Pesiar murah meriah di Stasiun KA Rewulu

Kebetulan saya pas OFF alias tidak kerja, dan saya ingin mengajak anak-anak saya plesiran ke Stasiun Kereta Api Rewulu, sebuah stasiun kereta api yang dekat dengan rumah saya, paling sekitar 4 KM, perjalanan 5 menit dari rumah. Sejak siang anak-anak saya sudah saya beritahu, dan betapa senang mereka “hanya” dengan diajak ke Stasiun KA. Bagaimanapun sejak mereka kecil saya sudah sering mengajak mereka lihat lihat stasiun KA ini dan kadang naik Lokomotif yang sedang berhenti, jadi memory mereka tentang stasiun ini sungguh tersimpan dengan baik.

Sudah mandi sore, siap berangkat ke Stasiun KA Rewulu

Sampai di Stasiun KA Rewulu

jadul : 11 Februari 2006 di tempat yang sama

Stasiun Rewulu, Bantul, Jogjakarta

Stasiun ini dulu kala jaman ayah saya masih sekolah memang aktif, tapi sekarang tidak lagi, hanya sebagai tempat langsir Gerbong BBM dari Pertamina Rewulu, memang letak stasiun ini di utara dari Pertamina Rewulu yang letaknya kurang lebih di Jalan Wates Km 9, ada diutara jalan.

Terlihat gerbong tangki pertamina berderet saking banyaknya

sekitar jam 16:15 saya berangkat, dan sampai di Stasiun KA ternyata tempat yang dulu sering kami pakai untuk melihat sudah ditutup pagar tinggi, sehingga sekarang pada bergeser ke sebelah barat stasiun yang tanahnya lapang, rupanya sudah banyak keluarga-keluarga muda yang mengajak anaknya pesiar juga di stasiun, biasanya mereka sambil “ndulang” atau memberi maem pada anaknya. Kalau sore memang suasana ramai karena ada pedangan Sate Ayam, Warung Angkringan dan Warung Mie Ayam, ada juga semacam kereta api mini untuk anak-anak yang ditarik pakai motor, dan muter2 disekitar dusun dekat  Stasiun KA.

narzis

Pengunjungnya banyak juga

Black Coyote UG4 jadi bau sate ayam nih

Ada yang tahu artinya????

Sepur lewat terus pulang

Setelah ada kereta lewat, saya dan anak-anak saya terus pulang karena hari sudah sore. Sungguh pengalaman menyenangkan bisa main dengan anak anak saya, dan saya yakin sampai mereka dewasapun nanti akan ingat moment ini, paling tidak mereka besok bisa baca di blog ini kan.

No Responses Yet

  1. wah ingat jaman kuliah langganane kereta Ekomnomi
    paling mangkel kalo di REWULU pasti berhenti, nunggu KA Executive llewat

  2. memoriku jadi terbuka kembali…..
    setiap malam kalau pas tidur kemudian dengar suara sepur liwat rasanya damai banget…., berarti masih ada org lain yg terjaga saat kami terlelap.. walaupun cuman sepur liwat, hehe…

  3. rewulu kan barat gamping. Pantesan pegel numpak karisma, lha dines e adoh saka umah

    • aku 41 KM kalau lewat Ringroad Selatan. kalau lewat tengah kota, tembus GembiroLoka dipangkas 3 KM jadi 37 KM. Jadi PP bisa 80 KM mas.

  4. tak pikir sampean Bantul kidul jogja, tanggane alrozi. Tibakke adoh

  5. Pulsare keren Bos.. box nya ko bisa pas pasangnya gimana Pak? biasanya pada njentit (nungging).

  6. ryan ro salwa gedhene kok wis meh opdho?

  7. kapan pengin ngajak anak numpak pramek………

  8. jadi kelingan jaman cilik, hiburane nonton sepur lewat bar subuhan 😀

  9. wah nonton Sepur lewat,,,kyk waktu kecil aja..xixiix :mrgreen:

  10. nek liwat stasiun rewulu, serasa kembali ke masa silam yang begitu indah. soale dhisik bolak-balik gambir-tugu. sweet memory at rewulu station….

Leave a Reply

%d bloggers like this: