MotulGoKartRace 20 – 21 Mei 2017 di Semarang Speedway (Kawasan Marina – Jawa Tengah).

Maulana Eko Widodo dari Kota Semarang berhasil keluar sebagai juara utama Motul Gokart race 2017 yang diadakan di Semarang Speedway pada hari Minggu, 21 Mei 2017 yang lalu. Maulana juga berhasil merebut 1 golden ticket menuju ke Motul Driving Experience 2017 pada bulan Juli 2017 besok di Sepang International Circuit, Malaysia. Tak hanya merebut 1 golden ticket ke Motul Driving Experience 2017, pria asal kota Semarang ini juga berhasil menjadi manusia tercepat selama event berlangsung, dan berhak mendapatkan piala The Fastest Man dengan best timenya 23.427 detik

“Ini merupakan event GoKart pertama yang diadakan oleh Motul di Indonesia. Kami berharap dengan event ini, Motul dapat berkontribusi dalam meramaikan olahraga otomotif di tanah air, khususnya untuk ajang balapan GoKart serta dapat juga lebih dekat dengan para pengguna setianya di Indonesia, terutama area Jawa Tengah. Sekaligus event ini merupakan pendukung aktivitas marketing  Motul Asia Pacific dimana untuk tahun keduanya mengadakan Motul Driving Experience di Sepang International Circuit – Malaysia,” terang Johan Wijaya selaku Business Development Manager Motul di Indonesia, mengenai program Motul GoKart Race 2017

Motul Gokart Race 2017  memulai kick off nya pada hari Sabtu, 20 Mei 2017 di Semarang Speedway, kota Semarang , Jawa Tengah. Terhitung sebanyak 59 peserta dari berbagai kota besar di Indonesia seperti Solo, Jogyakarta, Jakarta, Sidoarjo, Surabaya, Kebumen, Cirebon, Depok , Kutai, Bandung dan akhirnya tuan rumah Semarang.

Motul Gokart Race 2017  yang diadakan oleh pabrikan oli asal Perancis ini mampu memberikan sensasi pengalaman lomba gokart baru yang pertama kali diadakan di Indonesia, yaitu Endurance Race dengan sistem estafet atau tag team 1 mobil oleh 6 pembalap dalam race selama 20 menit.

Dimana ke-6 pembalap yang dikuras energi, mental, skill, dan strategi mereka selama 20 menit secara estafet. Mirip dengan balap ketahanan LeMans 24h yang merupakan salah satu lab hidupnya Motul dalam menciptakan oli berkualitas tinggi yang lahir dari ajang balap mobil untuk digunakan pada mobil harian.

Dari sebanyak 59 peserta yang terbagi dalam 9 team yang mengikuti QTT 1 Endurance race selama 20 menit. Terpilihlah 3 team yang mempunyai waktu average terbaik atau terkecil yang berhak masuk ke dalam QTT 2.

Dan akhirnya dari 3 team atau 18 orang peserta di ambil 2 peserta tercepat dari masing-masing team yang akan masuk ke babak semi final yang diadakan pada hari Minggu, 21 Mei 2017. 6 tercepat dari masing-masing group ini adalah (dari kiri ke kanan) Yoseph, Abi, Imam Safi’i, Romy Tahrizi, Hartono, dan Maulana

Pada hari Minggunya, 21 mei 2017. Dari 6 orang finalis hanya 5 yang datang dan ikut babak semi final yaitu 20 menit endurance race, dan time attack selama 5 menit. Setelah Abi D.N.S karena tidak hadir. Hartono dan Yoseph pun akhirnya terasingkir dari dalam perebutan point menuju ke babak final. Dimanadi babak final di isi oleh  3 orang peserta yang mempunyai total point tertinggi dari babak 20 menit endurance race dan 5 menit time attack. 3 finalis yang memperebutkan 1 golden ticket Motul Driving Experience 2017 itu adalah Maulana, Imam Safi’i, dan Romy Tahrizi.

Pada babak final yang mempertandingkan 20 menit endurance race, Maulana berhasil menduduki P1 atau pole position di ikuti oleh Imam Safi’i di grid ke-2 dan Romy Tahrizi di grid ke-3. Maulana pun mulai meninggalan gap yang cukup jauh dari Imam Safi’i dan Romy. Imam Safi’i pun terlibat dog fight dengan Romy yang menginginkan posisi ke-2nya. Dan akhirnya di lap pertengahan atau 10 menit ke-2, Romy pun akhirnya bisa menyalip Imam yang lengah akibat kelelahan. Romy pun akhirnya berhasil naik 1 peringkat ke posisi ke-2.

Dan akhirnya si undisputed championship peraih P1 atau Pole Postion di babak final ini yaitu Mulana dari kota Semarang berhasil finish 1 dan merebut 1 golden ticket menuju ke Motul Driving Experience 2017 di Sepang International Circuit, Malaysia.

Yoseph Kurniawan dari kota Semarang harus puas berada  di posisi ke-4, di ikuti oleh Hartono yang berada di posisi ke-5.

Sementara itu di kelas patah hati, Bagoes Rizki dari kota Semarang berhasil menjadi yang tercepat di kelas ini. Di ikuti oleh Dedi Hendrawan di posisi ke-2, dan Iqbal di posisi ke-3

Dan akhirnya Maulana Eko Widodo berhasil merebut podium 1 di babak final, dan berhasil memenangkan 1 golden tiket ke Motul Driving Experience 2017 di Sepang International Circuit bulan Juli esok, dan juga uang tunai 1 juta rupiah beserta Motul merchandise. Tak hanya berhasil memenangkan grand prize Motul Gokart Race 2017, Maulana juga berhasil menjadi the fastest man selama event tersebut, yaitu dengan best timenya 23.427. Di podium ke-2 ada Romy Tahrizi yang berasal dari kota Jakarta dengan best timenya 23.488. Dan akhirnya di podium ke-3 ada Imam Safi’i dari kota Semarang dengan best timenya 23.510

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: