Apakah PCX 150 Lokal akan ada 3 varian?

Akhir akhir tahun 2017 ini memang santer berhembus AHM akan segera membrojolkan PCX150 Lokal, alias PCX buatan dalam negeri, karena seperti kita ketahui bahwa pada awalnya PCX 125 dan PCX 150 dibut di Thailand, lalu PCX150 LED seperti yang saya miliki sejak Agustus 2015 adalah PCX buatan Vietnam.

Sebenarnya dahulu istri saya pingin saya beli motor 250cc dua silinder yang sudah lama beredar, tapi saya pikir dalam-dalam bahwa saya tiap hari harus mengarungi jalan pulang pergi saja sekitar 70 KM, belum lagi kalau ditambah anter anak pagi kesekolah pakai motor juga, bisa 100 KM perhari saya pakai motor. Padahal pakai motor jenis sport dengan menempuh jarak kurang lebih 80 KM per hari tentu tidak nyaman, dan itu dipakai tiap hari.

Untunglah akhirnya saya pilih Honda PCX 150 LED warna merah, buatan Vietnam, yang akhirnya saya beri nama BRAMBANG, ini karena warnanya merah seperti kulit brambang (bawang merah). Akhirnya saya ketahui bahwa ini adalah piliha paling tepat bagi saya. Kenapa bisa begitu?

Pertama, dengan jarak riding kurang lebih 80 KM per hari, maka pakai PCX ini tidak terasa lelah, jelas akan lelah jika saya pakai motor sport 250 CC. PCX memang nyaman banget, getaran mesin hampir tidak terasa di body dan mengalir ke tubuh kita atau tangan kita. Posisi riding juga pas untuk badan saya yang 178 CM.

Kedua, iritnya PCX ini sangat keterlaluan, saya rata-rata bisa 52 km per liter, pakai pertamax, patokan saya tiap 300 km jarak tempuh, saya beli pertamax Rp. 50.000,- nanti berulang tiap 300 KM. Kalau belinya terlalu full, kadang pad memasukkan pertamax ke tangki PCX bisa muncrat, maka dari pengalaman saya, Rp. 50.000 mengisi per 300 KM adalah yang paling tepat, dengan harga pertamax saat ini. Memang ada kelemahan karena terlalu irit, kalau diajak naik gunung nanjak terlalu extrim, hanya bisa lali kisaran 30-40 kpj saja.

image

Konsumsi BBM per liter

Ketiga, PCX ini memang eklusif karena yang punya hanya sedikit, dibanding merek sebelah yang bentuknya mirip. Walau kadang kala dan bahkan sering dikira PCX ini adalah motor merek sebelah. Tapi akhirnya setelah diperhatikan dan dicermati baru sadar ternyata PCX dari Honda.

image

Jarak yang sudah ditempuh dari 6 Agustus 2015

Keempat, bentuk desain PCX memang terbukti makin lama makin enak dilihat, khas honda banget, saya tetap bangga dan suka dengan bentuk PCX saya, bahkan tidak ada modifikasi apapun di PCX saya, karena memang asline begini saja sudah keren dan enak dipakai. Kalau dimodif malah seperti tidak ada bedanya dengan merek sebelah.

image

PCX 150 LED made in Vietnam

Kadang saya sendiri heran dengan keputusan AHM yang terasa sangat telat dalam meluncurkan PCX lokal, padahal andai PCX Lokal hadir duatahun yang lalu dengan harga kisaran 25 smapai 30 juta, tentu orang tidak akan ragu-ragu memboyong PCX Lokal kerumah.

Dari berita berita yang saya tangkap dari angin yang berhembus dan dari dunia maya, bahwa ada kemungkinan PCX lokal ini akan diluncurkan dalam 3 varian berbeda, tentu saja bukan dalam hal stiker atau striping, karena PCX ini memang motor polos tanpa stiker, kecuali tempelan tulisan PCX150.

Varian pertama adalah PCX 150 Lokal standar injeksi berbahan bakar pertamax. Ini adalah PCX paling murah yang kemungkinan dijual di rentang harga tetap diatas motor sebelah selisish 2 atau 3 jutanan.

Varian kedua adalah PCX 150 Lokal Hybrid, yaitu mesin bensin dan listrik. Kebayang tidak ada motor hybrid? seperti juga mobil hybrid.

Varian ketiga adalah PCX 150 lokal full electric, karena PCX ini memang mengedepankan kenyamanan, bukan speed maka dengan adanya PCX bertenaga listrik ini tentu akan makin nyaman dikendarai.

image

Brambang

Kepanjangan PCX mungkin banyak juga yang belum tahu, yaitu PERSONAL COMFORT XALOON, mungkin arti bebasnya adalah motor yang benar benar mengutamakan kenyamanan, shock belakang empuk, dipakai lepas setang juga stabil sebagai bukti desainnya memang dibuat yang terbaik. Ditambah berbagai fitur unggulan yang saat itu belum disematkan di motor motor matic honda.

Jadi kalau anda mau membeli matic untuk kenyamanan, bukan untuk banter banteran, saya sarankan hanya satu saja, yaitu PCX150 LED, tapi kalau mau bersabar sebentar, tunggu saja PCX 150 Lokal. yakiinnnnn gak mau nunggu nih?

Kalau prediksi saya kemunkinan awal awal 2018 ini adalah saat meluncurnya PCX Lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: