32.964 Bikers Honda Bersatu di HBD 2017

Yogyakarta – Sebanyak 32.964 pecinta sepeda motor Honda meramaikan seluruh rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2017 yang digelar di tiga pulau besar Indonesia dan puncaknya  berakhir di HBD nasional di  Landasan Udara Gading, Gunungkidul, Yogyakarta (14/10). Gelaran akbar tahunan ini menggalang persatuan sesama bikers dan pencinta sepeda motor Honda di seluruh Indonesia.

image

Bertajuk “Brotherhood in one adventure”, gelaran rangkaian HBD 2017 yang telah menginjak tahun ke-9 ini semakin dekat dengan bikers Honda hingga ke pelosok negeri. PT Astra Honda Motor (AHM) bersama main dealer Honda wilayah Sumatera Barat, PT Hayati Pratama Mandiri membuka rangkaian HBD Regional pertama di area wisata Ngarai Sianok, Bukittinggi yang dihadiri 2.823 bikers(26/8). Silahturahmi bikers Honda dilanjutkan pada gelaran HBD Regional kedua yang diprakarsai main dealer Honda wilayah Kalimantan Barat, Astra Motor Pontianak di Rumah Radakng, Pontianak yang diramaikan 2.332 bikers asal Kalimatan (9/9). HBD Regional berakhir di Pantai Akarena, Makasar(23/9) yang dimeriahkan oleh 2.467 bikers melalui penyelenggaraan oleh main dealer Honda wilayahSulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Maluku Selatan Astra Motor Makasar.

image

Puncaknya, AHM bekerja sama dengan main dealerHonda wilayah Yogyakarta yaitu Astra MotorYogyakarta menggelar HBD Nasional 2017 pada Sabtu (14/10). Para bikers Honda dari seluruh Indonesia secara antusias mendaftarkan diri melalui website resmi http://hondacommunity.net/ agar bisa hadir pada puncak HBD 2017. Ajang silaturahmi tahunan ini menjadi spesial seiring dengan adanya persembahan atraksi akrobatik pesawat tempur dari Angkatan Udara Adi Sutjipto – Yogyakarta untuk menghibur puluhan ribu bikers Honda yang hadir meramaikan HBD nasional. Hadir juga dalam acara ini President Director AHM Toshiyuki Inuma, Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya dan Shigeto Kimura, Direktur Produksi dan Engineering AHM David Budiono, dan beberapa pimpinan divisi.

image

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan pesertaHBD  terus meningkat setiap tahun seiring dengan jumlah pencinta sepeda motor Honda serta komunitas Honda yang terus bertambah. Jumlah peserta seluruh rangkaian HBD 2017 meningkat sebesar 41% dibandingkan dengan tahun lalu, yaitu dari 23.296 bikers pada tahun lalu menjadi lebih dari 32.964 bikers pada tahun ini. Puncak HBD 2017 di Yogyakarta diperkirakan diikuti oleh 25.342 biker yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
 

image

“Komunitas dan pencinta sepeda motor Honda setiap tahun terus bertambah seiring bertambah banyaknya variasi produk sepeda motor Honda yang ada dipasaran. Melihat hal ini kami ingin mengapresiasinya dengan menggelar sarana yang dapat memperkuat persaudaraan atau brotherhood sesama bikers serta komunitas sepeda motor Honda. HBD inilah puncak kebersamaan bikers Honda“ ujar Indraputra.

image

Jajaran management AHM beserta Perwakilan Manajemen Landasan Udara Gading foto bersama dengan seluruh bikers Honda yang hadir di gelaran HBD nasional 2017.

Pada gelaran HBD 2017, AHM juga membuka kesempatan test ride motor-motor terbaru Honda, seperti Honda CRF250RALLY, All New Honda CBR250RR, Honda CBR150R, Honda CB150R StreetFire, dan Honda Supra GTR150. AHM pun mengkampanyekan keselamatan berkendara melalui tagline #Cari_Aman dengan mengajak bikers Honda mengikuti permainan-permainan seru bertema safety riding.

 

image

Bagi bikers yang telah menempuh perjalanan jauh, tersedia pengecekan unit dengan servis gratis. Di sela-sela acara HBD 2017, digelar parade bikers yang diikuti perwakilan komunitas Honda dari seluruh Indonesia. Rangkaian acara HBD 2017 ditutup dengan penampilan band nasional yang tengah digemari anak muda, Armada.

 

image

HBD pertama kali digelar di Pangandaran, Jawa Barat (2009), dilanjutkan di Kiara Payung – Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat (2010), Bromo – Pasuruan, Jawa Timur (2011), Komplek Candi Prambanan, Yogyakarta (2012), Tanjung Tum – Banten (2013), Pantai Pandawa – Bali (2014), Pantai Teleng, Pacitan – Jawa Timur (2015) dan Pantai Boom, Banyuwangi – Jawa timur (2016).

image

Bagi para bikers yang berkendara menuju HBD 2017, AHM bersama main dealer sepeda motor Honda menyediakan 3 posko peristirahatan bagi bikers yang berlokasi di Patuk, Semanu dan Semin, Yogyakarta. Layanan purna jual Honda melalui AHASS yang tersebar sepanjang perjalanan menuju lokasi HBD juga siap memberikan penanganan cepat jika ada kendala teknis yang dialami sepeda motor bikers.

image

CRF 250 RALLY

Alhamdulillah hujan deras pertama di Gunungkidul Jogja

image

Alhamdulillah hujan deras akhirnya Allah berikan ke wilayah Piyungan Bantul dan Patuk Gunungkidul tadi jam 12:15.

Saya harus berhenti untuk berteduh di pos ronda, padahal tinggal sekitar 3 menitan sampai kantor.

Hujan lumayan lebat dan sekitar 10-15 menitan.

Alhamdulillah.

image

image

image

image

Pesta duren 2015 dg sedulur koboys

image

Hari selasa 24 Februari 2015 kami koboys mengadakan kumpul kumpul sambil makan duren asli masak pohon dan jatuh alami yang berbuah dari pohon pohon duren di kecamatan Patuk Gunungkidul.

Kami beli 11 duren di warung duren pak Gito, dan 8 duren dari dusun Salaran Ngoro Oro Patuk Gunungkidul. Jadi total ada 19 duren. Belum lagi saat pulang kami masih membeli lagi beberapa duren di warung pak Gito. Hari ini kalau ditotal sepertinya habis Rp. 800ribu. Bukankan kami menggerakkan ekonomi lokal dan potensi lokal Gunungkidul?

Terimakasih kepada sedulur koboys yang sudah hadir : tongsam, blackcat, gora dan kedua anaknya, heri skakmat, fauzy dan istri, aziz sekeluarga, salim, dan yudhakusuma.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Silaturahmi dulur koboys ke pantai Ngrenehan Gunungkidul

image

Hari selasa 5 November 2013, pas hari libur tanggal merah memasuki tahun baru 1435 H, saya beserta anak istri berkunjung ke pantai Ngrenehan, yaitu untuk silaturahmi ke tempat mas Kilau Biru, dulur koboys yang barus aja menikah, saya menyusul rekan-rekan koboys yang sudah sejak siang sampai disanan, saya sendiri pakai jovan, dari rumah jam 13:00 dan perjalanan hampir 70 km, makan waktu 2,5 jam sehingga jam 15:30 baru sampai di Pantai Ngrenehan. Jadi ceritanya syukuran pernikahan khusus dengan koboys.

image

Saya melewati ringroad selatan diguyur hujan, lalu masuk jalan wonosari sudah terang, dan lalu naik ke arah wonosari, sampai perempatan Gading ambil kanan arak Paliyan, lalu tinggal ikuti petunjuk arah ke Panta Ngrenehan.

image

image

image

image

image

 

Saat di warungnya mbak Yetik (istrinya mas Kilaubiru), koboys pada testride android asus fonepad 7 inch, tablet phone. Yang paling antusias adalah mas Budi yang nomer dua dari kiri. Kali ipanase ngiler saja lihat tablet android. Karena celengannya yang sedianya untuk beli android malah habis untuk ganti setang seker motor megysonnya.

image

image

image

 

Jovan parkir di tanah bebatuan, untung saja jovan ini ready untuk off road.

image

image

image

image

 

Kisaran jam 16 saya antar anak istri untuk mandi di pantai, karena pantainya modelnya seperti foto diatas, maka aman dari ombak besar, dan nyaman untuk mandi. rekomended kalau yang ingin mandi di laut.

Jam 16:30 saya pamit pulang dan sampai rumah kisaran jam 19.

Sego gogo mbah jirak

image

Alhamdulillah setelah pertama kalinya dulu tahun 2001, maka tahun 2013 ini saya untuk kedua kalinya datang ke warung ini, dan ajaibnya menunya tetap sama dan tetap nikmat, bahkan bos saya sangat puas, pokoknya melebihi mak nyus rasanya 😀

Untuk ke warung ini, pokoknya ikuti terus saja jalan Jogja Wonosari. Sampai kota wonosari, nanti terus saja ke timur, sampai jembatan semanu, pokoknya kalau sampai jembatan tersebut maka warung ini sebelum jembatan, tadi saya sempat terkecoh, karena bentuknya seperti bengkel mobil.

pokokmen yen ke gunungkidul belum mampir kesini ya belum syah 😀

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Jalan alternatif naik Gunungkidul ini harusnya diperbaiki

image

Jalur alternatif Piyungan-Perempatan Munggur-Desa Ngoro-Oro

Jalur utama naik ke Gunungkidul dari arah kota atau arah Prambanan adalah melewati tanjakan Piyungan-Patuk, setelah naik sampai patuk, maka jalanan sudah relatif tidak terlalu ektrim naik turunnya. Jalan nanjak Piyungan Patuk ini memang jalan besar dan mulus, tetapi seiring dengan bertambahnya kendaraan terutama motor, maka jalan utama untuk naik dan turun ke Gunungkidul ini menjadi ramai, padat, dan sering merambat jika ada truk tronton yang pas lewat naik atau turun Piyungan-Patuk.

Sebenarnya pemerintah propinsi DIY perlu memikirkan jalan alternatif, dan menurut pandangan saya, untuk jalan alternatif ini sudah ada yaitu naik Petir sampai Desa Ngoro-Oro (komplek pemancar TV), jalan ini sudah diaspal lumayan mulus. Kalau dari pertigaan Trafik Light Piyungan, ambil kiri (arah utara) kearah Prambanan, sampai perempatan Munggur, ciri perempatan ini adalah sebelum Toko Alfamart Jogotirto jalan Piyungan-Prambanan, pada perempatan ini ambil kanan (arah timur) lurus saja sampai nanti melewati dua jembatan dan mentok di pertigaan kecil, di pertigaan ini ada toko kecil penjual onderdil bekas motor, jangan ambil kiri, tapi lurus naik jalan menjadi kecil, tetapi tetap aspal, ikuti saja jalan aspal satu satunya ini. Sampai nanti ketemu pertigaan di desar Ngoro-Oro, cirinya akan terlihat banyak tower BTS dan TV di pertigaan ini, nah ambil kiri terus ketimur ikuti jurusan GUNUNG PURBA LANGGERAN, untuk menuju WONOSARI maka setelah sampai GUNUNG PURBA LANGGERAN, terus saja ke selatan, nanti akan tembus ke SAMBIPITU. Kalau ambil kiri maka nanti sampai jurusan NGLIPAR, kalau maju sedikit akan ketemu jalan raya JOGJA WONOSARI.

Jalan alternatif ini sebaiknya motor saja yang lewat, karena memang jalanan menanjaknya masih jalan kampung yang sempit meskipun sudah aspal. Jalan kampung ini naik turun dan kelak kelok. Dari data yang saya recor dengan aplikasi MYTRACKS di android andromax i saya, maka dapat dibaca bahwa jarak dari Trafick Light Piyungan sampai Desa Ngoro-Oro adalah 7, 13 KM. Tetapi jika melalui tanjakan Piyungan Patuk ke Desa Ngoro Oro, jaraknya adalah 9,64 KM. Selisihnya 2,5KM

Jalur utama Piyungan – Patuk memang menawarkan obyek wisata BUKIT BINTANG yang banyak anak muda pada mampir untuk melihat pemancangan kota jogja dari ketinggian Bukit Patuk. Untuk jalan alternatif menuju Wonosari jika melalui Piyungan-Perempatan Munggur-Petir-Desa Ngoro Oro lalu dilanjut ke arah GUNUNG PURBA LANGGERAN, juga menawarnkan pemancangan yang indah, kita bisa berhenti di dekat tower Indosiar dan bisa memandang kota Jogja juga dari sini, memang belum ada tempat khusu dan warung-warung seperti di Bukit Bintang, lalu bisa lanjut ke GUNUNG PURBA LANGGERAN, maka bisa mampir untuk melihat gunung purba langgeran ini, dan bisa naik ke atas gunung yang hanya makan waktu kisaran satu jam, maka kita akan melihat pemancangan yang lebih menakjubkan dari atas Gunung Purba Langgeran ini. Setelah dari Gunung Purba Langgeran ke arah selatan maka bisa mampir pula ke sentra kerajinan topeng di DESA BOBUNG.

Jadi sebenarnya jalur alternatif ini disamping menawarkan jalan yang lebih sepi dan lebih pendek jaraknya, juga menawarkan pengalaman berwisata yang indah pula. Jadi silahkan anda coba.

Oh iya kalau dari arah Prambanan, maka ikuti petunjuk arah ke PIYUNGAN,  nanti begitu menemui POMPA BENSIN di kiri jalan, maka kisaran 100 meteran maju akan menemui perempatan, nah ini yang disebut perempatan MUNGGUR, ambil kiri lurus (arah timur) lurus saja sampai nanti melewati dua jembatan dan mentok di pertigaan kecil, di pertigaan ini ada toko kecil penjual onderdil bekas motor, jangan ambil kiri, tapi lurus naik jalan menjadi kecil, tetapi tetap aspal, ikuti saja jalan aspal satu satunya ini. Sampai nanti ketemu pertigaan di desar Ngoro-Oro, cirinya akan terlihat banyak tower BTS dan TV di pertigaan ini, nah ambil kiri terus ketimur ikuti jurusan GUNUNG PURBA LANGGERAN, untuk menuju WONOSARI maka setelah sampai GUNUNG PURBA LANGGERAN, terus saja ke selatan, nanti akan tembus ke SAMBIPITU. Kalau ambil kiri maka nanti sampai jurusan NGLIPAR, kalau maju sedikit akan ketemu jalan raya JOGJA WONOSARI.

image

Jarak Piyungan ke Ngoro-oro adalah 7,13 KM. Ketinggian minimal adalah 112,95 dan ketinggian maksimal adalah 404, 54, jadi naik sekitar 300meter. Waktu tempuhnya kisaran 15 menit.

image

Statistik Piyungan Salaran

 

Foto dibawah ini adalah track dari Piyunngan-Patuk-Desa Ngoro-oro, ini adalah jalur utama Jogja Wonosari yang saat ini sudah lumayan ramai, kalau belum biasa melewati maka saya sarankan hati-hati, dan jangan menyalip kendaraan di tikungan. Kenapa jalan ini lebih panjang, bisa dilihat ada jalur yang membentuk huruf Z, sengaja dibuat jalan begini karena untuk naik Bukit patuk yang tingginya kurang lebih 300 meter.

image

Ini adalah jalan utama Jogja-Wonosari melalui Pertigaan Traffick Light Piyungan naik ke Patuk, lalu menunju desa Ngoro-Oro.

image

Jarak  Piyungan-Patuk-Ngoro Oro adalah 9,64. jarak tempuh kisaran 15 menit (kondisi lancar).

image

Statistik kecepatan motor dan ketinggian tempat dari desa Ngoro Oro – Patuk – Piyungan.

Selamat datang di GUNUNGKIDUL

image

Ini adalah Gapura selamat datang yang baru, letak gapura yang mirip ini sepertinya saat mau masuk kota Wonosari, sedangkan kalau tugu yang lama ada di perbatasan GunungKidul dan Bantul ada di BUKIT BINTANG, kurang lebih 200 meter sebelum gapura baru ini, tapi sudah kurang cakep karena bentuknya cuma tugu kiri kanan jalan dan sudah tertutup bangunan bangunan warung yang tumbuh bak cendawan di musim hujan di kawasan bukit bintang.

Jadi letak gapura ini kalau dari arah bawah adalah setelah bukit bintang naik saja terus, belok kiri, lalu belok kanan, nah gapura sudah kelihatan, setelah melewati gapura ini maka akan naik lalu belok kiri, lurus maka jalan akan terbagi dua jalur, nanti anda akan melihat gapura radio GCD di kiri jalan sebelum belok kanan, nah belok kanan di jalan satu jalur naik dikit maka akan sampai perempatan PATUK. Ciri perempatan ini ada dua TONG di tengah perempatan. Kalau lurus akan sampai Wonosari, kalau belok kanan akan sampai Dlingo, Mangunan, Imogiri, atau bisa juga tembus ke Baron. Sedangkan kalau belok kiri, maka akan sampai ke Gunung Purba Langgeran, juga akan melewati komplek pemancar TV di Desa Ngoro-Oro, Patuk, Gunungkidul. Yang mau nyari duren asli masak dan jatuh sendiri dari pohon, silahkan ambil arah kiri jurusan Gunung Purba Langgeran.

Bagian sisi kiri gapura dari arah bawah, masih terlihat ada space kosong, mungkin besok untuk pelebaran jalan lagi, karena memang jalan setelah gapura ini dulunya sempit sekali, sering kali truk tronton macet di belokan kiri setelah gapura, tetapi setelah dilebarkan, jika pun ada mobil macet, maka masih ada space jalan untuk naik atau turun.

image

image

berburu duren ke pohonnya di Ngoro-oro Patuk Gunungkidul

Pohon duren penduduk di Timur tower pemancar TransTv jogja

Mari silahkan berburu duren di Desa Ngoro-oro, Kecamatan Patuk, kabupaten Gunungkidul. Ikuti saja jalan Jogja-Wonosari, lalu setelah sampai BUKIT BINTANG, pelan pelan saja naik sambil ambil kiri, sekitar 500 meter sampai depan POS POLISI LALU LINTAS PATUK yang ada di kanan jalan, baca plakat GUNUNG API NGLANGGERAN, nah belok kiri ikuti jalan aspal hotmix sepanjang 5 KM, nanti akan anda jumpai para pedagang duren di sepanjang jalan, kalau mau langsung ke pemilik juga bisa, antara lain di timur tower transtv jogja. Tapi biasanya sudah kalah dulu sama pedagang, kalau saya biasanya indent dulu, baru diambil besok hari.

duren kuning

in action di pohon durian kuning

berbuah lebat

mantabbbbbbbbbbb

pos Polisi Lalu Lintas Kecamatan Patuk saya foto dari seberang jalan

berhenti disini, lalu ambil kiri, ikuti jalan hotmix sepanjang 5 KM

jossss

Baksos air koboys AHM di dusun Kenteng, Mulusan, Paliyan, Gunungkidul

image

Ini adalah tangki air ketiga, atau terakhir, dalam rangkaian penyerahan secara simbolis baksos AIR UNTUK GUNUNGKIDUL.

image
Foto selengkapnya klik disini Continue reading

Baksos air koboys AHM di dusun Manggul, Karangasem, Paliyan, Gunungkidul

image

Ini adalah tangki kedua yang kita baksoskan di dusun Manggul. Dusun ini malah belum ada listrik PLN masuk, jalan masuknya offroad, jalan dusun dengan batuan yang ditata. Untungnya di Dusun ini ada bak air untuk warga, jadi air bisa diambil warga sekitar yang berad di dekat bak air. Semoga berguna.

image

Foto selengkapnya klik disini Continue reading

%d bloggers like this: