Kemungkinan kanal UHF ganjil di Jogja, kelak akan dipakai juga

Saat ini Jogja, tepatnya dirumah saya di kawasan Moyudan Sleman, bisa mendapatkan 19 kanal tv teresterial analog sebagai berikut :

  1. TVRI 6
  2. TVRI 22
  3. TRANSTV 24
  4. MNC 26
  5. INDOSIAR 28
  6. ANTV 30
  7. RCTI 32
  8. SCTV 34
  9. GLOBAL 36
  10. TVONE 38
  11. KOMPAS 40
  12. METRO 42
  13. ADITV 44
  14. TRANS7 46
  15. JOGJATV 48
  16. INEWS MAGELANG 54
  17. RTV 55
  18. NET. 57
  19. KRESNA 61

Untuk nomer 17, 18, 19 adalah TV baru yang menggunakan kanal aslinya milik Purworejo.

Masa depan tv digital teresterial di Indonesia masih belum ada kejelasan, malah terbukti tv analog berdiri. Jadi lebih baik malah memikirkan peluang untuk mendirikan pemancar TV analog saja di Jogja, yaitu memakai kanal UHF ganjil yang belum terpakai.

Kanal yang belum dipakai adalah 21, 23, 25, 27, 29, 31, 33, 35, 37, 39, 41, 43, 45, 47, 49, 51, 53, 59. Sehingga masih terbuka peluang 18 pemancar TV analog untuk berdiri di Jogja. Atau setidaknya dari 23 sampai 47 yang memang ada diantara kanal 22 sampai 48 UHF yang dipakai di Jogja, sehingga ada 13 kanal lowong.

Lantas apakah akan interferensi? dirumah saya dapat inews dari Magelang kanal 54 UHF dan RTV jogja di 55 UHF nyatanya tidak ada gangguan, yang penting pemancar dan antennya pemancar yang benar-benar berkualitas.

Silahkan bagi yang masih minat mendirikan pemacar TV di Jogja, mungkin bisa memikirkan langkah-langkah agar kanal ganjil tersebut bisa dipakai.

Ini contohnya di Jakarta bisa jalan.

Frekuensi Nama Stasiun
22 UHF (analog) Banten TV
23 UHF (analog) Rajawali Televisi
24 UHF (digital) RCTI, MNCTV, Global TV, iNews TV
25 UHF (analog) Kompas TV
26 UHF (analog) Bloomberg TV Indonesia
27 UHF (analog) NET.
28 UHF (analog) KTV
29 UHF (analog) Trans TV
30 UHF (analog) iNews TV
31 UHF (analog) TVRI Jakarta
32 UHF (digital) MetroTV
33 UHF (analog) O Channel
34 UHF (digital) tvOne, antv, Sport One
35 UHF (analog) Elshinta TV
36 UHF (digital) BeritaSatu TV
37 UHF (analog) MNCTV
39 UHF (analog) TVRI Nasional
40 UHF (digital) Trans TV, Trans7, Kompas TV
41 UHF (analog) Indosiar
42 UHF (digital) TVRI Nasional, TVRI Jakarta, TVRI Budaya, TVRI Olahraga
43 UHF (analog) RCTI
44 UHF (digital) SCTV, Indosiar, O Channel
45 UHF (analog) SCTV
47 UHF (analog) antv
48 UHF (digital) Rajawali Televisi
49 UHF (analog) Trans7
51 UHF (analog) Global TV
53 UHF (analog) tvOne
55 UHF (analog) JakTV
57 UHF (analog) Metro TV
59 UHF (analog) DAAI TV

 

4 Responses

  1. Wah ada yg kurang nih mas utk kanal 21 UHF (analog) ditempati CB CHANNEL (tv lokal Depok), utk kanal 26 UHF (analog) ditempati CTV BATEN bkn Bloomberg TV
    Indonesia, krna Bloomberg TV Indonesia dinyatakan pailit alias bangkrut. Sdngkan kanal 60 UHF (analog) ditempati Radar TV ( Jawapos Group)

  2. Secara teori kalo berdesakan satu sama lain dgselisih 1 UHF bakal saling ganggu, jika towernya ada di satu area misal di Patuk semua.

    iNews 54 (Magelang) & RTV 55 (Jogja) gak saling ganggu karena towernya benar2 berjauhan.

    Menanggapi yg kanal Jkt:

    22-23 nggak saling ganggu karena tower berjauhan

    23-24-25 juga sebenernya gak saling ganggu karena 24 siarannya digital, begitu pula 31-49 karena 32, 34, 36, 40, 42, 44, 48 digital.

    26 bukan lagi bloomberg karena sudah pailit, skrg dipake banten dan towernya jauh dari 25 & 27 jadi gak ganggu.

    28-29-30-31 saya yakin towernya juga berjauhan sekali satu sama laijadi gak sali ganggu juga

    Lihat saja sisa yg lainnya, jarak harus 2 UHF.

  3. di Solo Raya khususnya Boyolali dan Sekitarnya dapat menangkap setidaknya 27 televisi analog, baik dari pemancar patuk, telomoyo, maupun di sekitaran kota solo, berikut rinciannya :

    1 7 VHF TVRI Jawa Timur (Cemoro Sewu)
    2 9 VHF ISI TV (Jebres, Solo)
    3 22 UHF TVRI Jogja (Patuk)
    4 24 UHF Trans TV (Patuk)
    5 26 UHF MNCTV (Patuk)
    6 28 UHF Indosiar (Patuk)
    7 29 UHF TVRI Jawa Tengah (Wungurejo, Solo)
    8 30 UHF ANTV (Patuk)
    9 32 UHF RCTI (Patuk)
    10 34 UHF SCTV (Patuk)
    11 36 UHF Global TV (Patuk)
    12 38 UHF tvOne (Patuk)
    13 40 UHF RBTV / Kompas TV (Patuk)
    14 42 UHF MetroTV (Patuk)
    15 44 UHF Adi TV (Patuk)
    16 45 UHF iNews TV (gentan, Solo)
    17 46 UHF Trans7 (Patuk)
    18 48 UHF Jogja TV (Patuk)
    19 50 UHF TATV (telomoyo)
    20 52 UHF MT@ TV (telomoyo)
    21 53 UHF MBO TV (telomoyo)
    22 54 UHF MJA TV (Solo)
    23 55 UHF RTV (Patuk)
    24 56 UHF O Channel (Gentan, Solo)
    25 57 UHF NET. (Patuk)
    26 61 UHF Kresna TV (Patuk)
    27 62 UHF Solo TV (Laweyan, Solo)

  4. Sedikit Koreksi, TVRI Jawa Timur migrasi dari VHF ke Kanal 31 UHF, sedangkan MBO salah ketik yang benar di kanal 60 UHF, sbb :

    1 9 VHF ISI TV (Jebres, Solo)
    2 22 UHF TVRI Jogja (Patuk)
    3 24 UHF Trans TV (Patuk)
    4 26 UHF MNCTV (Patuk)
    5 28 UHF Indosiar (Patuk)
    6 29 UHF TVRI Jawa Tengah (Wungurejo, Solo)
    7 30 UHF ANTV (Patuk)
    8 31 UHF TVRI Jawa Timur (Cemoro Sewu)
    9 32 UHF RCTI (Patuk)
    10 34 UHF SCTV (Patuk)
    11 36 UHF Global TV (Patuk)
    12 38 UHF tvOne (Patuk)
    13 40 UHF RBTV / Kompas TV (Patuk)
    14 42 UHF MetroTV (Patuk)
    15 44 UHF Adi TV (Patuk)
    16 45 UHF iNews TV (gentan, Solo)
    17 46 UHF Trans7 (Patuk)
    18 48 UHF Jogja TV (Patuk)
    19 50 UHF TATV (telomoyo)
    20 52 UHF MTA TV (telomoyo)
    21 54 UHF MJA TV (Solo)
    22 55 UHF RTV (Patuk)
    23 56 UHF O Channel (Gentan, Solo)
    24 57 UHF NET. (Patuk)
    25 60 UHF MBO TV (telomoyo)
    26 61 UHF Kresna TV (Patuk)
    27 62 UHF Solo TV (Laweyan, Solo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: