memang sesuai kebutuhan saya adalah fitur shock depan yang tinggi dan diameternya besar, sama dengan standar motor sport 150 cc honda yang ada. Keunggulannya adalah saya tidak was-was dengan jalanan yang kadang jelek berlubang, atau bahkan saat harus turun ke badan jalan yang berupa tanah dan kerikil, maka saya tetap merasa aman dan percaya diri, saat ketemu jalan full tanah off road juga bisa dibawa enak ridingnya dengan ADV 150, berbeda dengan motor saya PCX 150 yang memang motor priyayi, lebih cocok hanya untuk alusan di jalan aspal halus. Inilah keunggulan utama ADV sebagai motor matic yang saya sendiri sudah rasakan.

Full safety gear

Saya memilih membeli honda ADV 150 ABS Red, alasan utama karena fitur ABS, saya rasakan fitur rem ABS ini sangat saya butuhkan, sudah sekitar 3 kali saat memakai honda ADV saya ini fitur ABS terpakai, andai saya saat itu tidak pakai ADV ABS, mungkin sudah menabrak di depan. Jadi fitur rem ini memang terbukti bisa menahan laju motor dengan pakem tapi aman tidak ngesot. Lebih senang lagi karena ABS hanya di rem depan, sehingga saya bisa bebas rem belakang dan bisa saya sengaja untuk rem untuk sliding dan lain lain, yang ini jangan ditiru kalau belum hapal karakter ADV 150.

Intinya memang pemilihan unit honda ADV 150 untuk turing kali ini adalah tepat dengan medan yang akan dituju, nanti saya akan ceritakan lebih lanjut buktinya saat jalur pulang.

Seperti biasa acara turing dimulai jam 8:00 WIB, kumpul di Astra Motor Yogyakarta, semua blogger dan vlogger setelah berkumpul kemudian diberikan beberapa pengarahan dari HC3 Region Head Astra Motor Yogyakarta, Ibu Djamilah. Dilanjutkan refresh safety riding dan penjelasan rute yang akan dilalui.

ADV 150 yang siap digeber blogger dan vlogger
Saat start di 1.648 KM

Kami berangkat dari halaman Astra Motor Yogyakarta pada jam 9:35 WIB, dengan 1.648 KM posisi total kilometer ADV yang saya pakai, sengaja saya memilih juga ADV ABS RED seperti milik saya, agar tidak perlu penyesuaian lagi misal jika saya pilih yang ADV CBS. Rute melewati Jalan Magelang menuju Blabak, sampai lampu Trafick Light Blabak, ambil ke kanan menuju arah Ketep Pass, jalanan mulai menarik karena lumayan ada nanjak nanjaknya sebelu sampai mendekati Ketep Pass. Kita ambil kanan sebelum Ketep Pass, menuju SELO.

HC3 Region Head Astra Motor Yogyakarta, Ibu Djamilah, ikut turing jadi boncenger. Salut.

Perjalanan mulai benar-benar asik ketika dari Ketep Pass menuju arah Selo, karena jalanan naik turun berkelok-kelok, jalanan relatif halus karena di cor semen, tetapi memang ada beberapa titik yang berpasir sehingga harus ekstra hati hati. Perlu waspada juga di pinggir kalau bukan jurang, ada juga selokan, kalau corneringnya off set bisa masuk selokan. Khas jalur ini banyak kendaraan mengangkut sayuran.

Pemandangan syahdu sepanjang Ketep Pass sampai Selo
Gerbang selamat datang SELO

Akhirnya kita tiba di SIMPANG PB VI SELO, istiharat beberapa saat di sini, ingatan saya melayang ke masa lalu pernah naik gunung Merapi atau Merbabu dari lokasi ini.

Perjalanan dilanjutkan ke tujuan akhir tanpa istirahat lagi, dari Selo ini menurun jalannya lalu kembali naik lagi saat akan sampai di lokasi yang 1.100 dpl. Kondisi hujan rintik-rintik, tapi kami tetap lanjut tanpa memakai mantrol yang sudah disediakan, karena tanggung hujannya.

Sesaat sebelum sampai lokasi
Lokasi tujuan
Rumah tujuan kami, adalah Sekretariat Relawan MERBABU DAN PECINTA ALAM REMPALA
1.731 KM sampai di lokasi tujuan

Kita tiba di tujuan sekitar jam 12:00 WIB, yaitu Base Camp REMPALA, posisi di 1.731 KM motor ADV saya, sehingga dikurangi KM saat start di 1.648 KM. adalah 83 km. Hujan masih turun rintik-rintik saat kami tiba di lokasi. Kami langung makan siang dengan sajian khas dusun Nagrong. Ternyata makanannya cocok banget dengan selera saya yang suka makan sayuran dan telor dadar, ditambah wanginya seduhan Kopi Damalung, kopi yang diseduh model tubruk, inilah tujuan utama turing kita kesini, yaitu melihat langsung hasil CSR dari ASTRA MOTOR YOGYAKARTA yang memberdayakan kopi merbabu yang secara sporadis ditanam penduduk di sekitar rumahnya. Damalung adalah nama Merbabu sebelumnya.

Sempurna, makan kegemaran saya, sayuran dan kopi Damalung, lupakan nasi putih.
Disini tertulis dihasilkan oleh pohon kopi di ketinggian 1.100 sampai 1.300 mdpl

Selepas makan siang, kita mendapatkan penjelasan dari punggawa Komunitas Petani Kopi Merapi Merbabu Muhammad Luqman Taufiq yang menjelaskan bahwa dahulu sebelum ada program CSR dari ASTRA MOTOR YOGYAKARTA, biji kopi hanya laku Rp. 6.000 per kilogram dibeli oleh pedagang yang datang ke desa Nagrong. Pada akhirnya setelah dilakukan pendampingan dari hilir sampai hulu digarap, maka sekarang kopi merbabu bisa bersaing secara rasa, aroma dan harga lebih terangkat, dan dijual di warung warung kopi di wilayah Jogja, karena ada sekitar 1.200 warung kopi di Jogja, ini adalah pasar yang sangat menjajikan bagi petani kopi. Biasanya saya beli kopi Gayo Arabica Bener Meriah, satu ons nya Rp. 13.000, sehingga kalau satu kilogram adalah Rp. 130.000,- Kopi Damalung perlahan tapi pasti, harganya juga akan naik sesuai kwalitas dan makin banyak penggemarnya.

Punggawa Komunitas Petani Kopi Merapi Merbabu : Muhammad Luqman Taufiq

ASTRA MOTOR YOGYAKARTA melakukan CSR tidak sekedar membantu uang lalu ditinggalkan, akan tetapi benar-benar all out dari pembibitan, pemeliharaan tanaman kopi, pemanenan yang benar, pasca panen, sampai pada penjualan. Jangan heran jika anda ngopi saat servis motor di dealer-dealer Honda, mendapati kopi yang beraroma enak, itu adalah kopi Damalung. Mantab.

Memang disamping ditanam di lahan lahan penduduk secara sporadis, tapi ada juga perkebunan yang bisa dikatakan tidak terlalu luas, yang ditanami kopi, kita juga langsung melihat dan memang kopi arabica ini hanya akan enak jika ditanam minimal di ketinggian 1.100 dpl.

Bibit kopi dari biji kopi ini akan berbuah dikisaran umur minimal 2 tahun.
Kopi di pekebunan khusus sangat subur dan berbuah lebat dan menunggu masak untuk dipetik.

Akhirnya saya pribadi bersyukur sebagai pecinta kopi, bisa melihat langsung kiprah CSR dari ASTRA MOTOR YOGYAKARTA ini yang tentu menambah khasanah dunia perkopian yang selama ini mungkin hanya dikenal kopi Lampung, Gayo, Kintamani dll. Saya yakin kedepan akan lebih bisa dikenal dan dicintai oleh para pecinta kopi, khususnya yang berada di Jogja. Bahkan impian saya kedepan, kawasan Nagrong akan berubah semua menjadi sentra kopi, menggantikan tanaman tembakau yang saat ini lebih dominan, saya yakin hal ini kelak bisa terwujud. Satu hal lagi anugerah dari kopi ini adalah madu dari nektar bunga kopi, jadi kelak jika kebun kopinya luas, akan ada peternah lebah yang menggembalakan box-box rumah lebahnya di area kebun kopi yang sedang berbunga, lebah akan menyedot nektar bunga kopi, sehingga akan menghasilkan madu KOPI. Kopi berbunga sekali setahun pada bulan Desember.

Akhirnya sampai waktunya untuk kita pulang dalam kondisi hujan lumayan deras, karena rute pulang kita lewat Boyolali, maka kita tidak lupa mampir ke soto seger. Ternyata memang seger dan enak.

Saat pulang dari lokasi soto, kebetulan saya agak lama mempersiapkan memakai mantrol dan meyiapkan HP andoid saya yang saya bungkus plastik lalu saya taruh di holder di setang ADV yang saya pakai, ini karena kondisi hujan. Tidak lupa saya pasang colokan charger lighter untuk HP saya karena tadi baterainya tinggal sedikit, baru ingat inilah salah satu lagi kelebihan dari ADV yang setangnya telanjang sehingga bisa dipasang holder HP yang biasanya untuk dipasang di sepeda gowes, kelebihannya lagi ada fitur colokan 12 Volt yang bisa untuk charger HP saat mesin hidup, sehingga sangat berguna saat turing jauh begini, tidak takut HP kehabisan baterai di jalan. Bayangkan saja saat butuh tracnking maps jalanan karena buta wilayah, tapi hp mati karena kehabisan baterai, saya pernah mengalami hal ini saat pakai motor laki yang tanpa colokan charger.

Saya sengaja pakai GPS untuk tracking dari lokasi soto segar Boyolali, Hajah Fatimah, sampai ke Astra Motor Yogyakarta di kawasan Jombor Jogja. Rombongan utama sudah jalan duluan, kami tertahan saat mau menyeberang jalan sehingga ketinggalan rombongan utama, untunglah saya sudah antisipasi dengan tracking jalur dengan GPS HP tadi. Walau kondisi hujan tapi layar hp masih bisa terlihat dari balik pembungkus plastik. Saya benar-benar mengandalkan fitur GPS di HP ini, dan ternyata beberapa jalan ada yang lumayan berlubang dan jelek, tapi dengan santai dan yakin, bisa dilalui oleh tangguhnya ADV 150, benar-benar jalur pulang ini secara tidak sengaja sangat sesuai untuk ADV 150. Saya secara ektrem melewati jalan jelek dan jika ketemu lubang yang tidak terlalu dalam, maka saya trabas saja, jujur asyik banget saat melibas jalanan lubang yang banyak airnya, kenakalan masa kecil jadi timbul, tapi saat mendadak ketemu lubang yang berbahaya, maka dengan rem depan ABS, dan belakang yang pakem juga, saya sangat percaya diri mendadak mengerem, lalu manuver menghindari lubang, ban ADV yang dual purpose sangat mumpuni untuk kondisi ini. Saya menjadi semacam road captain di depan, dengan tiga ADV yang mengikuti. Andai saya sendirian, saya bisa lebih cepat dan ganas melalui jalan pulang ini, berhubung punya tanggungan tiga ADV di belalang, maka sering kali saya terpaksa harus pelan menunggu, agar tidak meninggalkan mereka. Perlu saya tegasakan bahwa bukan juga hal mudah jalan memakai GSP, saya dulu sering berlatih di jalanan yang bahkan saya lalui sehari hari, agar saya paham apa dan matching dengan yang dimau oleh maps. Paling aman pilih mode MOBIL, sehigga hanya akan disarankan oleh maps untuk jalan yang bisa dilalui oleh mobil saja, kalau pilihannya MOTOR, maka bisa jadi akan ada lebih banyak jalan alternatif, ini yang akan bikin bingung jika belum pernah latihan memakai GPS saat riding.

Akhirnya Alhamdulillah sekitar jam 17:33 WIB saya dan tiga ADV dibelakag saya, tiba dengan selamat di ASTRA MOTOR YOGYAKARTA, ternyata kami lebih dulu sekitar 25 menit dari rombongan utama yang tadinya meniggalkan kami. Ternyata mereka agak tersesat dan muter-muter di sekitar Klaten, karena road captain tidak melengkapi dengan tracking maps GPS.

1.798 KM sampai kembali ke posisi start di ASTRA MOTOR YOGYAKARTA.
Alhamdulillah sampai dengan selamat, inilah ADV ABS RED yang saya pakai hari ini.

Posisi finish di 1.798 KM, dikurangi posisi di Desa Nagrong 1.731 KM, jadi jarak pulangnya adalah 67 KM, lebih pendek dari jarak berangkat yang 83 KM. Sehingga total perjalanan ini adalah 150 KM.

space for ads

Ada yang Spesial untuk Pecinta Honda PCX dan ADV150 di DIY, Kedu, dan Banyumas

Yogyakarta – Sebagai apresiasi kepada pecinta skutik premium Honda, Astra Motor Yogyakarta sebagai Main Dealer Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas menghadirkan program spesial bagi pecinta Honda PCX dan Honda ADV150. Program spesial yang dihadirkan berupa cashback senilai Rp 1.100.000,- dan berlaku hingga akhir bulan Maret 2020.

“Melalui program ini kami ingin memberikan apresiasi kepada pecinta Honda PCX dan Honda ADV150 di wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas. Program yang kami hadirkan dapat dinikmati oleh setiap konsumen yang melakukan repeat order ataupun trade-in sepeda motor Hondanya baik melalui transaksi secara cash ataupun secara kredit.” ungkap Marketing Region Head Astra Motor Yogyakarta Thomas Pradu.

Konsumen yang melakukan pembelian Honda PCX dan Honda ADV150 secara cash langsung mendapatkan cashback senilai Rp 1.100.000,-. Program ini berlaku di 89 jaringan dealer Honda yang tersebar di seluruh wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas. Untuk transaksi secara kredit di wilayah DIY konsumen dapat memilih untuk mendapatkan potongan hingga Rp 200.000,- di setiap angsuran atau potong tenor hingga 12 kali angsuran. Di wilayah Kedu dan Banyumas, konsumen yang akan melakukan transaksi secara kredit langsung mendapatkan tambahan uang muka senilai Rp 1.100.000,-.

Honda PCX dan Honda ADV150 saat ini menjadi tulang punggung Honda di segmen skutik premium. Dibekali dengan mesin eSP (Enhanced Smart Power) generasi terbaru, fitur-fitur terkini dari Honda, serta desain yang berkarakter menjadikan Honda PCX dan Honda ADV150 sebagai sepeda motor yang dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan transportasi sehari-hari ataupun menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.

Saat ini skutik premium Honda PCX hadir dengan 5 pilihan warna yaitu Glorious Matte Black, Royal Matte Blue, Magnificent Matte Brown, Majestic Matte Red, dan Wonderful White. Warna Glorious Matte Black dan Royal Matte Blue sendiri merupakan varian warna terbaru yang diluncurkan pada awal bulan Februari 2020 lalu. Hadirnya aksen gold pada emblem dan roda pada varian warna Glorious Matte Black memberikan kesan big scooter premium ini semakin mewah, berkelas dan gagah dari skutik lainnya. Di Yogyakarta Honda PCX dipasarkan dengan harga on the road Rp 28.750.000,- (CBS) dan Rp 31.750.000,- (ABS). Sedangkan di wilayah Kedu dan Banyumas Honda PCX dapat dipinang dengan harga on the road Rp 29.280.000,- (CBS) dan Rp 32.280.000,- (ABS).

Tampil dengan gaya yang futuristik dan manly, Honda ADV150 hadir dengan 4 pilihan warna untuk tipe CBS yang meliputi Tough Matte Brown, Tough Matte Black, Tough Red, dan Tough Silver. Model ini dipasarkan di Yogyakarta dengan harga on the road Rp 33.550.000,- dan Rp 34.000.000,- untuk wilayah Kedu dan Banyumas. Untuk tipe ABS, Honda ADV150 hadir dengan 2 varian warna yaitu Advance Red dan Advance White. Keduanya dipasarkan dengan harga Rp 36.550.000,- untuk wilayah Yogyakarta serta Rp 37.000.000,- untuk wilayah Kedu dan Banyumas.

“Terima kasih atas kepercayaan dan loyalitasnya terhadap produk Honda selama ini. Semoga program apresiasi ini dapat mendukung pecinta Honda PCX dan Honda ADV150 untuk memiliki skutik premium impiannya.” tutup Thomas Pradu.

space for ads

SUZUKI XL7 MELUNCUR DI KOTA YOGYAKARTA – The New Extraordinary SUV – Sebuah SUV yang Memberikan Pengalaman Berkendara Luar Biasa

Yogyakarta, 29 Februari 2020

Setelah sebelumnya diluncurkan secara global di Jakarta pada 15 Februari 2020, kini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bekerja sama dengan PT Sumber Baru Aneka Motor selaku diler utama, secara ekslusif meluncurkan
XL7 “The New Extraordinary SUV” di kota Yogayakarta. Berlangsung di Hartono Mall,
peluncuran XL7 di berbagai kota se-Indonesia ini menjadi salah satu momen penting bagi Suzuki yang telah berkontribusi di Indonesia selama 50 tahun.

“Tahun ini merupakan usia yang ke-50 tahun Suzuki di Indonesia. Bertepatan dengan momen ini, kami ingin memberikan sesuatu yang istimewa bagi konsumen Indonesia,
yaitu peluncuran produk terbaru kami, Suzuki XL7. XL7 adalah sebuah SUV yang akan menjadi pilihan baru bagi pecinta Suzuki di Indonesia. Selain itu, XL7 juga akan menjadi
salah satu andalan ekspor yang kami targetkan ke 30 negara. Dengan hadirnya XL7, kami harap mampu mengoptimalkan pasar mobil Suzuki di Indonesia sebagai pilar ketiga di
dunia bagi Suzuki,” ungkap Seiji Itayama, President Director PT SIS.

Suzuki XL7 hadir dengan desain bold dan gagah dengan konfigurasi tujuh tempat duduk yang luas untuk kenyamanan penumpang. Suzuki XL7 juga memiliki berbagai
fitur canggih yang membuat pengalaman berkendara semakin luar biasa dan
melengkapi gaya hidup keluarga Indonesia.

Suzuki XL7 dibekali mesin K15B berkapasitas 1.462 cc yang dapat menghasilkan daya sebesar 104,7 PS pada putaran 6.000 rpm serta torsi maksimal 138 Nm pada putaran 4.400 rpm. SUV terbaru Suzuki ini memiliki dimensi 4.450 mm x 1.775 mm x 1.710 mm
serta jarak sumbu roda sepanjang 2.740 mm dan didukung dengan ground clearance setinggi 200 mm.

Suzuki XL7 juga memiliki tampilan eksterior yang gagah dengan adanya muscular sweeping cross bar-front chrome grille design, bold LED headlamp with DRL, dan roof rail.
Dari segi interior, Suzuki XL7 memiliki kabin yang lebih nyaman dengan warna hitam yang sporty dan armrest pada baris pertama serta kedua. Selain itu, terdapat juga audio
system touch screen 8 inch, carbon fibered pattern dashboard, ventilated cup holder, serta tampilan Multi Information Display (MID) yang modern.

Untuk menambah kenyamanan berkendara. Suzuki XL7 hadir dengan fitur-fitur canggih seperti smart e-mirror yang merupakan spion tengah dengan fungsi untuk merekam kejadian pada sisi depan maupun sisi belakang mobil secara langsung, juga terdapat
keyless push start stop button, AC digital quto climate with heater serta power outlet hingga baris ketiga. Selain itu, untuk menambah faktor keamanan, Suzuki XL7 dilengkapi fitur ABS & ABD, dual SRS airbag, ISOFIX, Hill Hold Control (HHC), Electronic Stability Programme (ESP), sensor parkir, kamera belakang, serta kunci immobilizer. SUV ini juga berbasis platform HEARTECT yang membuat kendaraan jauh lebih ringan namun tetap
kokoh dan meningkatkan performa berkendara serta efisiensi bahan bakar.

“Sebagai The New Extraordinary SUV, Suzuki XL7 memiliki tiga keunggulan utama yaitu
eksterior yang tangguh, interior yang nyaman, serta berbagai fitur yang canggih. Seluruh kelebihan itu membuat XL7 sebagai SUV 7-seater yang tangguh dengan tampilan yang
lebih modern dan berkarakter. Kami harap, mobil terbaru kami ini mampu mendukung
aktivitas keluarga Indonesia yang menyukai petualangan menyenangkan bersama orang-
orang tercinta,” terang Hendra Kurniawan – President Direktur PT Sumber Baru Aneka
Motor.

Suzuki XL7 tersedia dalam pilihan transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan, 6 pilihan warna, serta 3 varian yaitu Zeta, Beta, dan Alpha. Detail informasi mengenai pilihan warna serta harga on-the-road untuk seluruh tipenya adalah sebagai
berikut:

Menyemarakkan kehadiran XL7 di Yogayakrata, PT. Sumber Baru Aneka Motor selaku diler resmi PT SIS telah menyiapkan berbagai skema penawaran menarik untuk pelanggan setia Suzuki.

space for ads

Kabisat Fun Touring Kunjungi Kebun Kopi Lereng Merbabu

Yogyakarta – Memanfaatkan momen yang hadir 4 tahun sekali, Main Dealer Astra Motor Yogyakarta mengajak blogger
dan vlogger Yogyakarta dan sekitarnya untuk melakukan touring ke Boyolali – Jawa Tengah (29/2). Tak seperti biasa
tujuan touring kali ini adalah kebun kopi yang terletak di lereng timur gunung Merbabu, tempat Astra Motor Yogyakarta
mendukung upaya pemberdayaan petani kopi lokal.

“Touring di tanggal yang hanya ada setiap 4 tahun sekali ini kita buat berbeda. Kalau biasanya yang kita datangi adalah
objek wisata ataupun landmark kota, kali ini kita justru ajak rekan-rekan blogger dan vlogger ke kebun kopi yang ada di
salah satu desa tertinggi di lereng timur gunung Merbabu.” ungkap HC3 Region Head Astra Motor Yogyakarta Djamilah.

Menuju ke desa Ngagrong di lereng timur Merbabu, rombongan Kabisat Fun Touring melaju dari Astra Motor Center
Yogyakarta melalui jalur Muntilan – Ketep – Selo – Cepogo – Ampel. Bersama Honda ADV150, seluruh peserta melintasi
jalur yang sarat dengan tanjakan, turunan, dan berbagai karakter tikungan tajam. Sepanjang perjalanan ini seluruh
peserta dapat menikmati pemandangan yang sangat elok karena melintasi jalur yang diapit oleh lereng gunung Merapi
dan lereng gunung Merbabu.

Dalam perjalanan sepanjang kurang lebih 84 km ini, Honda ADV150 sebagai salah satu skutik premium Honda mampu
menghadirkan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Tenaga dari mesin eSP berkapasitas 150cc berpendingin
cairan disalurkan dengan efisien ke roda penggerak. Semakinistimewa, rangka Double Cradle yang dipadukan dengan
Twin Subtank Rear Suspension dan Wide tire with semi dual purpose pattern membuat handling Honda ADV150 semakin
nyaman dan presisi.

Sampai dilokasi, peserta Kabisat Fun Touring langsung diajak untuk mengunjungi Kebun Kopi yang masuk dalam
program pemberdayaan petani kopi. Melalui program ini diharapkan “kenikamatan” dan hasil kopi yang diseduh di
berbagai penjuru kota juga dapat dinikmati oleh mereka yang ada di hulu bisnis industri kopi.

Administration & Finance Region Head Astra Motor Yogyakarta I Nyoman Sukadana mengungkapkan bahwa program
pemberdayaan petani kopi ini berupaya untuk menyentuh berbagai pelaku industri kopi lokal dari hulu ke hilir.

Harapannya apa yang dilakukan oleh Astra Motor Yogyakarta dapat semakin memperbaiki taraf hidup mereka yang ada
di hulu bisnis sekaligus menjaga putaran roda ekonomi yang menyertainya.

“Dalam program ini kami merangkul warga di lereng gunung Merapi dan Merbabu, komunitas petani kopi, serta
coffeeshop di Yogyakarta sebagai salah satu saluran pemasaran produk kopi lokal. Dengan semangat kolaborasi,
pendampingan yang kali lakukan meliputi proses pembibitan, perawatan tanaman kopi, panen kopi, hingga pengolahan
kopi sampai siap dipasarkan.”

Hasil dari adanya program ini mulai dirasakan oleh petani kopi di wilayah gunung Merapi dan gunung Merbabu. Salah
satunya adalah perbaikan harga jual biji kopi Merapi dan biji kopi Merbabu yang dapat dirasakan secara langsung oleh
para petani kopi.

“Dulu warga di lereng gunung Merapi dan gunung Merbabu menjual biji kopi langsung dari pohon sehingga harganya
sangat murah. Dengan adanya komunitas petani kopi yang didukung oleh Astra Motor Yogyakarta, saat ini biji kopi di
sini dijual dalam bentuk green bean dengan harga jual yang jauh lebih baik dan lebih terjaga stabilitasnya” ungkap salah
satu punggawa Komunitas Petani Kopi Merapi Merbabu Muhammad Luqman Taufiq.

Perluasan Pasar Kopi Lokal
Peningkatan jumlah dan mutu biji kopi yang dihasilkan oleh para petani kopi di lereng gunung Merapi dan Merbabu
perlu diimbangi dengan kemampuan pasar untuk menyerap produk kopi yang dihasilkan. Sadar akan hal itu, sebagai
bagian dari rangkaian program pemberdayaan masyarakat Astra Motor Yogyakarta berkolaborasi dengan Den Singo
Koffie menggelar pelatihan barista.

“Lewat pelatihan barista ini, kami berharap akan semakin banyak orang yang memiliki kompetensi untuk menyajikan
kopi dengan baik. Dengan demikian jumlah sebaran warung-warung kopi akan semakin merata dan skala bisnis industri
kopi juga akan semakin membesar.” ungkap I Nyoman Sukadana.

Sebagai tahap awal, Astra Motor Yogyakarta berkolaborasi dengan Den Singo Koffie menggelar pelatihan barista untuk
komunitas difabel di Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dan dilaksanakan di kantor Astra Motor Yogyakarta
(29/1). Tak menutup kemungkinan di kemudian hari Astra Motor Yogyakarta akan berkolaborasi dengan berbagai pihak
lain untuk menggelar pelatihan barista dengan peserta yang berbeda-beda.

space for ads

HSFCI Yogyakarta Sabet Dua Podium Kompetisi Safety Riding Regional Yogyakarta 2020

Yogyakarta – Honda Street Fire Club Indonesia Yogyakarta (HSFCI Yogyakarta) sukses menyabet dua gelar juara pertama dalam kompetisi safety riding regional bertajuk Regional Safety Riding Competition Yogyakarta 2020. Dihelat di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta (22/2), 60 peserta yang berasal dari komunitas motor Honda tipe Cub, AT, dan sport berjibaku menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengendarai sepeda motor. Selain peserta dari wilayah Yogyakarta, hadir juga beberapa perwakilan dari luar kota seperti VRCI chapter Magelang, VRCI chapter Purbalingga, MACNITY, dan CCI Purbalingga.

Secara berurutan, Juara 1 Regional Safety Riding Competition Yogyakarta 2020 kategori komunitas pria diraih oleh Gusti Hidayat (Honda StreetFire Club Indonesia chapter Yogyakarta), Juara 2 diraih oleh Megie Sandra (CBR Yogya Brotherhood), dan Juara 3 diraih oleh Arsat Tyas Saputro (Honda BeAT Street Club Yogyakarta). Pada kategori komunitas wanita yang hanya memilih satu juara, Juara 1 kategori komunitas wanita disabet oleh Natalia Anggi P.W. (Honda StreetFire Club Indonesia chapter Yogyakarta). Natalia sendiri merupakan juara bertahan yang tahun 20119 yang lalu sukses meraih gelar juara di kontes safety riding regional Yogyakarta.

Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal mengungkapkan bahwa kompetisi tingkat regional ini digelar merupakan bentuk komitmen Honda dalam mewujudkan Indonesia Aman Berlalulintas, menguji kompetensi dan skill berkendara yang aman dan benar bagi komunitas, sekaligus menjadi ajang untuk mempersiapkan wakil Astra Motor Yogyakarta di Kompetisi Safety Riding Nasional 2020 yang akan digelar di bulan Juli nanti.

“Kompetisi ini kami gelar untuk mempertemukan talenta terbaik dari masing-masing komunitas motor Honda yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya. Selain memilih kandidat terbaik sebagai wakil Astra Motor Yogyakarta di dalam kompetisi tingkat nasional, kami berharap setiap peserta kompetisi ini bisa membawa semangat positif, sportivitas, dan semangat aman berkendara di jalan raya kepada komunitas masing-masing.”

Regional Safety Riding Competition Yogyakarta 2020 dilaksanakan dengan tiga jenis tes. Yang pertama adalah tes teori yang dilaksanakan untuk mengukur pengetahuan dan wawasan peserta. Selanjutnya untuk tes praktek terdapat Slalom Course yang menitikberatkan pada penilaian keterampilan berkendara peserta dimana peserta beradu ketrampilan untuk melewati lintasan yang telah dipersiapkan dengan cepat tanpa melanggar batas-batas lintasan yang telah ditentukan.

Selanjutnya tes Low Speed Challenge menjadi penilaian terakhir bagi peserta kompetisi ini. Mulai tahun 2019 lalu Low Speed Challenge menggantikan Narrow Plank Challenge yang telah digunakan selama bertahun-tahun. Low Speed Challenge mengharuskan peserta melewati rute yang telah ditentukan dimana rute ini memiliki banyak tikungan dan sudut sempit. Selain menuntut pengendalian yang presisi Low Speed Challenge juga menguji keseimbangan peserta karena pada titik-titik tertentu yang jarak antar pembatasnya rapat, kecepatan peserta harus sangat rendah dan bahkan hampir berhenti tanpa menurunkan kaki untuk berpijak.

space for ads

Madu asli tapi sirupan. Apa itu?

Beberapa kali saya melihat status atau IG teman, atau ada juga yang WA ke saya langsung, tentang madu yang masih ada di sarangnya. Apakah madu tersebut jaminan asli?

Baiklah kita mulai dari alaminya lebah itu menghisap nektar bunga yang lalu menjadi madu. Saya jika menawarkan madu misal madu randu, itu karena lebahnya digembalakan di lahan yang banyak pohon randu yang sedang berbunga, yaitu di sekitar Pati Jawa Tengah.

Lalu apa yang disebut madu sirupan? Jadi ada yang ternak lebah di box box dan tidak pernah dipindah pindah digembala mengikuti musim bunga yang ada, misal bunga kpi di kebun kopi, bunga randu di wilayah yang banyak pohon randu, bunga Sonokeling di daerah yang banyak pohon Sonokeling, dst. Jadi box box ternak lebah ini hanya diberi sirup gula pasir yang dicairkan, sehingga lebahnya menghisap sirup tersebut, dan tidak alami mencari bunga dan menghisap nektarnya bunga.

Jadi jangan yakin dulu bahwa minum madu yang masih ada di sarangnya itu adalah madu asli, bisa jadi itu adalah madu aspal, yaitu madunya asli tapi makanannya hanya sirupan gula pasir.

Memang perkara membeli madu ini, adalah urusan kepercayaan, anda pembeli harus percaya pada penjual. Maka carilah penjual yang track recordnya bisa dipercaya.

Semoga berguna.

space for ads

Suzuki Salesman Competition 2019 “Kegigihan dan Pengetahuan, Kunci Kemenangan Sales Terbaik Suzuki”

Jakarta, 18 Februari 2020 – Pembuktian tenaga penjual (sales force) terbaik Suzuki roda 2 kembali bergulir pada 13 Februari 2020. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memilih 72 orang tenaga penjual terbaik dari puluhan jaringan penjualan Suzuki di Indonesia untuk kembali menjalani penilaian ketat pada ajang Suzuki Salesman Competition 2019, yang berlangsung di Jakarta Pusat selama sehari penuh.

Ke-72 orang peserta tersebut sebelumnya sudah menjalani serangkaian tahap seleksi awal yang berlangsung di pertengahan tahun 2019 lalu. Penilaian awal dilakukan berdasarkan kinerja dan prestasi masing-masing tenaga penjual, sehingga pemilihan peserta yang lolos lebih objektif dan berkualitas.

Suzuki Salesman Competition 2019 ini mengusung tema ‘The Winner Come Back’ yang berarti kompetisi semakin menantang dengan kehadiran beberapa peserta yang merupakan juara dari Suzuki Salesman Competition tahun sebelumnya. SIS juga menggandeng Suzuki Finance Indonesia (SFI) sebagai tim penilai, serta memberikan tantangan khusus kepada peserta seputar proses bisnis pembiayaan yang biasa ditawarkan kepada pelanggan.

Agar kompetisi menjadi lebih ideal, grup peserta dibagi menjadi 3 kategori yaitu, Junior (untuk sales force masa kerja di bawah 2 tahun), Senior (untuk sales force masa kerja di atas 2 tahun) dan Sales Counter.

“Suzuki Salesman Competition 2019 ini kami adakan dengan 3 tujuan utama, yang pertama adalah menjadi sarana apresiasi kepada para tenaga penjualan sepeda motor Suzuki yang selama ini sangat berjasa sebagai ujung tombak perusahaan. Kedua, kami harapkan dengan berkompetisi para peserta bisa meningkatkan kembali skill dan kualitas kerja. Dan yang terakhir, dengan adanya kegiatan seperti ini bisa mendorong kreatifitas dan memacu eksplorasi teknik penjualan yang baik dan efektif.” Demikian keterangan tentang objektif acara oleh Sutisna Senjaya, 2W Dealer Network Development Section Head PT SIS yang sekaligus memegang peran sebagai Ketua Pelaksana Suzuki Salesman Competition 2019.

Setelah menghadapi beberapa ujian tertulis, wawancara serta simulasi, akhirnya para peserta yang memperoleh poin penilaian tertinggi memang terlihat sangat menguasai proses bisnis, proses penjualan serta customer handling dengan baik. Berikut ini adalah nama dan dealer asal para pemenang Suzuki Salesman Competition 2019.

space for ads
%d bloggers like this: