PUASA tahun ini

Bulan puasa kali ini sungguh berbeda dengan bulan puasa sebelumnya, ini karena anak-anak saya juga sudah ikutan puasa, walaupun mereka baru kelas 3 dan kelas 2 SD, tapi sudah terbukti dalam dua hari berpuasa, mereka bisa puasa penuh. Dengan manajemen waktu yang baik maka puasaa akan menjadi sedikit enak dilakukan oleh anak-anak.

Untuk anak saya,  karena kemarin libur 3 hari, yaitu satu hari enjelang puasa, dan dua hari saat 1 dan 2 ramadhan, maka kemarin memang saat menjalankan puasa di pagi hari, mereka masih bertingkah laku seperti biasa, yaitu main kesana-kemari dengan tetangga yang kebetulan bukan muslim, tapi saat hari menjelang siang, maka mulailah terasa mereka lapar dan haus, untuk mengalihkan hal tersebut, maka jam 12 siang, saya ajak mereka untuk tidur, dan untunglah mereka bisa tidur, bahkan pulas banget sampai jam 15.

Jam 15 mereka langsung mandi dan persiapan Buka Bersama / Takjilan di masjid. Memang menyenangkan sekali berkumpul dengan teman-teman sebaya di masjid untuk takjilan, rasanya baru kemarin saya merasakan hal tersebut, padahal sekarang sudah hampir kepala empat, memang usia tidak terasa cepat sekali merambat. Dulu saya takjilan seperti anak-anak saya ini, beberpa tahun kemudian saya menginjak remaja dan gantian mengisi pengajian menjelang buka bersama untuk anak-anak, mengajari mereka sholat, bacaan surat-surat pendek dll, dan sekarang ternyata anak-anak yang dulu saya ajari, sekarang gantian mereka mengajari anak-anak saya, memang kebaikan akan selalu kembali kepada kita yang melakukannya, begitu pula kejelekan juga akan menimpa kita lagi jika kita melakukannya.

hidangan takjilan hari pertama puasa

Sehari sebelum puasa, saya kebetulan mendapat tugas mengantar ibu mertua ke RS Sarjito untuk cek gula darah rutin, dari rumah jam 6:10 menit, dan sampai sarjito jam 7:10 menit, jalan Godean-Jogja memang padat merayap terlalu banyak motor saat ini. Jam 9:40 baru ibu mendapatkan giliran keluar dari loket askes, tadi memang mendapat nomer 302, dilanjut ke Lab, dan jam 11:25 baru diperiksa darahnya, sehabis diperiksa memang diharuskan makan, karena saya belum sarapan maka bakso dan soto sekaligus, masuk ke perut saya siang itu, begitu pula dengan ibu mertua. Saya sholat dulu di masjid RS Sarjito, lalu baru jam 13:25 ibu periksa darah lagi, yang memang harus tenggang 2 jam setelah tadi makan. Jam 15 kurang sedikit saya baru bisa sampai rumah, lelah banget. Sampai akhirnya waktu isya datang, saya terlambat ke masjid, dan rupanya sudah full tidak bisa ikutan sholat isya dan tarawih, akhirnya saya pulang, tidur.

Anak-anak saya malah yang merengek ke kakungnya untuk diantar tadarus di masjid, saya tetap melanjutkan tidur.

Hari kedua baru saya bisa sholat isya dan tarawih bersama, dilanjutkan dengan tadarus.

No Responses Yet

  1. mantaff dah Mas…oh Selamat Berpuasa yak?…mohon maaf lahir batin…. :mrgreen:

  2. eh menu bukanya emng menggugah selera…cleguk… :mrgreen:

  3. podium dihabisin sekalian dah :mrgreen:

  4. sucikan hati dan pikiran…………………

  5. Teope
    Ceritanya asik apa adanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: