Piala Dunia 2014 Brasil hanya di FTA UHF ANALOG

Dulu saya pernah menulis bahwa salah satu pemicu terbaik meluasnya FTA UHF DIGITAL adalah siaran piala dunia 2014 ini. Tetapi memang ternyata hal itu meleset karena siaran sepakbola piala dunia hanya disiarkan melalui FTA ( free to air) UHF ANALOG saja.

image

Yang mau melihat tayangan digital bahkan sampai kualitas HD, saran saya cuma satu, via tv satelit VIVA+.

image

Berbagai kendala tv digital memang sampai saat ini masih banyak. Dari segi regulasi, teknis pemancar dll.

Jadi monggo yang mau melihat piala dunia FTA ANALOG UHF, antenanya mungkin bisa ditinggikan, perarahan cari yang terbaik untuk tvOne atau antv, penerimaan tv yang lain jelek tidak apa.
Kita syukuri saja bahwa untung masih bisa lihat piala dunia 2014 dengan gratis.

Mungkin saja piala dunia 2018 besok sudah tidak ada lagi siaran gratis. Harus lewat berbayar semua.

Oke deh saya jagoin JERMAN, anda jagoin mana?

Jagoanku di PIALA DUNIA 2014 Brazil

Piala dunia 2014 akan resmi dimulai jumat dinihari jam 03:00 dengan pertandingan perdana tuan rumah brazil melawan kroasia.

Pertandingan yang gratis bisa disaksikan di kanal UHF disiarkan oeh tvOne dan Antv, kalau mau lebih asyik lagi maka bisa beli decoder VIVA+ yaitu tv satelit beli decoder lepas, tanpa biaya langganan untuk melihat piala dunia 2014.

Tidak seru rasanya jika dari awal tidak menjagoi salah satu. Untuk itu saya akan menjagoi JERMAN saja. Siapa tahu bisa juara.

Piala dunia kali ini akan lebih banyak kita lihat pada kisaran jam 03:00 dan juga pas puasa romadhon juga. Wah ujian buat berangkat subuhan atau berat nonton bola 😀

Untuk pertandingan pertama antara brazil dan kroasia saya yakin brasil akan menang, tebakan saya sih 4:1 untuk brazil.

Jadi untuk seru seruan saja, negara mana jagoan anda?

Piala dunia 2014 bakal menyedot banyak bandwitdh data internet

Piala dunia tahu 2014 ini adalah piala dunia dengan nuansa bakal bisa dilihat oleh para penggila penggemar bola ataupun penggemar bola biasa dengan lebih beragam dan berkualitas dan tentu nyamleng nikmat.

???????????????????????????????

Peran android dengan hp yang rata rata berlayar lebar dari 4-7 inch yang sangat dominan akan merubah orang menonton piala dunia kali ini. Lihat saja viva+ yang menyajikan piala dunia via satelit, kita tinggal beli receiver viva+ maka akan disuguhi sajian piala dunia yang berkualis. Kemudian di android bisa unduh dan install aplikasi dari viva yaitu VIVALL, aplikasi ini beragam menunya dan salah satunya untuk menonton piala dunia 2014 melalui perangkat android.

Screenshot_2014-06-04-14-42-50 Screenshot_2014-06-04-14-43-28 Screenshot_2014-06-04-14-43-43 Screenshot_2014-06-04-14-49-30 Screenshot_2014-06-04-14-49-48 Screenshot_2014-06-04-14-49-59 Screenshot_2014-06-04-14-50-19 Screenshot_2014-06-04-14-51-04

Beruntunglah bagi yang tercover internet yang kencang dan stabil, mungkin LTE disebagian wilayah, sehingga bisa nyaman streaming di layar android. Tapi pengalaman saya langganan Rp. 100.000 dapat kuota kencang 2 GB, dan android saya nyantol jaringan HSPA+ atau di HP simbolnya H+, lebih banyak lemotnya dari pada kencangnya. Ini saya sekarang, apalagi besok saat piala dunia digelar, pasti akan makin lelet karena lebih banyak yang menggunakan internet untuk streaming, atau untuk download moment moment goal indah via youtube di android lalu ditonton offline.

Jadi nanti saat piala duni 2014 berlangsung, kalau saya sudah siap saja jaringan data down di semua operator selular.

Ya sudah nonton saja di tvOne dan antv, atau beli receiver VIVA+ saja.

beli tablet android? tunggu yang ada Special Feature: DVB-T(H.264,MPEG4) built in

Rame ngomongin android di Grup FB koboys, tadi mas Alvian salah satu member koboys dari kota Solo, mengusulkan kepada saya untuk beli Imo X one karena ada fitur tv analognya, yaitu bisa menerima siaran tv analog seperti tv rumah yang pakai antena. Awalnya saya pikir-pikir mau beli IMO z5.

Selanjutnya saya malah kepikiran apakah ada tablet android dengan Special Feature: DVB-T(H.264,MPEG4) built in, yaitu bisa untuk melihat atau menonton tv digital teresterial dari pemancar tv digital teresterial. Kenapa DVB-T? karena untuk tv digital teresterial, indonesia memilih standard DVB-T yang asalnya dari eropa. Sekarang malah sudah sampai DVB-T2 yang memakai format MPEG4.

Setelah googling, surprise, ternyata sudah ada juga tablet android dengan Special Feature: DVB-T(H.264,MPEG4) built in. Artinya dengan tablet android ini, besok kita bisa nonton siaran tv digital dari pemancar teresterial dengan gratis. Saya pernah punya HP merek HT yang ada tv analognya, layarnya kecil sehingga kurang nyaman. Tetapi sekarang dengan tablet ukuran 7 inchi, tentu akan sangat nyaman untuk nonton siaran tv digital di layarnya tablet tersebut.

===============================================================

http://www.alibaba.com/product-gs/566708176/7_inch_android_4_0_tablet.html

Specifications

DVB-T(H.264,MPEG4) built in 
Capacitive Screen,Android 4.0 
3G Function, sim card phone call function

PRODUCT: 7 inch android 4.0 tablet pc with built in DVB-T(H.264,MPEG4)
CPU:VC0882 1GHZ
DISPLAY: 7 INCH 800×480
MEMORY: 1 G
HDD: NAND FLASH 4GB
BATTERY: LITHIUM-ION 2800MAH
NETWORK: WIFI (802.11B/G/N)
JACK/CONNECTOR: TF CARD (1G-32G)
TOUCH PANEL: Flat Capacitive SCREEN, 5-point TOUCH PANEL
OS: GOOGLE ANDROID 4.0
AUDIO PLAYER: MP2/MP3/WAV/AAC/WM
VIDEO PLAYER:2160P, JPEG,MPEG4,H.263,H.264,VC1,RV8/9/10,DIVX4/5/6,XVID 
I/O ports:1*SIM card port,1*DC-in jack, 1*HDMI port, 1*Earphone port
1*Mini USB port,1*TF-card port

 

Special Feature: DVB-T(H.264,MPEG4) built in
Capacitive Screen, Android 4.0

================================================================

Prediksi saya akhir tahun 2012 ini untuk kota-kota besar Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja, Surabaya, Makasar sepertinya televisi harus sudah memulai siaran DVB-T, tetapi siaran analognya masih harus siaran juga, jadi istilahnya multicast, yaitu pemancar analog dan digital siaran bareng, sampai batas waktu yang ditentukan maka siaran analog harus CUT OFF alias almarhum alias dimatikan. Misal batasnya tahun 2020 siaran tv teresterial yang analog harus cut off. Hal ini untuk transisi bagi penduduk yang masih punya tv analog, maka masih bisa dipakai sampai tahun 2020, tetapi seharusnya mulai awal tahun 2013 tv analog tidak boleh dijual lagi di kota-kota yang sudah ada siaran digital, sehingga penduduk langsung punya tv digital.

Melihat perkembangan android yang ada Special Feature: DVB-T(H.264,MPEG4) built in ini maka saya yakin siaran DVB-T akan sukses dan akan lebih cepat transisinya, mungkin tidak perlu sampai tahun 2020, siaran tv analog teresterial sudah tidak ada yang nonton lagi, saya bisa prediksi bahkan tahun 2015-2017 mayoritas penduduk sudah punya tv penerima DVB-T dan juga punya tablet android yang ada Special Feature: DVB-T(H.264,MPEG4) built in.

Jadi saya mau tunggu tablet android yang punya Special Feature: DVB-T(H.264,MPEG4) built in. biar bisa nonton tv gratis dimanapun. Dan bagi pecinta bola, ingat lho tahun 2014 piala dunia, hak siarnya oleh ANTV dan tvOne, sehingga bisa nonton gratis piala dunia. Dan saya sendiri yakin 2014 insya Allah DVB-T/T2 sudah on air, jadi gak perlu takut kehilangan momentum siaran piala dunia dari kesebelasan favorit anda. Bahkan mungkin nanti tablet android ini bisa diprogram untuk merekam siaran DVB-T pada jam-jam tertentu sehingga kalau tidak sempat melihat, kita bisa merekamnya.

Inilah masa depan DBV-T yang akan bersinergi hebat dengan android.

%d bloggers like this: