Musim panennya penjahit dan tukang cukur

Tahun ajaran baru adalah musim panenya para penjahit dan tukang cukur. Istri saya yang juga seorang penjahit, sampai nolak-nolak order, karena memang terbatasnya waktu dan tenaga untuk menggarapnya. Terus tukang cukur rambut di dekat kediaman saya juga laris manis, terlihat dari banyaknya motor yang parkir di depannya, yang saya yakin itu adalah para murid baru yang pada merapikan rambutnya agar besok senin tanggal 14 Juli 2008 saat masuk sekolah pertama kelihatan rapi dan keren.

Yang sedikit mengecewakan adalah seragam anak saya, istri saya sebagai seorang penjahit halusan (penjahit kain kebaya) melihat jahitan baju seragam anak saya yang memang dijahitkan rombongan dari pihak sekolah, karena jahitannya jauh dari bagus, akhirnya oleh istri saya baju seragam anak saya dibongkar lagi dan dijahit ulang.

Begitulah umumnya kalau jahitan seragam borongan, banyak jeleknya dari pada bagusnya, karena mengejar waktu yang mepet.

Leave a Reply

%d bloggers like this: