HONDA BIG BOS Jajal “1000Corner” Chiang Mai, Thailand

Astra Motor Center Jakarta (AMCJ) mengajak pelanggan setianya untuk menjajal rute menantang melalui touringwisata menjelajahi Chiang Mai, Thailand. Sebanyak 15 pelanggan setia yang tergabung dalam Honda BIG BOS (Honda Big Bike Owners Society) berkesempatan menjajal ketangguhan motor Big Bike Honda sekaligus menikmati keindahan wisata di Thailand.

image

Berlangsung selama 7 hari (15-21 Oktober 2018), rombongan Honda BIG BOS bertolak dari Indonesia menuju Chiang Mai  yang dikenal dengan “1000 Corner”. Terkenal dengan destinasi wisata yang menawarkan pemandangan pegunungan yang indah, jalanan di Chiang Mai juga menyuguhkan track menantang dengan tikungan tajam yang sesuai dengan kebutuhan para biker menguji ketangguhan motor Big Bike Honda.

image

Bapak Thomas William Hendrata,Big Bike Departement – Astra Motor, mengatakan bahwa beberapa tahun belakangan ini AMCJ sukses menggelar touring keliling Indonesia untuk para pelanggan Honda Big Bike. Mulai dari Tour de Celebes Makassar tahun 2017 lalu, Tour KM 0 Padang – Aceh, Tour de Flores Maumere – Larantuka hingga Eco Touring Malang – Bali.

Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kami kepada pelanggan setia motor Big Bike Honda Astra Motor Center Jakarta.Sebelumnya telah sukses menjelajahi Indonesia, kali ini kami ingin memberikan pengalaman baru dengan suasana yang lebih menantang, “ ungkap Bapak Thomas.

image

Jarak yang ditempuh bikers lebih dari 1.000 km yang diawali perjalan dari wilayah Mae Hong Son menuju Pai Canyon, Chiang Dao, Golden Triangle Park, Chiang Rai dan rombongan juga berkesempatan mengunjungi suku Karen di wilayah Chiang Mai yang terkenal dengan keunikan wanita berleher panjang menggunakan tumpukan kawat di lehernya.

Bapak Stevi, selaku konsumen dan salah satu pelanggan Honda Goldwing di Indonesia,mengatakan bahwa sangat antusias apabila mengikuti touring Big Bike yang diselenggarakan AMCJ. Ia juga menyampaikan bahwa banyak pengalaman menarik dan menyenangkan yang dialami selama mengikuti touring Chiang Mai, Thailand ini.

image

“Selalu menyenangkan jadi konsumen Big Bike Astra Motor Center Jakarta. Acara touringnya selalu diatur sedemikian rupa dan menyenangkan kami sebagai konsumennya”, ujar Bapak Stevi .

Baru saja selesai menggelar rangkaian touring Chiang Mai – Thailand, Honda BIG BOS dan juga HRCI akan merencanakan turut serta meramaikan Honda Bikers Day 2018 yang akan diadakan pada 18 November 2018 di Pangandaran. Untuk touring jarak dekat ini, Bikers Big Bike Astra Motor Center Jakartaakan memulai perjalanan dari Jogjakarta – Purwokerto – Pangandaran – Bandung.

Selain itu, pada Maret 2019mendatang Astra Motor Center Jakarta juga berencanamengajak pelanggan motor Big Bike Honda untuk touring luar negeri ke Negara ‘Kiwi” yaitu Selandia Baru.

 

Tuntaskan Seri Penutup, HDC 2018 Berhasil Rangkul Pebalap Muda Daerah

Yogyakarta – Rangkaian balapan one make raceterbesar di Tanah Air, Honda Dream Cup (HDC) 2018 telah memasuki seri terakhir yang dihelat di Sirkuit GOR Maguwo, Yogyakarta (20-21/10). Selama penyelenggaraannya di 7 kota, Pesta balap HDC 2018 berhasil menjadi wadah pesta balap yang menarik minat dan meningkatkan antusiasme para pebalap berbakat di daerah.

 

Pada tahun ini, HDC telah diselenggarakan di 7 kota yaitu Cimahi (April), Pekanbaru (Juli), Medan dan Palangkaraya (Agustus), Makassar dan Surabaya (September), dan ditutup di Yogyakarta (Oktober). Selain menjadi wadah lahirnya pebalap daerah yang potensial, HDC juga hadir sebagai ajang balap yang memberikan kesempatan bagi putra bangsa di berbagai daerah untuk merasakan suasana kompetisi balap sesungguhnya, mengacu regulasi berstandar nasional yang mengedepankan unsur keselamatan. Hal ini turut diwujudkan melalui kelas baru U-12 yaitu kelas khusus untuk pebalap muda berbakat dengan usia maksimal 12 tahun. Selain itu, gelaran HDC tahun ini pun menjadi semakin berbeda seiring dengan semua fokus dukungan dan pembinaan balap diwujudkan pada kelas 150cc.

image

Penghargaan Best Team HDC 2018 diberikan kepada Tim Honda Simple Concept OLE Creampie FDR KYT SSS UMA MBKW2 untuk kelas HDC 7 (Kiri), Tim Honda Giri Cilik FDR NHK UMA SSS Rolling Speed ROB1 untuk kelas HDC 2 (Tengah) dan Astra Motor Racing Team Yogyakarta untuk HDC 1 dan HDC 3 (Kanan), pada Honda Champion's Night di Hotel Sheraton Yogyakarta (21/10).

GM Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra menyampaikan kegembiraannya sekaligus berterima kasih atas antusiasme luar biasa dari para penggemar balap di daerah yang telah mendukung penyelenggaraan HDC tahun ini.

 

“Antusiasme para pebalap dan juga masyarakat di daerah pada musim balap HDC 2018 ini merupakan hal yang sangat kami apresiasi. Dengan semangat Satu Hati Raih Impian, kami secara konsisten selama 16 tahun menemani para pebalap muda daerah mengasah bakatnya. Kami berharap HDC dapat terus melahirkan pebalap yang dapat menjadi kebanggaan bagi daerah mereka masing-masing,” ujar Indraputra.

image

Pada pelaksanaannya di 7 kota, HDC 2018 berhasil menarik minat 100.000 pecinta balap datang menyaksikan serta mendukung langsung performa pebalap muda dari berbagai daerah. HDC juga secara konsisten menggelar HDC Tour mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkatnya di setiap kota pelaksanaan untuk mengkampanyekan pentingnya safety riding. Tidak hanya itu gelaran balap ini juga diiringi dengan kompetisi gymkhana dan dimeriahkan dengan panggung hiburan.

image

Putaran Final HDC

Pada seri Pamungkas HDC 2018, Sirkuit Stadion Maguwo di Yogyakarta menjadi saksi para pebalap bertalenta bertarung memperebutkan juara umum. Sebanyak 128 starter telah menunjukkan performa terbaiknya untuk menjadi yang terbaik.

 

HDC 2018 pun sukses ditutup dengan malam apresiasi kepada pebalap dan tim terbaik selama musim kompetisi.

Pada Kelas HDC 1 (Bebek 150cc Tune up Seeded), Best Rider diraih oleh Fitriansyah Kete dari tim Astra Motor Racing Team Yogyakarta, posisi kedua ditempati oleh Wahyu Widodo dari Hutan Kayu Pells Racing. Sementara di posisi ketiga diraih oleh Boy Arby Febri dari Honda Kawahara ICE FDR KYT ARACER NGK.

image

Untuk kelas HDC 2 (Bebek 150cc Tune up Pemula), Juara umum diraih oleh Alfi Husni dari Honda Tunas Jaya 07688 RCB NHK PROLINER. Posisi kedua dan ketiga diraih oleh pebalap dari Honda Giri Cilik FDR NHK UMA SSS Rolling Speed ROB1 yaitu M. Abidzia dan Rio Andrianto.

 

Sementara itu, di kelas HDC 3 (Bebek 150 cc Standar Pemula – umur di bawah 16 tahun)  Astra Motor Racing Team kembali menunjukkan ketangguhan skill pebalapnya dengan raihan juara umum oleh Aditya Prakoso. Di posisi kedua diraih oleh Dimas Juliatmoko dari Honda Giri Cilik FDR NHK UMA SSS Rolling Speed ROB1 dan disusul diposisi ketiga oleh Aqshal Ilham Safatullah dari MPM Honda Shakespeare 45 IRC KYT ROB1.

 

Di kelas baru HDC tahun ini yaitu HDC 7 (Bebek 150cc Stahndar Pemula – umur di bawah 12 tahun), Veda Ega Pratama dari Honda Simple Concept OLE Creampie FDR KYT SSS UMA MBKW2 muncul sebagai juara umum setelah menyapu bersih podium pertama di tiga seri berturut-turut. Disusul oleh Herlian Dandi dari Fast Tech B-PAZZ di posisi kedua dan di posisi ketiga diisi oleh rekan setim Veda yaitu M. Diandra.

 

AHM juga turut mengapresiasi tim balap yang terlibat dengan memberikan penghargaan Best Team. Astra Motor Racing Team Yogyakarta berjaya dengan raihan best team kelas HDC 1 dan HDC 3. Sementara itu Honda Giri Cilik FDR NHK UMA SSS Rolling Speed ROB1 mendapatkan best team untuk kelas HDC 2 dan Honda Simple Concept OLE Creampie FDR KYT SSS UMA MBKW2 di kelas HDC 7.

Instruktur Safety Riding Astra Honda Sapu Bersih Juara Kompetisi International

Suzuka, Jepang – Dua instruktur safety riding terbaik binaan PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil meraih gelar juara pada kompetisi Internasional di ajang The19th Safety Japan Instructors Competition2018 di Suzuka, Jepang setelah menyisihkan peserta terlatih dari 11 negara yang ikut bertanding.

Ibnu Fachrizal, instruktur safety riding dari Samarinda berhasil menyapu bersih gelar juara pertama di dua kategori sekaligus yaitu kelas CB400 dan Overall Group CB400. Peserta perwakilan dari main dealer Astra Motor Samarinda ini berhasil menaklukkan berbagai jenis rintangan dengan mengumpulkan poin 2.599. Pada kategori Overall Group, Ibnu meraih poin tertinggi dibandingkan instruktur tuan rumah maupun negara lain.

image

“Pertama kali ikut kompetisi ini saya langsung main di kelas 400cc. Cukup grogi melihat peserta dari negara lain. Namun atas latihan intensif dan dukungan dari banyak pihak akhirnya saya bisa persembahkan podium juara pertama ini untuk Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan. Pencapaian ini modal buat saya untuk memperkuat program edukasi safety riding bagi pecinta sepeda motor di Tanah Air,” ujar Ibnu seusai pengumuman pemenang.

Sementara itu, instruktur dari Indonesia lainnya, Hari Setiawan meraih juara kedua pada kelas MSX 125. Hari menuturkan low speed balance yang dikompetisikan tahun ini merupakan jenis rintangan di mana semua peserta belum mengetahui bagaimana bentuk rintangan yang diberikan. “Justru ini tantangan bagi kami bagaimana menaklukan rintangan tersebut sehingga kami bisa tampil optimal dengan berbekal latihan yang sudah dilakukan sebelumnya,” ujar Hari.

image

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan prestasi para instruktur safety riding dalam ajang kompetisi internasional ini akan ditularkan kepada 150 instruktur yang dimiliki oleh AHM di seluruh main dealer Honda sepulang para juara ini ke Tanah Air.

“Sungguh suatu kebanggaan bagi kami bahwa instruktur safety riding binaan AHM mampu menorehkan prestasi di kancah Internasional. Melalui kompetisi ini, ilmu dan pengalaman yang telah diraih oleh para peserta dapat menjadi bekal dalam penyebaran virus keselamatan berkendara kepada masyarakat luas sekembalinya mereka tiba di Indonesia,” ujar Indraputra.

image

General Manager Honda Driving Safety Promotion Center Hidehiko Nakajima menyerahkan penghargaan kepada Hari Setiawan(tengah) untuk raihan juara pertama pada kelas MSX 125 dari di ajang The 19th Safety Japan Instructors Competition 2018 di Suzuka, Jepang.

Ajang kompetisi bertaraf International ini berlangsung pada 18-19 Oktober 2018 di Suzuka Circuit Traffic Education Center (STEC), Japang. Setiap tahun AHM mengirimkan instrukturnya pada kompetisi ini dan tahun ini sudah memasuki tahun ke-11. Pada setiap kompetisi, peserta harus mampu melewati uji pengetahuan terkait keselamatan berkendara baik secara teori dan praktik. Ujian teori meliputi pemahaman secara menyeluruh terkait ilmu pengetahuan serta teknik berkendara yang aman. Pada ujian praktik, peserta harus mampu menunjukkan keterampilan berkendara terbaiknya yang meliputi teknik pengereman, pengendalian kestabilan, pengoperasian sepeda motor dan posisi berkendara yang baik dan benar di berbagai kondisi melalui sesi praktikbraking, low speed balance, dan slalom course.

image

General Manager Honda Driving Safety Promotion Center Hidehiko Nakajima menyerahkan penghargaan kepada Ibnu Fachrizal (kiri) untuk raihan juara pertama kelas CB400 dan Overall Group CB400 di ajang The19th Safety Japan Instructors Competition 2018 di Suzuka, Jepang.

#Cari_Aman

Keikutsertaan instruktur Indonesia binaan AHM yang turut berkompetisi dalam The 19th Safety Japan Instructors Competition merupakan bagian dari kampanye AHM dan jaringannya dalam melatih dan meningkatkan skill instruktur safety riding guna mewujudkan kepedulian terhadap keselamatan berkendara. AHM konsisten menggulirkan kampanye budaya aman dan nyaman dalam berkendara. Salah satunya dengan gaya bahasa khas anak muda melalui tagline #Cari_Aman.

Di tengah padatnya aktifitas berkompetisi, para peserta dari Indonesia semangat saling berbagi informasi terkait kampanye keselamatan berkendara di Tanah Air melalui tagline #Cari_Aman. Melalui bahasa kekinian, tagline #Cari_Aman menyuguhkan perspektif baru bagi generasi muda agar dapat meningkatkan minat dan komitmen mereka dalam keselamatan berkendara.

“Melalui keseruan bahasa anak muda kampanye #Cari_Aman diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus berkontribusinya generasi muda dalam mewujudkan keselamatan berkendara pada aktivitas keseharian untuk mencapai mimpi terbaik mereka,” ujar Indraputra.

Dalam kurun waktu 16 tahun, AHM melakukan pengembangan kampanye safety riding melalui berbagai macam program di Tanah Air. Didukung oleh 150 instruktur safety riding yang mumpuni dan 929 unit Honda Riding Trainer (HRT) sebagai alat simulasi berkendara yang tersebar di seluruh jaringan distribusi main dealer sepeda motor Honda sudah lebih dari 20 juta masyarakat telah teredukasi dengan baik.

AHM Cari Siswa BerkompetensiLewat Kontes Keterampilan Antar SMK

image

Jakarta- PT Astra Honda Motor (AHM) melanjutkan misi untuk mencari siswa terbaik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mempunyai kompetensi teknik sepeda motor. Agenda ini dikemas dalam ajang bertajuk The 9th Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School 2018.

 

Misi pencarian mengusung tema ”Satu Hati Berprestasi untuk Bangsa”. Tak kurang dari 29.735 siswa dari 638 SMK binaan AHM yang mengimplementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda terlibat dalam ajang ini. Para peserta mengikuti kompetisi uji kompetensi mulai dari tingkat sekolah, berlanjut ke jenjang regional oleh main dealer sepeda motor Honda, hingga akhirnya berkompetisi di tingkat nasional yang diadakan oleh AHM.

image

Berdasarkan proses seleksi berjenjang yang ketat tersebut, terpilih 40 siswa SMK terbaik dari seluruh Indonesia yang berkesempatan unjuk kompetensi AHSC tingkat nasional pada 16-17 Oktober di SMK Mitra Industri MM2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

 

The 9th AHSC for Vocational School 2018 merupakan ajang yang khusus dibuat untuk memberikan kontribusi positif perusahaan terhadap peningkatan mutu pendidikan vokasi industri di Indonesia. Kegiatan ini juga membidik terciptanya tenaga terampil dan kompeten sesuai dengan perkembangan teknologi terkini sepeda motor Honda.

 

Direktur HR, GA, IT AHM Markus Budiman mengatakan, perhatian pemerintah terhadap peningkatan mutu pendidikan vokasi industri kini semakin besar. Setelah mengimplementasikan kurikulum TBSM Astra Honda, kini saatnya perusahaan mengalibrasi dan menguji kompetensi para siswa, sehingga kualitas lulusannya kelak semakin mumpuni dalam berkompetisi di dunia industri otomotif.

image

Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Bpk. M. Bakrun (Kiri) dan Direktur HR, GA, IT dan SI AHM Bapk. Markus Budiman (Kanan) tinjau aktivitas pada kategori praktek meja di ajang kompetisi teknik sepeda motor Honda dengan peserta siswa SMK Binaan AHM (16/10).

”Peran serta industri otomotif roda dua semakin strategis terhadap dunia pendidikan dan vokasi industri. Kami berharap, kegiatan ini mampu memenuhi kebutuhan terhadap program link and match dunia usaha dan dunia pendidikan,” ujar Markus.

 

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin menambahkan para peserta kontes mekanik SMK ini harus mampu menjawab materi uji yang sudah disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini Honda. Tahapan ini dilakukan melalui tes teori, praktik meja, sampai dengan pemecahan masalah pada sepeda motor.

Perusahaan menyediakan beragam hadiah untuk para siswa pemenang kontes keterampilan teknik SMK tingkat nasional. Juara pertama mendapatkan beasiswa Rp 8 juta, pemenang kedua disiapkan beasiswa Rp 5 juta, dan pemenang ketiga Rp 3 juta.

image

Direktur HR, GA, IT dan SI AHM Bapk. Markus Budiman (kanan) dan Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Bpk. M. Bakrun (Tengah) yang didampingi General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin meninjau lansung aktivitas penjurian pada kategori trouble shooting pada gelaran The 9th Skill Contest for Vocational School 2018 (16/10).

Meneruskan Kuliah Sampai Berwirausaha

 

Setelah melalui proses penjurian yang sangat ketat dan terukur, akhirnya terpilih tiga siswa terbaik dari para juara regional, dan tiga pemenang harapan. Gelar juara disabet Syahroni dari SMK Negeri 1 Bendo, Magetan, Jawa Timur. Terbaik kedua, Mochamad Hadi Fachmi asal SMK Muhammadiyah 2 Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur. Sementara terbaik ketiga diraih Dimas Wahyu Al Amin dari SMK Muhammadiyah 1 Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Syahroni, sang juara, mengatakan dirinya dibantu para instruktur dari main dealer PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) sudah menyiapkan semua hal saat pelatihan di Surabaya bersama beberapa teman lain. Tak hanya mendalami teori, praktik meja, pemecahan masalah, tetap mental, kondisi fisik, dan psikologis menjadi perhatian utama.

”Kami kebanyakan dari desa, saat pelatihan jauh dari kampung halaman. Mental selalu saya jaga, sebisa mungkin fokus ke pekerjaan yang diberikan instruktur. Kalau kepikiran rumah nanti malah tidak baik untuk fisik saya,” ucap Syahroni.

 

Setelah menang dan lulus nanti, Syahroni akan memanfaatkan beasiswa yang diberikan AHM untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Manufaktur (Polman) Astra. ”Saya ingin cari pengalaman dulu, tapi juga ingin kerja di Honda,” imbuhnya.

 

Cerita lain dilontarkan Mochamad Hadi Fachmi, pemenang kedua. Dirinya mengatakan jika ketika kontes, tidak ada rasa grogi sama sekali. Ternyata ini berkat bimbingan keras dari para instruktur MPM saat pelatihan. ”Waktu praktik, kami seperti di bawah tekanan. Tapi itu bermanfaat untuk kami. Alhasil, waktu kontes, saya melihat juri dan supporter dari SMK tuan rumah, tidak grogi sama sekali,” katan Fachmi yang sudah ditawari bekerja di sekolahnya kelak.

image

Penyerahan hadiah dari PT Astra Honda Motor kepada juara 1, 2 dan 3 yang diwakili oleh Bpk. Markus Budiman (kanan) selaku Direktur HR, GA, IT dan SI AHM dan di dampingi oleh General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin pada malam apresiasi di ajang The 9th Skill Contest for Vocational School 2018 (17/10).

Sementara itu, pemenang ketiga asal Imogiri, Dimas Wahyu, punya keinginan yang berbeda. Dia salah satu contoh siswa berprestasi bakal lulusan SMK binaan AHM yang ingin berwirausaha. Dimas adalah siswa mandiri perwakilan Astra Motor Yogyakarta. Kemandirian itu yang membuat mentalnya semakin kuat untuk bediri di atas keringat sendiri.

 

”Saya sudah lama menabung untuk beli kunci-kunci (peralatan bengkel). Saya ingin membuka bengkel sendiri, (spesialis) road race, sambil ’mainan’ motor dengan teman-teman. Hadiah di level regional kemarin sudah saya belikan kunci-kunci lagi,” ujar Dimas.

 

Berikut ini adalah daftar lengkap pemenang AHSC Tingkat Nasional 2018:

 

Juara 1

Syahroni

SMK Negeri 1 Bendo

Kab. Magetan, Jawa Timur

PT Mitra Pinasthika Mulia

Juara 2

Mochamad Hadi Fachmi

SMK Muhammadiyah 2 Genteng

Kab. Banyuwangi, Jawa Timur

PT Mitra Pinasthika Mulia

Juara 3

Dimas Wahyu Al Amin

SMK Muhammadiyah 1 Imogiri

Kab. Bantul, DIY

Astra Motor – Yogyakarta

Harapan 1

Rizky Irvan Maulana

SMK Wiraswasta Cimahi

Kota Cimahi, Jawa Barat

PT Daya Adicipta Motora

Harapan 2

Abdul Karim

SMK Karya Nasional Majalengka

Kab. Majalengka, Jawa Barat

PT Daya Adicipta Motora

Harapan 3

Supardi

SMK Baramuli

Kab. Pinrang, Sulawesi Selatan

Astra Motor – Makassar

 

Jelang Final Honda Dream Cup 2018 Jawara Balap Asia Berbagi Pengalaman bersama Siswa SMK

Yogyakarta – Perhelatan one make race terbesar di Indonesia, Honda Dream Cup 2018 telah memasuki babak akhir. Dari tujuh seri yang dihelat tahun ini, Yogyakarta akan menjadi tuan rumah untuk seri final. Menyambut perhelatan akbar tersebut PT Astra Honda Motor bersama dengan Astra Motor Yogyakarta menggelar Honda Dream Cup Tour di SMK Negeri 2 Jetis (19/10).

Pada HDC Tour kali ini Honda menghadirkan Rheza Danica Ahrenz untuk berbagai pengalaman bersama peserta yang hadir. Akhir pekan lalu, putra Yogyakarta kelahiran tahun 1998 ini baru saja sukses mengunci gelar juara Asia Road Racing Championship (ARRC) musim ini setelah meraih double podium di dua balapan kelas AP250 yang dihelat di Sentul International Circuit (14/10).

image

“Apa yang saya raih di kelas AP250 ARRC 2018 ini merupakan hasil kerja keras dari banyak pihak, termasuk tim yang selalu memberikan dukungan penuh setiap saat. Selain itu saya juga mengajak adik-adik semua untuk mengejar prestasi di jalur yang benar dan dengan cara yang benar.” ungkap Rheza Danica Ahrenz dihadapan ratusan peserta HDC Tour 2018 Yogyakarta.

Dalam kesempatan yang sama perwakilan dari Motorsport Department PT Astra Honda Motor juga berbagai informasi mengenai komitmen Honda dalam mendukung tim balap serta pembalap mudi di Indonesia. Komitmen tersebut diejawantahkan dalam sebuah ajang balap berstandar nasional yang digelar secara konsisten setiap tahun. Ajang balap ini memberikan kesempatan bagi putra bangsa di berbagai daerah untuk merasakan suasana kompetisi balap sesungguhnya dengan regulasi berstandar nasional yang mengedepankan unsur keselamatan.

image

HDC yang sudah memasuki tahun gelaran ke-14 ini membawa penyegaran baru pada kelas yang dilombakan. Tahun ini, HDC menghadirkan kelas U-12 yaitu kelas khusus untuk pebalap muda berbakat dengan usia maksimal 12 tahun. Secara total terdapat 7 kelas yang dapat diikuti pebalap untuk beradu skill terbaiknya, yaitu Sonic 150R / Supra GTR150 Tune Up Seeded, Sonic 150R / Supra GTR150 Tune Up Pemula, Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula – U16, Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula Terbuka, Honda CBR150R Standard Seeded, Honda CBR150R Standard Pemula dan Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula – U12.

image

Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Rheza Danica Ahrenz berbagi pengalaman sekaligus motivasi kepada siswa SMK Negeri 2 Jetis dalam HDC Tour Yogyakarta.

image

Dihadapan ratusan peserta HDC Tour Yogyakarta di SMK Negeri 2 Jetis (19/10), Motorsport Analyst PT Astra Honda Motor Sugeng Budiarto memaparkan komitmen Honda dalam pengembangan bakat pembalap-pembalap muda, salah satunya melalui perhelatan Honda Deam Cup yang telah rutin dilaksanakan sepanjang 14 tahun terakhir.

“Melalui HDC Tour 2018 Kami ingin euforia dan sportivitas perhelatan one make race terbesar di Indonesia ini tak hanya dirasakan di lintasan balap dan sekitarnya. Selain memberikan wawasan mengenai jenjang balap yang dimiliki oleh Honda, energi positif ini juga perlu Kami teruskan kepada generasi muda lainnya yang mungkin tidak bisa hadir menyaksikan kegiatan secara langsung.” terang Kepala Wilayah Astra Motor Yogyakarta Darmawan Tjondrodihardjo.

Honda Dream Cup 2018, Putaran Final Stadion Maguwoharjo Sleman

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Vega Ega P daei Wonosari, juara 1

image

Jadwal Acara

image

Daftar Starter

image

Daftar starter

image

Daftar starter

image

image

image

image

Instruktur Safety Riding Indonesia Siap Adu Kemampuan pada Kompetisi Internasional

image

Jakarta – Lima instruktursafety riding terbaik binaanPT Astra Honda Motor (AHM) siap mewakili Indonesiadalam gelaran kompetisi The 19th Safety Japan Instructors Competition 2018 yang akan berlangsung di Suzuka Circuit Traffic Education Center, Jepang. Dalam kompetisi yang diikuti 10negara ini, mereka akan bertarung di 3 kelas yang dilombakan, yaitu 750cc, 400cc, dan 125cc.

Peserta yang diberangkatkanAHM pada kompetisi tahun ini merupakan instruktur terbaik dan terpilih pada ajang nasional Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AH-SRIC) 2018yang telah dihelat pada bulan Juli lalu di Pekanbaru, Riau.Di kelas 750cc, perwakilan Indonesia adalah Agus Sani dari DKI Jakarta. Fendrik Alam Pribadi dari Surabaya, Jawa Timur yang merupakan juara pertama kategori big bike AH-SRIC akan bertanding pada kelas 400cc.Fendrik akan ditemani rekannya Ibnu Fachrizal dari Samarinda, Kalimantan Timur. Sementara itu, Sofian Hazri dari Medan, Sumatera Utara yang berhasil meraih juara pertama kategori sportpada ajang AH-SRIC siap berkompetisi pada kelas 125cc ditemani Hari Setiawan dari Surabaya, Jawa Timur.

image

Untuk mempertajam dan mengasah skill menjelang kompetisi, kelima instruktur Honda ini berlatih secara intensif selama 6 hari diTraffic Education Rainbow Centre (TERC) Hamanako dan Suzuka Circuit Traffic Education Centre (SETC) Jepang sejak 11 Oktober hingga 16 Oktober 2018. Berbagai materi pelatihan keselamatan berkendaradijalani para instruktur, termasuk pembekalanmotivasi untuk siap bertarung pada ajang kompetisi safety ridingbertaraf Internasional.

The 19th Safety Japan Instructors Competition 2018dihelat pada 18-19 Oktober 2018 dan diikuti para instruktur safety riding terbaik dari 10 negara, yaitu Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand, Philippines, Vietnam, India, Taiwan, Australia dan Turki. Peserta akan diuji pengetahuan terkait keselamatan berkendara baik secara teori dan praktik. Ujian teori meliputi pemahaman secara menyeluruh terkait ilmu pengetahuan serta teknik berkendara yang aman. Pada ujian praktik, peserta akan diuji dalam keterampilan berkendara yang mencakup teknik pengereman, pengendalian kestabilan, pengoperasian sepeda motor dan posisi berkendara yang baik dan benar di berbagai kondisi melalui sesi praktik braking,balancing, dan slalom course.

image

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputramengatakan berbagaipersiapan sudah dilakukan guna menghadapi kompetisi bertaraf Internasional. Pelatihan intensif yang dilakukan pun diharapkan dapat menjadi bekal kuat saat berkompetisi menghadapi instruktur-instruktur negara lain.

“Kami berharap instruktursafety riding binaan AHM mampu bertarung pada ajang kompetisi bertaraf Internasional dengan hasil yang maksimal. Sekembalinya ke Tanah Air nanti, mereka akan menjadisalah satu garda terdepan dalam mengedukasi kampanye keselamatan berkendara bagi masyarakat di berbagai wilayah,” ujar Indraputra.

Untuk mengikuti kompetisi ini, sebelumnya para instruktur ditempa dengan berlatih secara rutin di regional masing-masing sejak Juli lalu. Mereka pun menjalani pelatihan intensif yang terpusat di Safety Riding Centre Surabaya sejak 17 September 2018 hingga 7 Oktober 2018. Hal ini ditujukan untuk menjaga konsistensi dan adaptasi para peserta dalam pencapaian waktu maksimal dalam sesi braking, slalom course dan balancing. Tidak ketinggalan untuk menjaga kebugaran, peserta juga mendapatkan kelas motivasi dan sesi latihan fisik.

 

Rheza Danica Genggam Gelar Juara Asia ARRC AP250 di Putaran Sentul

image

Jakarta – Balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) seri kelima menjadi momen bersejarah bagi Rheza Danica Ahrens. Disaksikan langsung oleh para penggemar balap Tanah Air, Rheza berhasil mengunci gelar Juara Asia setelah meraih doublepodium di dua balapan kelas AP250 di Sentul International Circuit hari Minggu (14/10). Kebanggaan pecinta balap semakin sempurna seiring keberhasilan Andi Gilang meraih double podium tertinggi di kelas Supersport 600cc.

Pada balapan pertama ARRC Sentul, Rheza dan Andi berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan memuncaki podium di dua kelas AP250 dan Supersport 600cc. Di kelas AP250 drama saling menyalip terjadi. Rheza dan Awhin Sanjaya seolah tak terbendung melaju meninggalkan barisan belakangnya dan saling mengejar untuk posisi pertama. Rheza akhirnya muncul sebagai juara pertama disusul dengan Awhin di posisi kedua. Sayangnya Mario Suryo Aji tidak dapat menyelesaikan balapan dikarenakan terjatuh.

Di kelas supersport 600cc, Andi yang mendapat pole position memanfaatkan keadaan dengan melesat ke depan bersama pebalap pesaingnya meninggalkan grup di belakang. Aksi saling menyalip yang menegangkan mengiringi Andi sepanjang balapan. Menjelang tikungan akhir, Andi berhasil merebut posisi terdepan dan menang dengan jeda waktu yang sangat tipis dengan pebalap di belakangnya. Sementara itu, Irfan Ardiansyah yang memulai balapan dari posisi 7 dan sempat merosot ke posisi 10 dapat menyelesaikan balapan di posisi ke-4.

image

Balapan kedua

Meneruskan kesuksesan gemilang di balapan pertama kelas AP250, Rheza dan Awhin kembali membuktikan kehebatan performa Honda CBR250RR yang tak terbendung di Sirkuit Sentul. Rheza mengalami start yang kurang baik sehingga pebalap asal Yogyakarta ini harus rela disalip pebalap di belakangnya. Sebaliknya Awhin mengalami start yang mulus sehingga dapat melaju di depan. Akan tetapi, dengan perlahan Rheza dapat menguasai kembali jalannya balap dan bergabung dengan dua rekan setimnya di barisan terdepan. Sayang sekali di lap 8 Mario terjatuh sehingga meninggalkan dua rekannya bertarung memperebutkan podium pertama. Drama saling menyalip kembali terjadi di lap terakhir, Rheza berhasil mengambil celah dari Awhin menjelang tikungan terakhir. Menjelang garis finish, Awhin berhasil merebut posisi pertama di trek lurus dan menyentuh garis finish di depan Rheza.

image

“Saya sangat beryukur hingga berhasil mendapatkan gelar Juara Asia. Saya juga berterima kasih kepada tim yang telah memberikan settingan motor terbaik, juga orang tua dan para pecinta balap Tanah Air yang telah datang dan memberikan dukungan. Mereka semua memberi tambahan supportmoral untuk saya. Alhamdulillah bisa memberikan hasil yang membanggakan untuk Indonesia,” ujar Rheza.

Pada musim 2018 ini, Rheza Danica telah meraih 8 kemenangan dari 10 balapan yang sudah berjalan.

Kesuksesan yang sama juga diraih oleh Andi di balapan kedua kelas Supersport600. Pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini kembali dapat memuncaki podium. Berbeda dengan balapan pertama, jeda yang diberikan Andi dengan pebalap di belakangnya cukup besar. Memulai balapan dengan mulus, Andi mendapatkan kesulitan untuk memimpin balapan sehingga memutuskan untuk mengikuti pebalap di depannya dan membuat jarak dengan pebalap di belakang. Pada pertengahan balap, keduanya saling salip hingga akhirnya Andi berhasil memimpin di posisi terdepan pada lap ke-10 hingga menyentuh garis finish. Sementara rekan satu timnya, Irfan Ardiansyah merampungkan balapan di posisi ke-5.

image

Andi Gilang (Tengah) berhasil menyabet double podium tertinggi ARRC kelas Supersport600 yang digelar pada Sabtu-Minggu (13-14/10) di Sentul International Circuit.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada AHRT yang telah memberikan kesempatan untuk saya mendapatkan double podium di Sentul. Balapan ini menjadi sangat penting bagi saya. Tidak hanya mendapatkan podium pertama untuk pertama kalinya, tetapi juga bisa mendapatkannya di balapan pertama dan kedua. Di balapan kedua kali ini saya menunggu di awal balapan untuk merebut celah dari pebalap di depan saya, celah ini akhirnya saya dapatkan di lap 10 dimana saya memaksakan motor untuk melaju ke depan dan terus mempertahankannya hingga akhir balap,” ujar Andi.

Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya yang menyaksikan langsung jalannya balapan mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian optimal yang diraih para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT).

image

Rheza Danica Ahrens (Kiri) dan Awhin Sanjaya (Tengah) berhasil mendominasi podium ARRC kelas AP250 di balapan kedua yang digelar di Sentul International Circuit hari Minggu (14/10)

“Kami sangat bangga dengan pencapaian yang sangat gemilang para pebalap Astra Honda yang diraih langsung di depan pecinta balap di Tanah Air. Pada akhirnya pembinaan yang tepat dan latihan yang konsisten membawa hasil optimal. Dengan semangat Satu Hati Indonesia Juara kami akan selalu mendampingi para pebalap muda berbakat Indonesia untuk mencapai mimpinya,” ujar Thomas.

Balapan ARRC 2018 menyisakan satu seri lagi yang akan dihelat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 1-2 Desember 2018.

 

Herjun Sapu Bersih Podium Pertama TTC Putaran ke 5

image

Jakarta – Herjun Atna Firdaus kembali berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium pertama pada dua kali balapan yang digelar pada ajang Thailand Talent Cup 2018 seri kelima di Bira International Circuit, Pattaya, Thailand (13-14/10). Pada balapan kedua, pebalap Muhammad Hildan Kusuma pun turut menemani prestasi Herjun dengan menempati podium ketiga. 

 

Prestasi membanggakan dicetak tiga pebalap didikan Astra Honda Racing School di ajang balap TTC 2018. Pada ajang balap ini, seluruh pebalap menunggangi motor yang sama yakni Honda NSR250R. Pada balapan pertama yang berlangsung Sabtu (13/10), seluruh pebalap mampu menyelesaikan balapan dengan baik. Herjun Atna Firdaus berhasil meraih podium pertama dengan total catatan waktu 22:51.774. Sedangkan Hildan Kusuma berhasil finis ke-6 dengan catatan waktu 23:06.294 dan disusul Abdul Gofar finis berada diurutan ke 7 dengan catatan waktu 23:10.793.

image

(source foto : Withoon Pummee) : Herjun Atna Firdaus (tengah) raih podium pertama pada balapan pertama di ajang Thailand Talent Cup 2018 seri ke 5 di Bira International Circuit, Pattaya, Thailand(13/14)

Pada balapan kedua, Minggu (14/10), dua pebalap Herjun Atna dan Hildan Kusuma mampu secara konsisten bersaing di barisan terdepan. Balapan yang berlangsung sebanyak 20 lap ini mampu dituntaskan Herjun Atna Firdaus yang finis pertama dengan total catatan waktu 22:28.369. Sementara itu, Hildan Kusuma finis di posisi ke-3 dengan catatan waktu 22:36.323, dan disusul Abdul Gofar pada urutan finis ke 6.

 

Balapan kedua ini menyuguhkan persaingan yang ketat pada barisan terdepan. Herjun yang start dari posisi ke-3 dan Hildan dari posisi ke-6 dapat melakukan start dengan baik. Di awal balapan, Herjun berhasil merangsek masuk hingga berhasil memimpin balapan hingga lap ke-2. Memasuki lap ke-3, Herjun harus turun di posisi ketiga dibelakang dua pebalap tuan rumah. Sementara, Hildan berada di posisi 5 pada awal balapan. Di pertengahan balapan, Herjun dan Hildan berhasil memanfaatkan kesalahan pebalap di depannya sehingga mampu naik ke posisi 2 dan 4. Menjelang lap terakhir, kedua pebalap ini berhasil menyusul masing-masing pebalap di depannya dan berhasil mengamankan posisinya di peringkat pertama dan ketiga hingga menyentuh garis finish.

 

“Senang sekali saya meraih hasil sempurna di putaran 5 TTC ini. Balap kali ini saya rasakan cukup ketat. Berkali-kali saya mendapatkan serangan dari pebalap tuan rumah. Saya berusaha untuk tetap fokus. Kesabaran saya akhirnya berbuah hasil manis di penghujung balapan. Di lap terakhir saya mampu melakukan overtake pebalap tuan rumah untuk akhirnya menjadi yang pertama menyentuh garis finis. Semoga performa ini mampu saya pertahankan di seri berikutnya,”  ujar Herjun

image

(source foto : Honda Thailand Talent Cup) : Pebalap binaan AHM, Herjun Atna Firdaus (tengah) kembali berhasil meraih podium pertama disusul Muhammad Hildan Kusuma (kanan) menempati podium ke tiga pada balapan kedua di ajang Thailand Talent Cup 2018 seri ke 5 di BiraInternational Circuit, Pattaya, Thailand (14/10).

 

“Hasil yang sesuai dengan target saya. Target saya untuk bisa meraih podium di seri ini akhirnya tercapai, meskipun terlibat pertarungan dengan pebalap negara lain sepanjang balapan. Semoga pada seri berikutnya saya mampu kembali meraih hasil positif untuk Indonesia,” ujar Hildan.

 

Sementara itu, Abdul Gofar yang memulai balapan dari grid ke 9. Sepanjang race kedua ini, Gofar bersaing pada rombongan ketiga sempat melakukan beberapa kesalahan kecil membuatnya kesulitan untuk masuk ke rombongan di depannya dan tertahan di posisi ke-6 hingga berakhirnya balapan dengan total catatan waktu 22:53.205.

 

“Karakter sirkuit di sini benar-benar menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Belajar dari pengalaman pada balapan pertama, saya mampu meminimalkan kesalahan sendiri di beberapa tikungan yang kerap saya lakukan sebelumnya. Namun, saya masih belum mampu memperpendek jarak dengan pebalap group depan dan saya masih tertinggal rombongan. Akhirnya saya pun harus puas finish di posisi 6 ” ujar Gofar.

 

General Manager Marketing Planning Analysis AHM A. Indraputra mengatakan pencapaian ini merupakan buah hasil jeri payah para pebalap dalam mengasah dirinya dengan berlatih dan juga terus berlajar dari kesalahan-kesalahan pada balapan sebelumnya.

 

“Apresiasi kita persembahkan bagi seluruh para pebalap AHM di ajang ini. Namun musim balap belum usai. Masih ada kesempatan bagi mereka untuk kembali memberikan kebanggaan bagi bangsa Indonesia,” ujar Indraputra.

 

Balapan selanjutnya akan digelar pada bulan November 2018 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand.

Dua Motor Spesial Ini Sedot Perhatian Pengunjung Kustomfest 2018

image

Yogyakarta – Kustom Kulture Festival (Kustomfest), salah satu perhelatan paling akbar dalam dunia kustom di Indonesia kembali digelar di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta (6-7/10). Dalam perhelatannya yang masuk pada tahun ke tujuh ini, Honda memberikan dukungan dengan menghadirkan beberapa aktivitas dan konten menarik di dalamnya.

Kepala Wilayah Astra Motor Yogyakarta Darmawan Tjondrodihardjo mengungkapkan bahwa Honda secara konsisten memberikan apresiasi serta mendukung kreativitas putra bangsa. Salah satunya dengan berpartisipasi aktif dalam gelaran kegiatan kultural yang kental dengan ide-ide baru dan kreativitas seperti Kustomfest 2018.

“Sesuai dengan tema Kustomfest 2018 yaitu Color of Difference, kami menghadirkan beberapa produk dan aktivitas untuk semakin memperkaya konten Kustomfest 2018. Termasuk di dalamnya dua motor spesial Honda Super Cub C125 dan Honda CRF1000L Africa Twin.”

Keberadaan Honda Super Cub C125 di exhibition booth Honda kali ini merupakan kesempatan pertama bagi Astra Motor Yogyakarta dalam memperkenalkan model tersebut kepada masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Dalam dua hari pelaksanaan Kustomfest 2018, desain yang tak lekang oleh waktu yang dipadukan dengan level performa baru pada mesin dan fitur-fitur canggih di dalamya mampu menyedot perhatian pengunjung.

image

Honda Super Cub C125 hadir dengan desain premium dan mempertahankan unsur originalitas yang kental di keseluruhan bodinya. Mulai dari desain lampu bulat, model knalpot memanjang yang ikonik, didukung dengan performa mesin yang dapat diandalkan serta fitur-fitur premium di balik tampilan uniknya. Model ini diproyeksikan dapat menemani konsumen dalam mengekspresikan karakter dan gaya hidup mereka yang premium dan stylish.

Di zona luar Kustomfest 2018, Honda CRF1000L Africa Twin hadir menjadi primadona di area riding test. Kehadiran varian tertinggi dari keluarga besar motor petualang Honda (CRF series) ini menjadi pemuas dahaga pengunjung yang ingin merasakan secara langsung impresi berkendara bersamanya. Dibekali dengan mesin yang bertenaga, sasis yang dinamis, serta beragam fitur canggih yang disematkan, Honda CRF1000L Africa Twin siap menemani para petualang untuk berpetualang lintas kota, lintas pulau, lintas negara, bahkan hingga lintas benua.

image

Dalam ajang Kustomfest 2018 ini builder, modifikator, dan pengunjung  yang hadir juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti talkshow bersama builder dan mentor Honda Dream Ride Project 2018. Honda Dream Ride Project sendiri merupakan sebuah proyek khusus yang memberikan kesempatan bagi modifikator berbakat Tanah Air mewujudkan impian memodifikasi motor Honda CRF150L dengan bimbingan dan supervisi mentor berpengalaman.

Ketiga Honda CRF150L dimodifikasi dengan tiga konsep yang berbeda. Modifikator Rully Manarullah dibimbing Honda Motorcycle Research and Development Center dari Jepang dan tim Product Development AHM memilih konsep modifikasi Neo Scrambler. Ikbal Saputra bimbingan Hideki Hoshikawa dari Asterisk Custom Works mengambil aliran Scrambler Fighter. Sementara, modifikator Hasan Law dibimbing oleh Indra Pranajaya dari Razzle Dazzle Chopper Works menggunakan konsep Free Tracker.

Selain itu, komitmen Honda untuk mengkampanyekan perilaku aman berlalulintas juga diejawantahkan dalam perhelatan #Cari_Aman Helmet Kustom Paint Contest. Kegiatan ini menjadi ajang bagi kustom painter-kustom painter dari berbagai wilayah Indonesia dalam mengadu kreativitasnya dalam merangkai pesan melalui karya visual.

%d bloggers like this: