Servis PCX150LED ganti kampas depan dan brake fluid

PCX 150 LED saya sudah berumur 2 tahun lebih 4 bulan,  sudah mencapai 56.320 KM,  karena kemarin turun gunung dsri kantor,  saya lihat indikator brake fluid di ambang low,  yang biasanya itu karena kampas rem habis,  maka pagi tadi saya bawa ke Astra Jombor untuk servis lengkap dan sekalian ganti kampas rem dan brake fluid.

Kampas rem PCX 150 LED ini memang lain dari pada motor honda yang lain,  karena rem cakram PCX ini ada tiga piston,  sehingga kampasnya juga lain.  Biasanya saya tiap sekitar 6 bulan ganti kampas rem depan ini,  maklumlah tiap hari naik turun gunung yang butuh pengereman terus menurus saat turun gunung. 

Untuk minyak rem memang saya ganti,  karena usianya sudah dua tahun lebih,  kemarin sempat kepanasan dan blong saat saya pakai turun di Kaligesing untuk berburu duren,  padahal sebelumnya pernah lewat jalan yang sama,  aman aman saja,  ternyata problemnya ada di minyak rem yang sudah uzur.

image

56.320 KM

image

Iritnya itu lhoohhh

image

Antri pertama

Saya sudah punya mekanik andalan di Astra Motor Jombor ini,  yaitu mas Dwi Purwansyah,  beliau sering kali training untuk produk baru AHM,  dan sering menyertai menjadi mekanik jika ada acara turing astra motor jombor bersama blogger, terakhir saat turing HBD 2017 dari Borobudur ke Lapangan Terbang Gading,  mas Dwi yang menjadi mekaniknya.

image

image

Keluhan PCX saya ini saat di 40-60kpj terasa tersendat,  terus tadi dibedi tahu bahwa piringan seperti dibawah ini,  yang paling bawah itu punya saya,  sudah nggerong,  beda dengan yang tengah yang masih normal,  tapi karena part pas habis,  maka harus inden dahulu. Besok begitu barang ada,  tinggal diganti.

image

Kampas rem ternyata ada tapi tinggal yang paling ori merek KWN,  dan harganya Rp.  282.000, –  jadi totalan servis kali ini habis Rp.  500.000,- kembali Rp.  1.500,-

image

image

PCX 150 LED warna merah,  buatan Vietnam ini saya beri nama BRAMBANG,  memang PCX langka,  warna merah persis ini hanya ada dua di jogja. Dan walaupun baru 28 bulan saya miliki,  tapi Kilometernya mungkin paling banyak. 

PCX memang motor yang memberikan kenyamanan dalam berkendara roda dua,  sulit berpindah ke lain motor.

Yakin nih gak pingin PCX Lokal?

Cinta pandangan pertama tentu karena bentuknya,  memang pcx lokal ini bentuknya hampir mirip dengan pxc saya yang bikinan vietnam,  ada perbedaan di desain lampu depan,  lampu belakang dan windshield. Kalau dari kejauhan orang akan gampang menerka bahwa ini PCX, karena desainya memang beda dengan pesaingnya. Memang honda juaranya kalau dalam hal desain yang elegan dan makin lama malah makin enak dilihat,  karena ada juga motor yang desainnya pada awalnya aneh,  lalu lama lama jadi kelihatan aneh.  Akhirnya terlupakan.

Yang menarik tentulah rem belakang sudah disk,  tidak seperti semua pendahulunya yang maaih tromol,  juga ada pilihan ABS.

Bagian display speedometer juga beda dengan PCX lama.

Bagasi pcx lokal ini saya lihat di foto memang lebih luas,  percayalah bahwa bagasi luas itu sangat berguna,  saya sangat jarang bawa tas punggung,  karena semua barang bisa masuk bagasi.  Paling saya bawa tas kain yang bisa dilipat,  seandanya ada keperluan lebih,  bisa saya pakai.

image

Untuk kapasitas tangki bbm juga mengalami peningkatan,  dan ini juga enak banget,  kita akan jarang beli bensin begitu tangki kita isi full,  sebagai gambaran,  saya beli bensin pertamax untuk pcx saya tiap 300km, dan cukup isi Rp.  50.000,- irit kan,  tapi karena saya tiap hari riding hampir 80km, maka tiap 3 harian sekali saya tetap beli bbm.

image

PCX memang didesain untuk kenyamanan,  bukan untuk kecepatan,  jadi tidak bakal ada PCX dengan varian cat repsol.

Nyamannya PCX itu andai saya sedang gak enak badan kondisi drop 60% saja masih berani naik pcx,  kadang malah bisa sembuh badan saya saat naik pcx.  Berlebihan?  Nyatanya begitu yang saya rasakan,  efek capek mengendari PCX itu minim banget.

image

Key less

Besok yang akan seru tentu akan ada berbagai variasi variasi untuk mempercantik PCX,  pastinya seperti windshield pasti menjadi barang variasi modifikasi yang bakal laris manis,  windshield dengan berbagai pilihan tinggi.  Ini adalah ceruk peluang yang sangat menjanjikan.

Ada lagi mungkin box kiri kanan dan top box juga akan laris.

Meski pcx ini sudah nyaman,  tapi masih juga ada peluang penggantian shock belakang pakai yang lebih premium,  kisaran harga 7 jutanan yang pada dipasang di PCX lama.  Mereknya tentu anda tahulah.

image

image

image

Satu lagi besok tentu akan ada club dan komunitas PCX LOKAL ini,  mungkin bisa jadi tinggal gabung dengan yang sudah ada yaitu HPCI,  karena namanya juga sama yaitu PCX.  Kita tunggu saja besok. 

Yakiinnn nih anda gak kepincut PCX LOKAL?

image

image

Denger denger pcx lokal ini dibandrol di range angka 27 sampai 32 juta,  masuk akal dan masuk angka yang wajar.  Tahan beli matic lainnya yaaaa.

image

image

Semua foto adalah dari mas Endrik Elang.  Tq mas fotonya.

Honda PCX 150 FUN RALLY 2017

image

HPCI JOGJA

Honda PCX 150 fun rally 2017, ini digelar mulai jam 13:00 wib,  dengan start di ASTRA MOTOR JOMBOR, diikuti oleh mayoritas HPCI JOGJA dan sejumlah komsumen honda PCX150.

Rute fun rally ini adalah keliling sebagian wilayah jogja,  dilanjutkan ke Kaliurang,  via TURI,  jalan yang diambil lumayan agak sepi.

Sebelumnya rombongan fun rally mampir di lapangam Dengung Sleman,  untuk kampanye cari_aman,  dengan membagikan 10 helm untuk anak anak yang diboncengkan orangtuanya tapi tanpa dikenakan helm.  Dengam pengenalan dan pemakaian helm sejak dini,  diharapkan anak anak akan terbiasa memakai helm nantinya.

Akhirnya kami tiba di coffee shop di wilayah kaliurang,  dilanjutkan dengan beberapa game dan pengundian doorprize, saya sendiri mendapat sarung tangan yang bagus. 

Acara fun rally ini telah berjalan 3 kali dan saya semua mengikuti,  semenjak 2015, 2016 dan hari ini.

Apakah PCX150 lokal akan segera di launching?  Kita tunggi saja.

image

PCX MODIF

image

Brambang dan teman temannya

image

Briefing

image

Briefing

image

Briefing

image

Narsis dulu

image

Start

image

image

Pembagian helm anak

image

image

Cari_aman

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

PCX ada voucher 4juta, apakah tanda tanda PCX lokal akan hadir?

Instagram WELOVEHONDA_ID memposting gambar seperti dibawah ini.

Setahu saya, Honda PCX 150 LED, harganya sekitar Rp. 40.700.000.

Apakah honda gerah dengan laris manisnya sekuter gambot pabrik sebelah? Kalau pendapat saya adalah tidak, secara PCX memang CBU, dibuat di Thailand untuk yang tahun tahun awal, dan untuk yang akhir-akhir ini adalah buatan VIETNAM, termasuk BRAMBANG, PCX MERAH saya. Dan sampai sekarang setahu saya, untuk PCX150 memang masih indent jika ingin membeli. Sudah ada pangsa pasar tersendiri untuk PCX150, dan itu kecil bergesekan dengan pembeli matik gambot pabrik sebelah.

Jadi kalau analisa saya, kemungkinan besar AHM akan mengeluarkan matic gambot lokal yang setara PCX150, tapi bentuk dan namanya bukan PCX. Dulu saat CBR150 LOKAL mau diproduksi oleh AHM, juga ada diskon besar bagi yang mau membeli CBR 150 Thailand. Nah, mirip kan kondisinya.

Tapi bagi anda pecinta kenyamanan, anda tidak akan rugi membeli PCX, apalagi dengan mendapat voucher 4 juta, seperti gambar dibawah ini.

Sebenarnya saya juga belum paham benar ini diskonnya seperti apa. Jadi silahkan datang ke dealer terbesar di kota anda, kalau di jogja bisa datang ke Astra Jombor.

Update :

Jadi saat membeli PCX 150 LED harganya tetap, tapi nanti akan mendapat voucher untuk pembelian aksesoris / modifikasi senilai IDR 4.000.000

Untuk bengkel atau toko aksesorisnya yang ditunjuk, tergantung dengan Dealer tempat pembelian.

Jadi begini lho cara kerja rem CBS di PCX 150

image

image

Saya baru tahu cara kerja rem CBS pada PCX 150 saya setelah kemarin dijelaskan sama mas Indra, mekanik motor teman saya.

Piston rem cakram roda depan PCX 150 ada 3 buah. Satu buah paling atas untuk CBS, yaitu jika kita tarik tuas kiri saja. Dua buah piston yang bawah adalah rem tuas kanan saja jika kita tarik. Terlihat selang hidroliknya juga ada dua, yang selang atas untuk CBS, yang selang bawah untuk rem tuas kanan saja.

Penjelasannya sebagai berikut, ternyata saat saya mengerem hanya yang tarik handle rem kiri, maka CBS bekerja, yaitu satu piston paling atas yang berfungsi aktif mengerem, dan barengan dengan rem belakang tentunya. Perbandingan kekuatan ngeremnya adalah, depan 30% dan belakang 70%.

Saat handle rem kanan saya tarik untuk ngerem, maka dua piston paling bawahlah yang bekerja, tentu saja rem belakang tidak bekerja.

image

image

Jika handle rem kiri kanan kita tarik bersamaan, maka sistem CBS bekerja dan rem depan juga bekerja 100%. Pakem deh.

Rem PCX 150 ini pernah beberapa kali saya pakai saat darurat hampir nabrak, ternyata saat kedua tuas kanan kiri saya pakai bersamaan, motor saya langsung ngerem dengam baik, masih melaju dan tidak ada gejala membuang ke kiri atau ke kanan, sehingga tidak limbung.

Untuk urusan pengereman, saya memang percaya dengan kekuatan pengereman CBS pada PCX 150 saya ini, beda dengan rem pulsar UG4 saya yang saya sangat tidak yakin kepakemannya.

Tetapi memang JER BASUKI MOWO BEA, semua itu ada harga yang harus kita tebus. Kampas rem depan PCX ini yang asli harganya sekitar Rp.280.000,- sedangkan yang abal abal sekitar Rp. 180.000,- tapi saya percaya ONO REGO ONO RUPO. Yang asli pasti lebih baik.

image

image

image

Demikian sekilas info soal rem PCX saya. Bisa saja saya salah dalam menjelaskannya secara teknis.

Semoga berguna.

Bismillah. Indent all new PCX 150 di Astra motor Jombor

image

Akhirnya saya indent secara resmi untuk meminang All New PCX 150 di Astra Motor Jombor Jogja.

Istri minta warna merah, dan ternyata warna merah ini yang paling langka dari warna putih dan hitam. Kalau mau yang warna hitam tinggal boyong saja, tapi saya sendiri malah lebih suka warna putih.

Semoga indentnya tidak akan lama, syukur sebelum lebaran sudah dapat unitnya.

Besok usai lebaran mau dipakai turing Jogja-Pacitan dengan tmcblog dan koboys. tmcBlog sepertinya mau pinjam unit Sonic, atau new CB150R 😀

image

image

image

pingin PCX 150 warna putih, njur kepiye iki……. :-D

Saat saya beli pulsar tahun 2010 dulu, salah satu tujuannya adalah untuk ikutan turing TMCblog ke Pacitan, tapi aneh dan lucunya saat kemarin jadi turing ke Pacitan di tahun 2013 (eduan delay 2 tahun hahaha). Eh malah pulsar saya mogok, teryata akinya mati. Alhasil saya malah pinjem vario milik satpam kantor untuk turing ke Pacitan, ternyata enak juga ya naik vario, tinggal puntir gas.

Terus kemarin saat diundang AHM ke PLAN cikarang pembuatan honda beat, saya sempat mencicipi vario ISS, enak juga, mesti rasanya ya hampir sama dengan PCX 150, beda dikitlah CC nya.

pcx150_1 (1)

Pikir punya pikir, rasanya saya kok jadi kecanduan pakai matic, pingin jalan santai lewat kota pulang pergi kalau ngantor, karena selama ini saya selalu lewat ringroad selatan, dan jarang lewat kota, karena jalanan macet dan banyak banget lampu bangjo, sehingga tidak nyaman jika saya pakai motor laki yang harus tarik tuas kopling terus.

Saat saya tanya proses pembelian PCX 150, ternyata harus inden kisaran 6 bulan, dan harus pakai uang indent 2juta. Yach semoga saja bisa kesampaian nih minang PCX 150, mohon doanya saja.

%d bloggers like this: