Alhamdulillah, mbak Salwa Juara I lomba Jarimatika

Alhamdulillah, mbak Salwa, anak pertama saya, dapat menjadi juara pertamax di lomba JARIMATIKA yang diadakan di beteng VREDEBURG jogja. Memang kelebihan anak perempuan adalah ketekunannya, sebab sudah dua hari sebelum lomba sudah tekun untuk latihan menghitung cepat soal-soal matematika dengan jari jemarinya, dan terbukti juga akhirnya mendapat Juara pertama, adiknya yang juga ikut lomba, ternyata belum bisa mendapat juara, karena memang kalah tekun dalam latihan.

Di depan Vredeburg

Anak saya dulu semuanya saya ikutkan sempoa sejak TK, tetapi ternyata sempoa untuk dipraktekkan di kelas agak mengalami kendala, beda dengan jarimatika yang memang menggunakan jari jari tangan kanan dan kiri, karena dimanapun bisa menghitung angka-angka tanpa perlu alat tambahan semisal alat sempoa. Sekarang anak-sanak saya tidak lagi takut dan kesulitan pada pelajaran berhitung/matematika, malah menjadi suka pada matematika.

dibuka oleh Ibu Walikota Yogyakarta

Panggung Utama

berkumpul menuju tempat lomba

Lomba jarimatika ini ada beberapa kategori, jika saya tidak salah ada Ia, Ib, IIa, IIb, dan III, sedangkan mbak Salwa ikut kategori Ib, dia baru ikutan jarimatika kurang lebih 5 bulan. Tadi yang juara II di kategori Ib setahu saya murid kelas 5 SD, sedangkan mbak Salwa baru kelas 2 SD. Bisa dilihat difoto yang juara, mbak Salwa paling pendek 🙂

Symbol Jarimatika, Jempol kiri 50, dua jari kiri adalah 20 = 70

mbak Salwa menerima Piala juara pertama

foto bersama juara 1 sampai 3

Mbak Salwa dan Pialanya

piala dari walikota

Mbak Salwa memang sudah banyak  koleksi piala  juaranya, dari melukis, sempoa, dan sekarang  ditambah dari jarimatika, tetapi menurut saya Lomba jarimatika ini benar-benar lebih enak, karena penilaian akan lebih mudah dan fair, orang tua tidak bisa mempengaruhi dan membantu anaknya disaat sang anak sedang lomba. Beda dengan lomba melukis atau mewarnai yang kadang bikin jengkel, dan memang sulit untuk mengukur nilai seni suatu lukisan. Sedangkan lomba jarimatika adalah eksax.

free hotspot

pengarang kabar

Halaman tengah yang luas, lapang dan sejuk

NAMPANG DI “KEDAULATAN RAKYAT” tanggal 23 Maret 2010.

sayang namanya kurang betul, harusnya Kaltsum.

moto dari KR

halaman

tanggal terbit

No Responses Yet

  1. congratz mas bro… buah memang tidak akan jatuh jauh dari pohonnya 😀

  2. alhamdulillah. piala mbak salwa yg ke 10

  3. pertamaxx….
    wah selamat yo mas.kesuksesan anak adalah kesuksesan orangtua yg telah berhasil mendidiknya hingga dia bisa sukses.
    hidup sukses….!

  4. secantik ibunya, sepinter bapaknya.

  5. ikut berbangga mas! semoga kelak anak saya bisa mencontohnya 😀

Leave a Reply

%d bloggers like this: