Tower transmisi yang tidak terpakai saat tv digital, bisa meniru next media

Sebelumnya mungkin bisa baca tulisan saya terdahulu dulu disini

http://hadiyantablog.com/2012/01/23/tv-nasional-jakarta-tirulah-langkah-nexmedia/

Tulisan diatas, saya tulis sebelum akhirnya pemerintah ketok palu menentukan DVB-T2 sebagai standard tv digital teresterial.

Saya juga pernah menulis tentang nasib operator televisi karena adanya pergantian teknologi pemancar televisi dari analog ke digital, bisa dibaca disini

http://hadiyantablog.com/2009/03/28/ktdi-dvb-t-dan-prediksi-nasib-operator-transmisi/

Dan akhirnya memang hanya ada 6 pemancar tv digital, yang dengan 6 pemancar tersebut bisa menyiarkan bisa sampai 100 konten televisi secara bersama. Hebatnya digital.

Karena saya ada di jogja, maka saya ceritakan kondisi besok jika pemancar analog CUT OFF, mungkin kisaran 2017 awal, tapi bisa juga lebih awal lagi mungkin malah 2014 akhir. Setelah Piala Dunia dan pemilu presiden mungkin.

Yang menang mux di jateng/jogja adalah bisa dibaca disini

http://hadiyantablog.com/2012/08/07/network-provider-tv-digital-teresterial-zona-layanan-6-jawa-tengah-dan-yogyakarta/

Jadi pemenang Zona layanan 6 (Jawa Tengah dan Yogyakarta) adalah :
1. PT GTV Dua (Global TV), > Jogja di tower MNC

2. PT Indosiar Televisi Semarang (Indosiar Semarang), Jogja di tower Indosiar

3. PT Lativi Mediakarya Semarang-Padang (TVOne Semarang), Jogja di tower tvOne

4. PT Media Televisi Semarang (Metro TV Jawa Tengah), jogja di tower MetroTV

5. PT Trans TV Semarang  Makassar (TransTV Semarang). Jogja di tower TransTV

6. yang keenam sepertinya TVRI, jadi tidak perlu dilelang :-D Jogja di tower TVRI.

 

jadi besok tower yang tidak terpakai adalah :

1. ANTV

2. Trans7 (kompasTV analog ikut di tower ini)

3. SCTV

4. JogjaTV

5. dan ada satu tower bekas TATV yang sudah tidak siaran di jogja.

 

teknologi tv digital teresterial, tidak hanya untuk keperluan yang free to air alias gratis diterima dan ditonton oleh masyarakat, tetapi bisa juga digunakan untuk pay tv alias tv berbayar, pokoknya persis mirip langganan tv satelit semacam indovision.

Bisa dibaca dibawah ini untuk teknologinya pay tv DVB-T

http://hadiyantablog.com/2011/11/15/edp-macvision-borobudur-tv-di-kpid-diy/

 

Jadi ada kemungkinan yang baik juga bagi  tower-tower tv dan juga para karyawannya yang besok tidak lagi dipakai saat pemancar analog CUT OFF, yaitu menjadi pemancar DVB-T2 berbayar seperti next media yang sudah mengudara di Jakarta.

Untuk di jogja jelas, bahwa next media rasanya akan memakai tower milik SCTV. Jadi masih ada 4 tower pemancar yang masih bisa dipakai jika ada investor mau membuat pay tv DVB-T2. Tertarik?

 

 

 

 

 

 

No Responses Yet

  1. patungan modal yuh :mrgreen:

  2. ternyata tehnologi TV Berlangganan Nexmedia bagus jga ya ..:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: