Masih pada mainan motor plastik ya?

image

Tampang Black Coyote sebelum dimutilasi

 

image

Tampang Black Coyote aslinya

 

image

Belanja sore ini di Kidul PrapatanManding, Wetan dalan. Tangki Triump dan Knalpot Hitam. Stoplamp milik Begawan Gora

 

Hari sabtu 19 Desember 2015, bismillah saya mulai proyek membuat scrambler dari pulsar UG4 saya.

Usai sholat asyar saya pamit kepada Istri untuk membuat motor Scrambler, tapi istri cemberut tanda tidak setuju, biasalah beda persepsi, lha ini pulsar kalau dijual paling-paling laku 5-6 jutaan saja, maka opsi dibuat scrambler adalah opsi yang paling masuk akal dari pada sakit hati dijual cuma laku seharga besi tua kilonan. Lagi pula kalau saya buat scrambler, nantinya biar bisa dipakai anak lanang saya untuk sekolah SMA sekitar dua tahun lagi, jadi saya tidak perlu belikan motor baru, biarlah anak lanang punya jiwa berbeda dari kebanyak anak sekolah yang maniak motor plastik. Kenapa sekarang tidak bisa dipakai anak lanang? yang pertama karena usianya masih SMP belum punya SIM dan saya larang pakai motor walau dia meminta. Yang kedua karena pulsar asli itu tinggi banget posisi JOK nya, sehingga anak SMP tidak bakal sampai kakinya ke tanah untuk menapak. Maka nanti setelah dibuat Scrambler akan jadi lebih rendah posisi JOK nya.

Saya tetap melenggang meninggalkan rumah menuju ke Bantul, untuk menyerahkan pengerjaan motor ini kepada sedulur koboys, yaitu begawan gora emon untuk membuatnya sampai jadi. Sore jam 17:00 kami beli tangki model mini triump dan silencer knalpot yang lumayan blar-blar. Beli di Toko Putra Onderdil Jogja yang letaknya ada di selatan bangjo Manding, ada di timur jalan.

Begitu motor sampai di rumah begawan, langsung dieksekusi, semua komponen sekunder yang biasanya terbuat dari plastik langsung dicopot. Alhasil tinggal mesin, rangka, ban dan kelistrikan.

Tantangan agak berat dalam membuat motor scrambler dari pulsar adalah adanya BCU, karena saya tidak ingin mengganti kelistrikan pulsar, maka BCU dipikirkan untuk disembunyikan dibawah tangki bensin atau entah dimana nanti.

Wis ora jamane tuku montor plastik.

Hahahaha

Urip kudu bahagia.

image

Mulai dimutilasi plastik plastiknya

 

image

Hasil mutilasi mulai tampak digelar di halaman, box, engine guard, Jok, Tutup samping

 

image

Senengnya yang mutilasi

 

image

Tangki asli dicopot, tangki Triump dipasang

 

image

Masih ada batok kepala asli

 

image

Foto blawur

 

image

Mikir menyembunyikan BCU

 

image

Mencoba posisi lampu

 

image

Diptreteli dalam waktu satu jam, tangki Triump sudah nemplok

4 Responses

  1. bhahahaha…..

    berubah jadi triumph ….

  2. Permisi om, mau nanya. jadinya BCUnya di sembunyiin dmn ya om ?

  3. Mas plastik pulsarnya masih aku munat. Kalo ada body belakang

Leave a Reply to Bimo Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: