Malioboro TV & J-TV mau pakai kanal berapa di Ngoro-Oro?

Tanggal 1 Desember 2009, saya mendapat kabar dari satpam saya bahwa di bekasnya Tower TATV ada instalasi pemancar lagi, dan katanya itu Malioboro TV yang bekerja sama dengan JawaPost tv yang berbasis di Surabaya. Tanggal 2 Desember 2009 di KPID DIY saya mendengar sendiri perwakilan MalioboroTV memberitahukan bahwa mereka memang instalasi pemancar di bekas pemancar TATV di Ngoro-Oro, Patuk, GunungKidul.

Yang saya tidak habis pikir, dulu TATV terpaksa pindah ke boyolali, karena TATV di Ngoro-Oro memakai kanal 50 UHF yang sejatinya itu milik area Magelang/Jateng.

Kanal UHF di Jogja sendiri yang berjumlah 14 sudah habis, terakhir dipakai oleh ADITV, tv milik muhammadiyah.

Nah pertanyaannya saya yang belum terjawab adalah, nanti MalioboroTV mau pakai kanal berapa? Sebenarnya SUNTV milik grup MNC juga setahu saya sudah intallasi pemancar juga di komplek pemancar RCTI Ngoro-Oro, tapi tetap saja terkendala tidak adanya kanal.

OK. nanti akan saya tahu cari jawabnya.

update 9122009

Ternyata sejak tanggal 5 Des 2009 Malioboro TV talah melakukan siaran percobaan memakai kanal 52 UHF, kemungkinan memakai pemancar dengan power 5 KW, yach cukupan lah untuk kisaran kota jogja dan klaten-solo.

Yang saya belum paham, dulu TATV memakai kanal 50 UHF saja disuruh pindah, lhah ini MalioboroTV pakai kanal 52 UHF yang sama-sama milik Magelang, Temanggung yaitu mulai dari 50, 52, 54, 56, 68, 60, dan 62. Kalau seperti itu kemarin mengapa pada rebutan kanal 44 UHF, jika memakai kanal 50-62 saja bisa?

Kita nantikan saja lagi apa yang akan terjani nanti.

Update.

Sepertinya siaran Jtv hanya bertahan seminggunan, benar prediksi saya, tetap saja JTV tidak bisa siaran karena masalah kanal frekuensi.

13 Responses

  1. mungkin perubahan kebijaksanaan menyongsong era digital.jadi kasihan tatv yang sudah tergusur ke boyolali

    • betul mas, saya sendiri kurang tahu alasan “pengusiran TATV”, tapi yang jelas TATV memang memakai kanal diluar jatah DIY (22, 24, 26 dst … 48) 14 kanal.

  2. kasihan TATV ya ? klo bener kaya gt mendingan TATV kmaren g usah pindah. kami yg ada di daerah boyolali justru sekarang gbs nangkep TATV. aneh…katanya pindah ke boyolali kok justru area kami ga kejangkau…

  3. klo di jogja sendiri bs nangkep TATV ga mas setelah pindah ke deles ?

    mas…tu maksutnya JTV Jatim bekerjasama dg MALIOBORO TV atau nantinya akan berdiri sendiri-sendiri ?
    hanya akn ada 1 TV ataukah akan ada 2 TV ?

  4. saya cm berharap agar kanal magelang di gabung ma jogja.
    soalnya ga adil kota solo ga dapet jatah kanal.

    sementara magelang yg deket dengan purworejo masing2 dapet jatah kanal
    padahal jatah kanal di kedua kota itu magelang ma purworejo blm di optimalkan. sdgkan investor jogja dan solo pd rebutan kanal

  5. hai mas.. slm knal

    TATV kan pindah ke kanal magelang kan ??
    nah…gmn utk mengatasi keterbatasan kanal yg ada. malioboro tv, krisna tv, MYTV, dan nusa tv rame2 bkin pemancar di deket tower TATV yg di deles, atau satu buat bareng2 gt. sembari memanfaatkan kanal magelang yg msh ngaggur

    mkasih

  6. Malioboro TV malam ini mengudara di 52 UHF

  7. apakah sudah mengudara malioboro tv

  8. TATV sebagai tv lokal di Surakarta, Jawa Tengah pindah lokasi pemancarnya dari Bukit Patuk, Yogyakarta ke Gunung Temoloyo, Salatiga, Jawa Tengah sejak waktu itu. Oleh karena itu, TATV bisa menjangkau Magelang, Salatinga, Ambarawa, Semarang, Grobogan, Jepara, Kudus, Pati, dan Temanggung selain di Yogyakarta, Klaten, Surakarta, Boyolali, Sragen dan Nganjuk yang sebelumnya dipancarkan dari Bukit Patuk, Yogyakarta.

Leave a Reply

%d bloggers like this: