lebaran idul fitri tidak usah SMSan yuk

Berhubung tarif telepon sekarang murah, sepertinya sudah selayaknya pilihan pertama untuk saling bermaaf-maafan adalah dengan langsung telepon saja. Apalagi jika kebanyakan saudara dan teman keita kebetulan memakai nomer hp dari operator yang sama, maka akan lebih terasa murahnya, jikapun tidak saya yakin sebagian besar dari kita tentu sudah triple bahkan bisa saja lebih, hp dan nomer dari operator yang berbeda, sehingga tinggal pilih dan pakai nomor hp yang seoperator untuk nelpon.

Tetapi yang namanya traffic lagi sibuk, enggak telepon enggak SMS, enggak ngenet, semuanya menjadi sibuk dan susah untuk dipakai.

Kadang saya berpikir apakah kita ini tidak diajarkan gentlemen, sehingga tidak bisa begitu memang salah, atau merasa bersalah, kita langsung minta maaf. Paling tidak saya sejak dini mengajarkan anak saya untuk langsung minta maaf jika salah atau nakal pada temen, atau saudaranya. Bahkan saya juga tidak segan-segan minta maaf pada anak saya jika saya salah.

Sebagai teman yang baik, saudara yang baik, sebenarnyalah dalam lubuk hati terdalam [sebaiknya] kita akan selalu memafkan saudara atau teman yang bersalah pada kita, tanpa teman kita minta maaf.

Lebaran besok saya akan berusaha seminim mungkin kirim SMS, saya akan coba telepon, sapa satu persatu, dengan catatan jaringan indosat dan XL [yang saya pakai] tidak sibuk.

Kemarin diantara karyawan tempat saya kerja sudah saling memaafkan via email, memang simple cukup tulis sekali lalu kirim ke semua karyawan yang sudah punya email perusahaan.

No Responses Yet

Leave a Reply

%d bloggers like this: