Test drive WULING melintasi tanjakan Cino Mati, finish di Embung Nglanggeran

image

image

Siapa saat ini yang tidak mengenal fenomena mobil WULING,  beruntung saya dan rekan blogger KOBOYS mendapat kesempatan untuk testdrive dua buah Wuling Confero.

Kami jam 7:00 WIB sudah berada di Dealer Wuling yg letaknya di ringroad timur yang di utara Jalan Solo,  ada di sisi barat ringroad. 

Acara pertama adalah pengenalan lebih dekat dengan Wuling,  point utama yang saya dapat adalah,  wuling ini telah investasi hampir 7 trilyun,  untuk membuat pabrik seluas 60 ha, jadi memang faktor keseriusan bisa kita lihat dari hal ini.

Wuling juga berprinsip menantang arus,  yaitu mobil di produksi dahulu,  baru kemudian dipasarkan,  jadi hampir tidak ada indent kalau beli wuling,  kecuali mungkin minta warna tertentu yang tidak umum.  Tadi sempat di jelaskan,  untuk jogja ada kisaran 300 unit ready untuk dipinang konsumen.

Test drive dimulai start dari dealer wuling menuju Embung Nglanggeran,  dengan melewati ringroad,  lalu jalan pleret,  lalu menuju tanjakan Cino Mati,  selanjutkan menuju Patuk Gunungkidul,  lalu ke Gunung Purba Nglanggeran. 

Kami merasakan redaman getaran mobil di ringroad sangat nyaman,  juga lebih PD saat mau mendahuli mobil lain di depan karena performa mesin 1500 cc nya yang mumpuni. 

Sengaja kami liwat tanjakan Cino mati,  untuk mengetes performa mobil,  apakh dengan full diisi 8 orang termasuk sopir,  bisa lolos dari Tanjakan Cino Mati,  yang lebaran 2017 ini sempat menjadi viral di sosmed bahkan menjadi berita di tv tv jakarta. Sering sekali mobil tidak kuat nanjak dan harus ditolong pafa sukarelawan.

Kami sengaja mengisi full 8 orang,  lalu disengaja berhenti di tanjakan,  lalu kita coba jalan lagi,  sempat gagal dua kali karena faktor driver yang belum hapal karakteristik mesin wuling,  terutama saat melepas koplingnya.  Tapi justruckami mendapati bahwa HANDBRAKE Wuling ternyata memang mumpuni dan pakem,  mobil bisa benar benar berhenti tanpa mlorot,  padahal kondisi diisi 8 orang. 

Akhirnya pada percobaan ketiga,  kami berhasil melaju keatas. 

Memang di Tanjakan Cino Mati ini perlu skill pengemudi dan mumpuni dan sudah menyatu dengan mobil,  tidak kalah pentingnya untuk mengikuti rambu rambu perintah di tanjakan cino mati ini,  salah satunya adalah rambu perintah untuk masuk gigi 1, sehebat apapun mobil kita,  lebih bijak kalau menuruti perintah untuk masuk gigi satu.  Lalu ada perintah untuk mematikan AC,  ikuti saja,  karena memang AC mengurangi tenaga mesin,  padahal ini sedang diperlukan untuk fight naik sampai atas.

Tidak kalah pentingnya,  semacam aturan tidak tertulis,  bahwa kendaraan motor atau mobil dari atas harus mengalah dan memberikan jalan bagi kendaraan yang dsri arah bawah,  agar jangan sampai berhenti di tengah jalan,  berakibat bisa mlorot,  resikonya bisa masuk ke jurang. 

Akhirnya kami bisa lolos dari Tanjakan Cino mati,  sampai di Pohon Beringin yang di tengah jalan,  lalu kami belok kiri ke arah Patuk Gunungkidul melewati tempat wisata Puncak Pengger,  dll. 

Jam 11 kami tiba di parkiran Gunung Purba Nglanggeran,  lalu koordinasi dengan pengelola wistasa dan menuju embung Nglanggeran.

Kami bisa mencoba wuling di parkiran embung Nglanggeran yang luas dan dikeraskan dengan Paving Block,  ada juga jalan tanah di sisi utara,  sehingga bisa explore wuling confero di berbagai jalan.

Setelah puas test drive dan membuat dokumentasi,  akhirnya kami menuju GRIYA COKLAT NGLANGGERAN,  sebuah rumah tempat penduduk asli,  membuat olahan coklat menjadi berbagai macam hasil makanan dan minuman coklat yang enak sekali rasanya. 

Lalu kami makan siang dua tambir ingkung ayam jowo berikut nasi gurih,  nasi merah dan gudangan. 

Jam 14 kami akhirnya start dsri Griya Coklat Nglanggeran,  balik menuju Dealer Wuling. 

Alhamdulillah testdrive berjalan lancar tanpa kendala berarti. 

image

Nyiapin alat tempur

image

image

image

image

Tinggi 175cm duduk di kursi belakang

image

image

Otw Tanjakan Cino Mati

image

Parkiran Gunung Purba Nglanggeran

image

Mampir kantor

image

Kedua Wulingcyang kita test

image

Diakhiri makan siang di Griya Coklat Nglanggeran

Fun Riding Blogger & Vlogger bersama Astra Motor Jogja ke Banjarnegara, Part 2

image

image

Etape kedua adalah dari Honda Tunas Jaya Magelang menuju Waroeng Joglo di Kledung.

Perjalanan relatif lancar dan mulai terasa hawa dingin menerpa karena memang melalui tempat yang tinggi.

Akhirnya kami sampai ke Waroeng Joglo di Kledung untuk istirahat, makan siang dan sholat.

Perjalanan tinggal sekali lagi menuju Serayu Adventure di Banjarnegara.

image

image

Rehat di Cafe One Heart

image

KM saat mau meninggalkan Magelang

image

Berangkat dari Honda Tunas Jaya Magelang

image

image

image

Blogger beriman

image

Banyak makan biar kuat riding

image

Pisang dan kopinya enak

image

image

KM sampai di Waroeng Joglo

Fun Riding Blogger & Vlogger bersama Astra Motor Jogja ke Banjarnegara, Part 1

image

Supra GTR150 untuk fun riding


image

Astra motor jogja sampai Honda Tunas Jaya Magelang

Hari ini tanggal 5 dan 6 Agustus 2017, blogger dan vlogger di sekitar Jogja, mengikuti acara Fun Riding yang diadakan oleh HC3 Astra Motor Jogja.

Blogger dan vlogger yang hadir adalah :
# Muhammad Hadiyanta
# Taufik Yugo Pamungkas Ardianto
# Aziz Majid Jauhari
# Muhammad Luthfie Irfana
# Kusnanto
# Faizzin
# Danan Gora Sasangka
# Alvian Pribadi
# Gatra Satria Pratama
# Rizqy Cahyo Utomo
# R. Satriabarata C.Y.
# Affan Ainurrahman
# Sutopo
# Putut Wijanarko

Dengan rute utama Jogja ke Purbalingga.

image

118 KM, kurang lebih 3,5 jam rute dari Astra Motor Jombor sampai Serayu Adventure Banjarnegara

Mayoritas motor yang dipakai adalah HONDA SUPRA GTR 150. Motor bebek dengan DNA sport.

Kami memang benar benar fun riding, jalan apa adanya sesuai dengan kondisi jalanan yang ada, saat jalanan krodit maka kami ikutan krodit, saat jalanan lancar, maka kami juga bisa ngegas lebih cepat. Intinya sekalian kampanye riding CARI AMAN.

Etape pertama ini kami start dari Astra Motor Jombor dan berhenti di Dealer Honda Tunas Jaya Magelang.

Disini kami rehat sejenak menikmati sajian yang ada. Yaitu juice stowbery dan kentang goreng, serta buah buahan melon dan semangka.

image

Saya

image

Saya dan dokter Alvian

image

Sarapan dulu

image

Akhirnya pakai CB150R

image

Ini motor yang saya pakai

image

Sampai bangjo lapangan Denggung

image

Bangjo Tempel

image

Saya dan warungDOHC

image

Tampak pertamax7 pakai jaket ijo, di bangjo Artos Magelang

image

Sampai di dealer honda Tunas Jaya Magelang

image

Rehat di one heart cafe

image

5osialdotcom dan proleevodotcom

image

Motornya rehat juga

image

41,6 KM dari Astra Motor Jombor sampai Honda Tunas Jaya Magelang

Buka Bersama Astra Motor Yogyakarta dengan BLOGGER dan VLOGGER KOBOYS di Panti Asuhan Al-Dzikro, Wukirsari Imogiri Batul

image

Alhamdulillah pada romadhon tahun ini, Astra Motor Yogyakarta mengajak buka bersama blogger dan vlogger Koboys di sebuah Panti Asuhan.

Letak panti asuhan ini ada di Wukirsari Imogiri Bantul Jogja, namanya Panti Asuhan Al-Dzikro.

Pada kesempatan ini Astra Motor Jogja juga memberikan berbagai macam sumbangan yang diperlukan oleh Panti Asuhan, dengan terlebih dulu koordinasi dengan pengurus panti asuhan.

Sungguh kenikmatan tiada tara bisa berbuka puasa dan berbagi kebahagiaan dengan anak anak yang ada di panti asuhan ini. Trenyuh hati ini saat ada anak kecil yang tiba tiba menempel pada om Aziz pemilik warungDOHCdotcom. Seakan seperti berada di pangkuan ayahnya sendiri.

Banyak doa dipanjatkan dan kami berkhusnudhon bahwa doa doa dari anak yatim ini di ijabah oleh Allah. Aaaamiiin.

image

image

image

WarungDOHC

image

image

image

image

image

Nasi gudeg untuk buka bersama

image

Pengurus Panti Asuhan

image

Bapak Eri HC3 bersama blogger koboys

image

Doa bersama menjelang buka puasa

image

Alhamdulillah makanan untuk berbuka puasa melimpah

image

image

image

Daftar nama anak anak di Panti Asuhan

image

Astra Motor Yogyakarta Resmi Perkenalkan Honda CMX500 Rebel

Yogyakarta – Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas secara resmi memperkenalkan Honda CMX500 Rebel bagi pecinta Honda Big Bike. Dikemas dalam kegiatan Media & Community Gathering di Westlake Resort – Sleman (9/6). Line up terbaru Honda di kelas 500cc ini hadir kental dengan karakter custom cruiser.

“Honda CMX500 Rebel dikembangkan oleh Honda tak terbatas sebagai alat transportasi, namun menjadi sebuah refeksi identitas sang pengendara, gaya hidup, serta karakter yang mengakar kuat. Hal ini juga didukung dengan adanya ruang kustomisasi yang luas pada unit iterbaru Honda Big Bike ini.” ungkap Kepala Wilayah Astra Motor Yogyakarta Darmawan Tjondrodiharjo.

Dua kata kunci yang menjadi intisari pengembangan Honda CMX500 Rebel adalah “Sederhana” dan “Mudah dikreasikan sesuai keinginan pengendara”. Untuk menghadirkannya perlu adanya sentuhan seni dan desain minimalis yang menjadi kebutuhan penting saat mempertajam detailnya.

Pengendara Rebel dengan mantap melaju di atas ban lebar yang rendah dan siluet ‘bobber’ yang ramping, dilengkapi dengan tangki mendongak berkapasitas 11,2 liter serta setang kemudi lebar. Dari semua sudut, model ini dapat menggambarkan karakter individu yang bebas dan menggelora. Balutan warna hitam semakin memperkuat desain Rebel yang fleksibel sejalan dengan sisi bawah yang dicat secara halus. Lampu depan tampil khas dengan diameter berukuran 135mm.

Honda CMX500 Rebel dibekali dengan mesin 471cc 8-valve, liquid-cooled parallel twin-cylinder yang relatif identik dengan Honda Big Bike 500 series. Untuk menghadirkan kemampuan jelajah, telah dilakukan revisi pemetaan PGM-FI fuel injection yang menghasilkan karakter berbeda dari kinerja rpm berfokus tinggi CBR untuk output bottom-end torsi-padat, dengan penyaluran halus dan linear di seluruh rentang putaran. Torsi maksimum 45,8Nm @ 5.500 rpm dan menghasilkan tenaga puncak 35,2kW @ 8.500rpm.

Dapur pacu yang disematkan akan menghasilkan keseimbangan yang baik antara ukuran fisik dan output yang fleksibel. Bore dan stroke dibuat pada 67mm x 66.8mm dengan rasio kompresi 10,7: 1. Sementara itu bagian dalam kepala silinder menggunakan roller rocker arm; penyetelan katup jenis shim untuk memperoleh bobot yang ringan, menurunkan beban per katup dan mengurangi gesekan.

Sejak pertama kali didistribusikan ke Honda Big Wing Astra Motor Center Yogyakarta, Honda CMX500 Rebel mendapatkan respon positif dari pecinta Honda Big Bike di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Meskipun belum diperkenalkan secara resmi dan didisplay di showroom, hingga saat ini tercatat 3 unit Honda CMX500 Rebel telah terjual dan sampai di tangan konsumen. Catatan tersebut masih terus bertambah mengingat saat ini pecinta Honda Big Bike yang berminat harus masuk dalam daftar indent.

Salah satu daya tarik yang dimiliki oleh Honda CMX500 Rebel adalah karakteristiknya yang berbeda dari jajaran Honda Big Bike yang sebelumnya telah hadir di Indonesia melalui jaringan Dealer Honda Big Wing. Baik yang memiliki kubikasi 500cc, 650cc, 750cc, hingga 1.000cc sekalipun. Dikelas 500cc, kehadiran Honda CMX500 Rebel akan semakin memperkaya pilihan line up sebelumnya. Mulai dari CBR500R yang bertipe sport fairing, CB500F yang tampil gagah dengan karakter naked sport, hingga CB500X yang kental dengan gaya Adventure.

Dalam perkenalan resminya bersama dengan media, blogger, dan komunitas, Astra Motor Yogyakarta membuka sesi riding test bagi peserta yang berminat untuk merasakan impresi berkendara bersama dengan Honda CMX500 Rebel. Posisi jok yang rendah dipadu dengan setang yang cukup tinggi dan pijakan kaki yang tidak terlalu kedepan memberikan sensasi berkendara yang santai namun menjanjikan pengendalian yang baik.

Honda CMX500 Rebel hadir dengan 3 pilihan warna yaitu Millenium Red, Mat Armored Silver Metalic, serta Graphite Black. Unit terbaru Honda Big Bike ini dipasarkan dengan harga OTR (On The Road) DIY Rp 147.380.000,. Secara eksklusif unit ini dipasarkan melalui Honda Big Wing Astra Motor Center Yogyakarta yang berlokasi di Jalan Magelang Km 7,2, Sendangadi, Mlati, Sleman.

“Melalui jaringan Dealer Honda Big Wing, Kami memberikan layanan terbaik bagi setiap konsumen Honda Big Bike. Mulai dari workshop dengan peralatan lengkap untuk seluruh pekerjaanmaintenance dan repair, fasilitas dyno test, pick-up service, Emergency Road Assistat, ruang tunggu di premium lounge, hingga beragam aktivitas bersama dengan komunitas Honda Big Bike Yogyakarta & Friends.” pungkas Darmawan.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

T4klukan Ba7asan GSX-S150 Akhiri Perjalanan di Surabaya

Jakarta, 22 April 2017 –

Jumat, 21 April 2017, rombongan touring GSX-S150 tiba di Surabaya sebagai titik akhir etape 3 perjalanan T4KLUKKAN BA7ASAN. Hadirnya rombongan di Surabaya sekaligus mengakhiri perjalanan GSX-S150 jelajah Jawa yang telah menempuh jarak sekitar 1.500 KM. Touring yang berlangsung sejak tanggal 17 April 2017 telah sukses membuktikan ketangguhan performa, durabilitas dan kelincahan manuver GSX-S150 dalam melewati berbagai macam jenis jalan dan hambatan yang dilalui rombongan.

image

Para peserta touring T4KLUKKAN BA7ASAN etape 3 mengambil rute Madiun – Surabaya via Bromo, dengan melalui Mojokerto, Pasuruan dan Bromo. Berbagai macam kondisi jalanan terbentang sepanjang perjalanan etape 3, mulai dari jalan berliku, berkelok, tanjakan, tanjakan menikung hingga jalan berlubang dilalui peserta touring T4KLUKKAN BA7ASAN. Rombongan sukses  melibas berbagai rintangan di jalan dengan GSX-S150 tanpa hambatan. Dengan mengandalkan mesin berkapasitas 150cc Double Over Head Canshaft (DOHC), GSX-S150 benar – benar membuktikan performanya sebagai motor sport Real DOHC. Tenaga yang tak pernah habis membantu para peserta dalam melibas berbagai rintangan dalam perjalanan baik tanjakan, tanjakan berkelok dan lainnya. Dengan bobot paling ringan dikelasnya, yakni 130 kg, GSX-S150 sangat lincah dan mudah dikendarai selama perjalanan.

image

Tak hanya menguji ketangguhan dan kehandalan GSX-S150, touring T4KLUKKAN BA7ASAN dilakukan dalam rangka 47 tahun usia Suzuki Motor di Indonesia. Tak kurang dari 75 riders berpartisipasi secara estafet dalam touring menempuh jarak sekitar 1.500 km dari Jakarta menuju Surabaya dari 17 hingga 21 April 2017. Perjalanan yang terbagi dalam 3 Etape tersebut berhasil membuktikan ketangguhan performa dan kehandalan manuver dari GSX-S150 dalam melalui berbagai rintangan perjalanan di ajang Jelajah Jawa kali ini.

image

Program Corporate Social Responsibility (CSR)
Dalam rangka perayaan 47 tahun Suzki Motor di Idnonesia, Suzuki tak hanya melakukan touring T4KLUKKAN BA7ASAN untuk menguji GSX-S150. Pada rute etape 3, rombongan juga secara simbolis melakukan program donasi secara simbolis kepada SMK PGRI 3 Malang berupa pemberian unit Suzuki Skywave 250 sebagai unit pembelajaran. Donasi tersebut melengkapi donasi yang sebelumnya jga sudah diberikan selama perjalanan, yakni kepada SMK LPS 1 Ciamis, SMK Wiworotomo Purwokerto dan SMK Negeri 1 Ponjong, Yogyakarta. Dengan demikian, Suzuki telah mendonasikan total 4 unit motor bermesin 250cc dan 2 unit mesin 250 cc sebagai medium pembelajaran siswa – siswa SMK. Suzuki berharap dengan pemberia donasi tersebut dapat membantu proses pembelajaran siswa – siswa di bidang otomotif, sehingga dapat lebih terampil dan siap menghadpai dunia kerja.

image

Yohan Yahya – Department Head of Sales & Marketing 2W PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengungkapkan,
“Kami bersyukur dan berterima kasih banyak kepada seluruh rekan – rekan Blogger dan Media serta pihak – pihhak lian yang nduncukung kesuksesan acara ini. Setelah memulai perjalanan sejak 17 April lalu, GSX-S150 terlah berhasil membuktikan ketangguhan performanya dan kelinchana manuvernya dalam menjawab tantangan menjelajah Pulau Jawa. GSX-S150 telah sukses menaklukan batasan sesuai tagline touring kali ini, T4KLUKKAN BA7ASAN. Kami berharap kesuksesan ini menjadi kado terindah dan milestone tersendiri terhadap perjalanan Suzuki di Indonesia,” ucap Yohan saat menyambut rombongan di titik Finish di Surabaya.

—oo00oo—

Kebangkitan Suzuki dengan GSX S 150

Tanggal 19 dan 20 April 2017, blogger koboys yang terdiri dari saya, gora, faizz, aziz, adhani, dan irfan mendapat kesempatan melakukan test ride T4klukkan Ba7asan dari Suzuki dengan sepeda motor SUZUKI GSX S 150.

image

image

Memilih helm, Jaket, rompu dan Sarung tangan

Koboys bergabung dengan Jatengotoblog dan media di Jateng DIY, total berjumlah 25 orang.

Hari Selasa tanggal 18 April 2017, kami berenam berangkat dari Jogja jam 19:20 WIB, mamakai Innova menuju JAVA HERITAGE HOTEL di Purwokerto, tempat kami menginap yang sudah disediakan oleh Suzuki.

image

Briefing sebelum riding

image

image

Jam 24:00 kami tiba di Hotel dan langsung ke kamar masing masing, saya sekamar denga Gora, Aziz dengan Faiz, dan Irfan dengan Adhani Kars TV.

Sengaja kami langsung tidur karena menjaga Stamina agar besok segar untuk riding Etape II yang juga dibagi dua track. Tanggal 19 April 2017, track pertama dari Purwokerto menuju Solo, inipun masih dibagi rehat di Rumah makan Ani di Secang, lalu Kaliurang dan di Alun alun Utara Jogja.

Tanggal 19 April 2017, pagi saya sudah bangun seperti biasa di rumah, lalu kami mandi dan jam 6:00 WIB saya dan Gora ke lantai 5 untuk sarapan. Selesai sarapan kami balik ke kamar dan mempersiapkan diri untuk riding. Jam 7:00 WIB kami turun dan langsung bergabung di team Suzuki di sebelah kanan depan dari halaman hotel.

image

Sutoro, Sutono, dan Irfan

Kami memilih helm, sarung tangan, jaket dan rompi. Saya hanya mendapat helm ukuran L yang agak sempit bagi saya, jaket ukuran XL. Sarung tangan saya pakai milik saya sendiri.

image

KYRLT R10, ukuran L

Saya mendapat motor nomer 22, kata panitia bahwa yang pengalaman turing diberikan di belakang, dan koboys dapat belakang. Aziz dan Adani bahkan mendapat motor yang sudah diganti knalpot racing.

Sebelum berangkat, kami dibriefing dulu agar riding bersama ini bisa berjalan dengan baik, dan mentaati aturan aturan yang disepakati bersama.

image

Senjata xiaomi yi di dada, bisa untuk foto dan video selama riding

image

25 motor SUZUKI GSX 150

Suzuki sungguh sangat serius, tidak main main dalam mengadakan turing Suzuki GSX S 150 ini bersama media dan blogger.

Pengalaman saya naik suzuki sport adalah motor RGR, FXR,  Thunder 125, dan Thunder 250. Untuk RGR sudah lupa rasannya karena kisaran tahun 1998 saya naik. Kalau FXR baru kisaran 3 tahunan yang lalu, pinjam punya om Alrozi.

image

Siap siap start

Jadi ingat saat Suzuki Thunder 125 dulu sangat laris dan sempat booming, saya kira Suzuki tinggal belajar dari kesuksesan tersebut sembari disempurnakan dari semua segi, baik produknya, sparepart, aftersales, club, komunitas, dan semua hal yang berguna untuk kemajuan penjualan Suzuki GSX S 150.

Untuk cerita tiap bagian turing akan saya tulis tersendiri agar bisa lebih detil.

Wujudkan Indonesia Aman Berlalulintas,Astra Motor Gandeng Blogger dan Vlogger Ikut Pelatihan Safety Riding

Yogyakarta – Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Aman Berlalulintas. Bersama dengan Blogger & Vlogger di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, Astra Motor Yogyakarta menggelar pelatihan safety riding di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta (4/3).

Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta, Umum Santoso memberikan penjelasan mengenai postur berkendara dalam sesi teori pelatihan Safety Riding bersama Blogger dan Vlogger di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta (4/3). Postur berkendara yang baik dapat meningkatkan kualitas berkendara, ketahanan, kenyamanan, hingga kemampuan untuk bereaksi saat menghadapi rintangan.

Diikuti oleh 23 Blogger dan Vlogger otomotif, pelatihan dilaksanakan dengan kesadaran bersama bahwa keselamatan berlalulintas adalah tanggung jawab setiap individu yang ada di jalan. Tak terkecuali bagi Blogger dan Vlogger otomotif yang berkendara dengan mobilitas tinggi baik sebagai sarana transportasi ataupun sebagai hobi. Terlebih Blogger dan Vlogger memiliki kesempatan untuk menyebarkan informasi dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya perilaku aman berkandara di jalan raya.

“Rekan-rekan Blogger dan Vlogger otomotif merupakan salah satu elemen masyarakat yang sering berinteraksi dengan sepeda motor baik dalam lintasan tertutup ataupun jalan raya. Melalui pelatihan ini diharapkan setiap peserta bisa memiliki skill, wawasan, dan kesadaran mengenai perilaku aman saat berkendara. Sehingga ke depannya rekan-rekan Blogger dan Vlogger dapat berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya, baik saat berkendara di jalan raya ataupun saat berbagi informasi di masing-masing blog atau vlog.” ungkap HC3 Region Head Astra Motor Yogyakarta Erie Kurnia.

Salah seorang peserta pelatihan Safety Riding meniti papan keseimbangan (narrow plank) dalam sesi praktek. Materi yang diajarkan pada tahapan ini mendorong peserta untuk mampu menjaga keseimbangan saat berkendara dengan kecepatan rendah.

Dalam pelatihan  ini materi dibagi menjadi dua yaitu teori dan praktek. Pada sesi teori peserta diajak untuk mengenal persiapan, sikap, postur, perilaku, resiko di jalan raya, teori ketrampilan berkendara, hingga fitur-fitur keamanan yang ada dalam jajaran produk Honda. Sesi teori dalam pelatihan ini juga disempurnakan dengan penggunaan simulator yang dikenal sebagai Honda Riding Trainer (HRT). Dalam penggunaan HRT, peserta diajak untuk mengikuti sebuah simulasi pengendaraan sepeda motor dengan berbagai kondisi jalan dan cuaca.

(kiri) Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta, Umum Santoso secara simbolis menyerahkan piagam pelatihan safety riding kepada salah satu perwakilan Blogger Muhammad Luthfie Irfana /pertamax7.com (kanan).

Unit yang digunakan dalam sesi praktek pelatihan bersama blogger dan vlogger ini cukup beragam, mulai dari tipe Skutik (AT), Bebek (Cub), hingga Sport. Harapannya peserta pelatihan dapat memahami perbedaan karakter sekaligus skill yang dibutuhkan saat mengendarai sepeda motor di masing-masing tipe. Sesi praktek sendiri dibagi menjadi tiga materi pokok yang meliputi brakingnarrow plank, dan slalom course.

Melalui materi brakingpeserta diajak untuk menguasai ketrampilan penggunaan rem saat mengendarai sepeda motor. Teknik pengereman yang baik dengan kombinasi penggunaan rem depan dan belakang yang tepat akan menghasilkan jarak pengereman yang pendek dan pengendalian yang stabil. Untuk melatih keseimbangan peserta mendapatkan materi narrow plank dimana peserta diajak untuk meniti papan keseimbangan. Materi ketiga adalah slalom course. Dalam materi ini peserta diajak untuk mengasah ketrampilannya dalam mengendalikan sepeda motor melewati bermacam jenis tikungan.

Riding experience Jogja Banyumas dengan Supra GTR150

Hari ini kami 5 koboys dan 5 dari media lain melakukan riding experience dengan motor baru Honda Supra GTR 150. Posisi start di Astra Jombor Jogja, kami berangkat jam 9 dan posisi Speedometer motor ayng saya pakai adalah 3KM, jadi ini benar-benar motor baru.

Rute yang kami tempuh adalah jalan aspal biasa dari jogja menuju wonosobo melewati borobudur, motor ini tenaganya memang nendang banget, jalan naik turun berkelok, kami libas tanpa susah payah. Jarang sekali saya sampai limiter, beda kalau pakai CBR150R yang selalu pingin saya geber sampai limiter, tapi untuk Supra GTR 150 ini saya memang lebih santai.

Kami riding biasa sebagaimana umumnya, kalau pas lampu merah juga berhenti, sehingga saya bisa foto selfie selfie di lampu merah. Kadang saya juga pingin menikmati pemandangan alam sekitar, sehingga kadang saya tertinggal lumayan jauh, tapi kemudian bisa menyusul dengan cepat.

Alhamdulillah akhirnya sampai juga ke Dealer Honda di Wonosobo, sudah ada gerobak mie ongklok dan dua box Carica yang keduanya saya suka.

Setelah sholat Luhur di masjid samping kantor Inspektorat Wonosobo yang kebetulan teman saya SMP SMA kerja di kantor ini dan sempat kopdar sebentar, akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke Banyumas, melewati rutu Mandiraja – Banjar negara – Klampok – Banyumas. Sempat hujan sebantar tapi hanya rintik rintik dan itu tidak mengganggu perjalanan kami. Dari Klampok menuju Banyumas, terasa kantuk menyerang, karena jalanan sudah datar, untunglah ditolong dengan jalanan yang berlubang-lubang sehingga perlu tambahan konsentrasi dan bisa membuat kantuk sedikit hilang.

Ahirnya kami sampai juga ke Alun Alun Banyumas dengan selamat semuanya.

Disini kami ketemu sedulur koboys juga yaitu Cak Poer dan Milan Mandiraja.

Untuk riding antar kota dengan jarak yang jauh, supra GTR 150 ini mumpuni dan tenaganya yang besar membuat nyaman jika jalanan naik turun atau mau menyalip. Cocok untuk anda yang tidak pingin motor laki tapi pingin tenaga motor laki.

Posisi awal

Selfie di jalan

Angkringan Mie ongklok dipanggil ke dealer honda di Wonosobo

Mie ongklok khas Wonosobo

Posisi di Wonosobo

Motor yang saya pakai

Wonosobo di depan dealer Honda, siap menuju Banyumas

Wonosobo

Carica yang saya suka

Waroeng Pohon jalan Paris KM 6, ingkung pitikke enak nan.

Sore ini, kami koboys mengadakan acara syawalan, mendadak memang, dan akhirnya diputuskan di Waroeng Pohon di jalan padis KM 6, arah SMP 2 SEWON. kalau dari utara terus saja sampai melewati Pyramid, lalu li maju sampai ada pertigaan ke kanan arah SMP 2 SEWON

Kami memesan 3 ingkung ayam jowo, dan 3 paket tek poci.

Yang hadir

Hadiyanta, gora emon, irawan, andhi suranto, adhani horee, alrozi, dan aziz yang datang belakangan bersama keluarga.

Sayang banget pada gak bisa datang, padahal uenak tenan.

%d bloggers like this: