Ternyata bikin bakso itu mudah

image

Adonan calon bakso

Kali ini saya lanjutkan cara membuat bakso dari adonan mentah lalu dibuat bulat bulat seperti bola hingga jadi matang siap dimakan atau dihidangkan.

Sebelumnya siapkan panci diisi air hampir penuh, lalu dijerang sampai mendidih.

Ambil dan pegang sendok makan ditangan kiri, lalu ambil dengan sendok adonan bakal bakso dan taruh ditangan kanan. Kira kira bisa digenggam dan bisa diremas remas didalam genggaman. Lalu pecothotkan (boso indonesiane opo ya?) diantara ibu jari dan jari telunjuk, bikin bentuknya membulat, lalu potong pakai sendok dan lalu bakal bakso yang sudah berbentuk bulat dimasukkan ke panci yang airnya sudah mendidih yang tadi sudah disiapkan.

Bakal bakso mentah akan tenggelam dulu, setelah beberapa saat akan muncul di permukaan. Dan tunggu kira kira sudah matang benar. Baru kemudian diambil dan ditiriskan di nampan yang bolong bolong.

Nah bakso sudah jadi.

Gampang kan.

Untuk kuahnya agar enak maka diberi balungan atau tulang, bisa tulang iga atau kaki. Resep bumbunya untuk kuah seliter adalah sedikit merica, bawang maksimal 4 siung, bumbu kemasan kuah bakso. Tinggal itung kalau kuahnya misal 10 liter maka bawangnya 40 siung. Untuk balungan makin banyak makin enak.

Hari ini kami sekeluarga bikin bakso dibantu budhe saya yang sudah pengalaman, kami bikin bakso untuk hidangan reuni teman SMA istri saya.

Jadi pingin jualan bakso nih.

image

Jerang air di panci sampai mendidih

image

Sendok di tangan kiri, tangan kanan untuk membulatkan bakal bakso

image

Bakal bakso yang membulat lalu dipotong pakai sendok

image

Bakal bakso dimasukkan ke panci

image

Bakso yang matang/masak akan muncul

image

Bakso ditiriskan dan didinginkan.

Membuat adonan calon bakso sendiri di Pasar Godean

image

Pasar GODEAN sisi utara, saya foto dari depan penggilingam bakso

Ceritanya sore nanti akan arisan alumni teman teman SMA istri saya, lalu saya usul bikin bakso saja untuk hidangan makan makannya. Karena hampir semua orang suka bakso.

Pagi ini jam 6, saya dengan istri meluncur ke pasar Godean. Langsung menuju ke sisi utara pasar, lewat perempatan yang timur yang dekat Pegadaian. Keutara lalu belok kebarat. Ada pedagang daging di selatan jalan yang depotnya besar. Lalu istri beli daging satu kilogram dengan harga Rp. 110.000 dan Iga Rp. 20.000 untuk campuran kuah. Kemudian balik ke timur 20 meteran pas depan servis dinamo ternyata ada penggilingan daging bakso. Disebelah penggilingan ini ada warung yang menyediakan bumbu bumbu untuk bakso. Mulai merica, gandum, garam, penyedap. Nanti sudah diambilkan oleh pedagangnya sesuai takaran.

Karena ini membuat bakso sendiri maka tepungnya cuma saya kasih sedikit, yaitu DUA ONS saja, kalau pedangang bakso untuk dijual bisa lebih dari dua ons. Karena untuk dimakan sendiri maka hanya diberi dua ons saja sehingga kandungan dagingnya lebih banyak. Dengan harapan lebih uenak tentunya. Untuk bumbunya tadi habis Rp. 8.000.

Ongkos menggiling daging menjadi adonan bakso tadi adalah Rp. 5.000 untuk sekilo daging sapi.

image

Depot bakso di sisi utara pasar Godean, selatan jalan

image

Warung bumbu dan tepung campuran daging sebelum digiling

image

Daging antri menunggu digiling

image

Penggilingan daging bakso didepan servis dinamo ini

image

Proses penggilingan daging bakso

%d bloggers like this: