T4klukan Ba7asan Suzuki GSX S 150 rute Purwokerto sampai Kaliurang

image

Berangkat dari Java Heritage Hotel Purwokerto

Kita sambung cerita turing bareng Suzuki GSX S 150, dalam gelaran T4KLUKAN BA7ASAN, saya bersama 25 rider yang terdiri dari blogger dan media di Jateng DIY. Blogger dari Jogja ada 6 orang, yaitu saya, Gora, Faiz, Aziz, Adhani, dan Irfan, inilah kami koboys.

Baru pertama kali ini saya melihat SUZUKI GSX S 150, dan langsung nanti dibawa riding turing etape II dimulai dari Purwokerto dan Finish di Madiun.

Tulisan ini adalah penggal turing dari Purwokerto sampai Kaliurang.

Rombongan turing dikawal oleh Polisi, dan paling depan ada motor Victory untuk membuka jalan, lalu ada mobil polisi mazda dibelakang motor gede victory, dan rombongan turing harus berada di belakang sedan mazda, dan paling belakang ada satu lagi moge victory.

Saya kebagian motor nomer 20, dan dibelakang saya ada irfan pertamax7, aziz warungDOHC, Gora 5osialdotcom, dan Adhanihoree dari karstv, kami ditaruslh dibelakang katanya karena lebih berpengalaman turing. Amin.

Akhirnya rombongan berangkat, seperti biasa saat saya mencoba motor baru, pasti saya coba dulu bagian pengereman, dan saya yakin sudah saat mencobanya, lalu posisi duduk dengan saya tinggi 176 cm, saya duduk lebih dekat ke tangki bensin, bukan pantat yang mentok di belakang jok, posisi kaki saya enak banget dan terbukti saya tidak merasakan capek pada kaki dan badan setelah finish di Kaliurang.

Jok GSX S 150 ini dibuat terpisah, dan posisi jok pengendara lebih rendah, mungkin memang sengaja di desain agar rata rata orang Indonesia bisa menapak kakinya tanpa jinjit. Saya jadi ingat pernah mencoba Suzuki Bandit 400, posisi jok juga rendah.

Posisi jok boncenger memang lebih tinggi, mirip Yamaha R15 dan CBR150R. Saya belum pernah mencoba membonceng, jadi tidak bisa menilai dan menjelaskan plus minusnya, tapi kalau plusnya bagi yang punya boncenger agal pendek, maka posisi boncenger jadi terlihat sama tinggi dengan pengendara. Tapi kalau boncengernya tingginya sama dengan pengendara, siap siap saja terasa agak aneh posisinya.

Oke sekarang kita bahas performa mesin, saya mencoba gigi 1 dan motor saya kena limiter di 50 kpj, lalu di gigi 2 kena limiter di 80 kpj, dan di gigi 3 saya belum pernah kena limiter, karena paling banter saya hanya berani lari 110 kpj, jadi limiternya jelas diatas 110 kpj.

Yang saya heran, mesin GSX S 150 ini halus suaranya, kenapa saya bisa bilang halus? Karena saya pernah mencoba motor sport dengan cc yang sama tapi lain merek.

Tenaga motor ini mengisi terus, saat dibawa ke jalanan naik, tidak terasa ngos ngosan, alias ditarik gasnya juga maaih bisa nambah kecepatan, sama sekali tidak ada capeknya mesin motor ini.

Yang saya ingat rutenya adalah kami melewati Purwokerto lalu Banjarnegara lalu Wonosobo, lalu jalan Kerteg menuju Secang Magelang yaitu ke Rumah makan Ani. Jalanan memang naik turun diselingi dengan beberapa tikungan, tapi tidak begitu memanjakan hasrat untuk mireng mireng. Alhasil rute ini ibarat sebagai pemanasan dan pengenalan lebih dekat kepada karakteristik GSX S 150. Pengenalan ini menjadi penting agar bisa menyatu dengan motor, dan nanti bisa terbukti bermanfaat saat mireng mireng di kawasan Cemoro Sewu.

Akhirnya kami tiba di rumah makan ANI di Secang, jarak yang kami tempuh adalah 152 km. Anehnya penunjuk bensin sama sekali belum turun pada motor saya, wah kok irit banget, padahal saya bawanya sering rpm tinggi.

Di rumah makan Ani, kami makan siang dengan menu prasmanan, top banget rasanya bakso yang saya pilih, dan teman teman juga bilang enak. Saya tidak lupa sholat luhur sekaligus asyar.

Perjalanan akhurnya dilanjutkan menuju ke Kaliurang, cuaca mendung, dan benar saja kami kadang kena hujan, tapi kami tetap melaju. Rute yang kami lewati adalah jalan Magelang lalu setelah menyeberang jembatan Krasak, kami belok kiri menuju Pakem, dominan perkebunan salak pondoh sepanjang kanan kiri jalan.

Akhirnya tiba juga di Kaliurang untuk rehat, ngopi, ngeteh dan tentu sajaenu wajib, jadah dan tempe bacem goreng, nyusss pokokke.

Di Kaliurang ini telah menunggu rekan rekan club SATRIA, SUZUKI GSX R 150 dan Inazuma, yang akhirnya mengiringi kami bareng riding menuju alun alun utara jogja.

Oke kita sambung lagi pada tulisan berikutnya.

image

Rehat di alun alun Banjarnegara

image

Perjalanan

image

Banjarnegara

image

Banjarnegara

image

Rumah makan ANI di Secang Magelang

image

Rumah makan Ani

image

Mantab menunya makanan

image

image

Tiba di Kaliaurang

image

Jadah Tempe khas Kaliurang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: